Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

AS Setujui Penjualan Komponen Rudal Senilai Rp8,150 Trilun ke ‘Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 1 Juli 2025 06:29 6:29 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 1 Juli 2025 08:00
Bagikan
Survei Pengiriman senjata AS ke Israel
Bagikan

Hidayatullah.com – Amerika Serikat telah menyetujui penjualan senilai $510 juta (setara Rp8,150 triliun) untuk perlengkapan panduan amunisi dan dukungan terkait kepada ‘Israel’, menurut pengumuman Departemen Luar Negeri AS.

Daftar isi
  • Pembantaian terus berlangsung
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Potensi penjualan tersebut mencakup 3.845 komponen rudal KMU-558B/B Joint Direct Attack Munition (JDAM) untuk badan bom BLU-109 dan 3.280 komponen rudal KMU-572 F/B JDAM untuk badan bom MK 82, beserta rekayasa, logistik, dan dukungan teknis terkait, Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan (DSCA) menyatakan pada hari Senin (30/06/2025).

“Penjualan yang diusulkan ini akan meningkatkan kemampuan Israel untuk menghadapi ancaman saat ini dan di masa mendatang dengan meningkatkan kemampuannya untuk mempertahankan perbatasannya, infrastruktur vital, dan pusat populasi,” kata DSCA.

“Amerika Serikat berkomitmen terhadap keamanan Israel, dan sangat penting bagi kepentingan nasional AS untuk membantu Israel mengembangkan dan mempertahankan kemampuan pertahanan diri yang kuat dan siap. Penjualan yang diusulkan ini konsisten dengan tujuan tersebut.”

Pernyataan itu menambahkan bahwa pelaksanaan penjualan tersebut tidak akan “mengubah keseimbangan militer dasar di kawasan” dan tidak akan memerlukan penugasan perwakilan pemerintah atau kontraktor AS tambahan ke ‘Israel’.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Pembantaian terus berlangsung

Kabar ini muncul saat ‘Israel’ masih melanjutkan pembantaiannya di Gaza dan saat Donald Trump mengaku ingin gencatan senjata di sana.

“Ini telah menjadi prioritas presiden sejak ia menjabat, untuk mengakhiri perang brutal di Gaza ini,” kata Leavitt kepada wartawan dalam sebuah pengarahan.

Penjajah ‘Israel’ telah membunuh lebih dari 56.500 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, dalam pembantaiannya di daerah kantong yang diblokade itu sejak 7 Oktober 2023.

Sekitar 11.000 warga Palestina dikhawatirkan terkubur di bawah reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan jet-jet tempur ‘Israel’, menurut kantor berita resmi Palestina WAFA.

Namun, para ahli berpendapat bahwa jumlah korban tewas sebenarnya jauh melebihi apa yang dilaporkan oleh otoritas Gaza, dengan perkiraan sekitar 200.000 orang.

Selama genosida tersebut, ‘Israel’ menghancurkan sebagian besar Gaza hingga menjadi reruntuhan dan hampir menggusur seluruh penduduknya.

Pada hari Senin saja, sedikitnya 97 warga Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka ketika serangan udara dan artileri Israel menargetkan beberapa lokasi di Gaza, termasuk wilayah yang menampung warga sipil yang mengungsi.

Washington mengalokasikan dana militer tahunan sebesar $3,8 miliar kepada sekutu lamanya, ‘Israel’.

Sejak Oktober 2023, AS telah menghabiskan lebih dari $22 miliar untuk mendukung genosida ‘Israel’ di Gaza dan perang di negara-negara tetangga.

Meskipun pejabat senior AS mengkritik ‘Israel’ mengenai tingginya jumlah korban tewas warga sipil di Gaza, sejauh ini Washington menolak seruan untuk memberikan persyaratan pada setiap transfer senjata.

November lalu, Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk PM ‘Israel’ Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Entitas zionis ‘Israel’ juga menghadapi kasus genosida di Pengadilan Internasional atas perangnya di wilayah kantong tersebut.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ASDonald Trumpgenosida GazaPerdagangan Senjatarudal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Karikatur Nabi Muhammad Picu Kemarahan Masyarakat, Turki Tangkap Kartunis
Tulisan selanjutnya Pusat Penipuan yang Diawaki Korban Perdagangan Manusia Merebak ke Seluruh Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Berita
31 Agustus 2026 21:38
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
‘Israel’ Tetap Ikut Eurovision, Belanda Kembali Pilih Boikot

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?