Hidayatullah.com–Kabinet Mesir mengatakan Minggu (21/8) bahwa pernyataan Zionis Israel yang menyatakan penyesalannya atas kematian lima polisi perbatasan, tidak cukup, kecuali menghentikan pernyataan mengenai pemanggilan pulang utusan Mesir di Tel Aviv.
“Pernyataan Israel positif pada permukaan, tetapi tidak sesuai dengan besarnya insiden dan kemarahan negara Mesir terhadap tindakan Israel,” bunyi pernyataan kabinet, sebagaimana dikutip kantor berita Mena.
Namun pernyataan itu tidak meredakan lebih dari 1.000 pemrotes yang marah di luar Kedutaan Besar Israel, yang bersorak ketika seorang pria memanjat lantai atas kedutaan, kemudian menurunkan bendera Israel, diganti bendera Mesir.
Bendera Mesir berwarna merah, putih dan hitam berkibar di saat malam, diterangi nyala api dari demonstran yang meneriakkan, ‘Hidup Mesir!” Polisi militer berdiri di luar gedung, tidak berusaha membubarkan para pengunjuk rasa.*