Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Masih Terus Terjadi Ketimpangan Struktural di Indonesia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Oktober 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Otonomi melalui desentralisasi hampir 12 tahun di Indonesia ternyata belum mampu menyejahterakan rakyat, karena terus terjadi ketimpangan struktural, sebab kontribusi perekonomian Indonesia 67,7 persen 2008 bersumber dari Jawa.

Ironisnya lagi, separuh dari kontribusi itu bersumber dari kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), kata Guru Besar Fakultas Ekonomi UI, Robert Simandjuntak dalam seminar nasional yang dilaksanakan memperingati HUT ke-62 Fakultas Ekonomi Unhas, di Makassar, Senin (18/10).

“Jadi di luar Jawa hanya memberi kontribusi tidak lebih dari 30 persen dan belum merata, sementara penduduk negara ini dari 237 juta, 130 juta jiwa di antaranya tinggal di Jawa,” ucapnya.

Menurut Simandjuntak, setiap tahun DPR selalu mendesak penambahan anggaran bagi kawasan di luar Jawa dan Indonesia Timur khususnya, namun pengaruhnya terhadap distribusi pemerataan sama sekali tidak terlalu signifikan.

Penyebabnya, pembelian barang-barang dan jasa masih lebih dominan dipasok oleh ekonomi di Pulau Jawa.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Spending (pembelanjaan) dari upah sebagian keluar dari daerah Kawasan Timur Indonesia ke Jawa. Otonomi ini belum menolong, sementara sumber daya manusia yang digunakan masih itu-itu juga. Ini merupakan masalah besar bagi kita,” kata Simandjuntak yang tampil bareng dengan Dr Hamid Paddu, M.A, Drs Sawedi Muhammad, MM (mewakili PT Inco), dan Dr Idris Patarai, MSi mewakili Pemkot Makassar.

Menurut Simandjuntak, solusi untuk mengatasi ketimpangan struktural ini adalah dengan membangun infrastruktur, jaringan tranportasi yang memadai, industri, dan kawasan pengembangan khusus atau kawasan pengembangan terpadu (Kapet).

Kapet yang semestinya dapat mengandalkan produk-produk unggulan, ternyata belum ada yang berhasil.

Jadi, desentralisasi fiskal belum mampu menciptakan kesejahteraan rakyat yang menjadi slogan pemerintah. Pekerjaan rumah sekarang adalah diperlukan adanya imperative action (perintah aksi/kegiatan) dari pemerintah pusat untuk negara ini.

Upaya ini juga harus diimbangi oleh kelembagaan indeks pembangunan manusia provinsi (IPMP) harus menjamin kualitas pelayanan. Sinergi program dan anggaran untuk meningkatkan kualitas promosi investasi daerah.

“Langkah yang paling perlu dilakukan pemerintah pusat adalah bagaimana mengalihkan ekonomi dari daerah tertentu (pertumbuhan tinggi) agar bisa menyebar secara merata ke daerah lain yang masih mengalami ketimpangan,” ujarnya.  [ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Idul Adha 1431 Hijriah Berpotensi Beda
Tulisan selanjutnya Pentagon Was-Was Setengah Juta Dokumen Rahasia Bocor

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis

Berita
8 Juni 2026 17:58
Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?