Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

DPR: RUU Pornografi Masih Nyangkut di Pemerintah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Juli 2004 09:23 9:23 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Juli 2004 09:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–“Saya menyesalkan pernyataan Sekjen MUI (Din Syamsuddin, Red) yang menyatakan DPR tidak responsif,” kata anggota Pansus RUU Pornografi dan Pornoaksi DPR RI Aisyah Baidlowi dalam Sarasehan Milad Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-29 di Jakarta, Senin. Pada Sarasehan Milad MUI tersebut MUI meminta pertanggungjawaban anggota DPR yang hadir tentang lambannya pembahasan RUU tentang anti-pornografi dan pornoaksi. Aisyah berkata bahwa DPR sudah selesai membahas RUU tersebut sejak akhir Mei lalu dan kini “bola” kini telah berada di tangan pemerintah, dan bukan lagi DPR. Ia juga mengatakan pembahasan RUU Anti-Pornografi dan Pornoaksi yang memakan waktu lama bukanlah kesengajaan tetapi karena Ketua DPR meminta RUU anti-pornografi dan RUU anti-pornoaksi dijadikan satu menjadi RUU tentang Pornografi dan Pornoaksi. Sementara itu, Kabag Perundang-undangan Depag Nandi Aziz mengatakan belum memperoleh informasi soal kelanjutan dari RUU tersebut, dan mungkin saat ini masih berada di Sekretariat Negara untuk diproses guna memperoleh izin Presiden untuk diparipurnakan di DPR. Sementara itu Dirut ANTV Askarmen yang juga ditanya soal maraknya pornoaksi di media elektronik menjawab, saat ini Komisi Penyiaran sedang menyusun draft RUU Penyiaran. “Kalau itu selesai tidak ada lagi pihak yang berkilah, karena aturannya sudah ada,” katanya. Sebelumnya, seperti banyak dikutip media massa, Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Sjamsuddin menyatakan rasa kecewanya atas lambannya pembahasan RUU tentang antipornografi oleh DPR. “Dalam jadwal pembahasan RUU, RUU tentang anti-pornografi berada di urutan 120, hampir tidak ada respon tentang usulan MUI dan sejumlah ormas Islam untuk membahas RUU tersebut,” kata Din Sjamsuddin saat berbicara di sela-sela peluncuran buku Stop Pornografi di Jakarta. MUI dan sejumlah ormas Islam ke DPR, ada kesepakatan untuk membentuk pansus RUU anti-pornografi, tetapi dalam kelanjutannya, hampir tidak ada respon yang positif tentang RUU anti-pornografi. “Karena belum ada respons itu, MUI dan sejumlah ormas Islam bertemu dengan Kapolri untuk menyampaikan rencana mengajukan class action tetapi kami dijelaskan bahwa hal tersebut tidak dapat dilakukan karena perlu ada UU terlebih dahulu,” kata Din. Din juga menyatakan keheranan sekaligus keprihatinan mengapa tidak ada reaksi yang cepat dari instansi terkait dan DPR untuk mengatasi penyebarluasan pornografi dan porno aksi dalam masyarakat. “Bahaya pornografi tidak kalah dahsyat dengan bahaya narkoba. Tetapi mengapa kita diam saja,” katanya. [Ant/gtr]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rosya: “Semua Lembaran Hidup as-Syahid adalah Kenangan yang Tak Terlupakan”
Tulisan selanjutnya Mengapa Barat masih takut terhadap Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?