Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Menko Pangan: Ponpes dengan 1.000 Santri Lebih Boleh Bikin SPPG

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 7 Agustus 2026 11:40 11:40 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 7 Agustus 2026 11:40
Bagikan
Mendag Zulkifli Hasan
Bagikan

Hidayatullah.com – Pemerintah mengizinkan pondok pesantren (ponpes) dan sekolah berbasis keagamaan berasrama dengan lebih dari seribu santri atau siswa, untuk mengelola dapur makan bergizi gratis (MBG) secara mandiri. Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melansir Antara pada Kamis (06/08/2026).

Namun, ia menyebut dapur pondok tetap wajib memenuhi standar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Tadi sudah diputuskan pondok-pondok atau sekolah berbasis keagamaan dan yang boarding, yang di atas 1.000 ke atas mereka boleh bikin dapur tapi terstandar SPPG, gitu,” kata pria yang biasa dipanggil Zulhas itu.

Hal tersebut disampaikannya usai Rapat Koordinasi Terbatas dalam rangka Perbaikan Tata Kelola Program MBG bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian hingga Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono.

Politisi Partai PAN itu menyebut perizinan bertujuan untuk mempermudah pelaksanaan program MBG di lembaga pendidikan berasrama yang memiliki ribuan santri.

Baca Juga

Iran Eksekusi Mati Pria Jaish al-Adl Terlibat Penyerangan Kantor Polisi
Kepala Intelijen Turki: “Tidak ada Palestina tanpa Gaza”
Apresiasi LPH Hidayatullah, Wagub Jateng Ajak Bersama Bangun Sistem Halal Indonesia
Parlemen Dukung Pakta Pertahanan Mekkah, Turki Bisa Kirim Bantuan Militer ke Saudi
Pemukim Ilegal ‘Israel’ Meneror Petani Zaitun Palestina di Seluruh Tepi Barat

“Nah, itu memudahkan. Jadi misalnya pondok yang punya 2.000 siswa atau santri, yang boarding mungkin yang 2.000, mereka bisa buat di dapur tempatnya tetapi harus standar dengan SPPG yang juga nanti punya SLHS (Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi). Itu rapat kami tadi,” jelasnya.

Bagaimana dengan pesantren yang jumlah santrinya di bawah 1.000? Zulhas menyebut pondok pesantren dan sekolah berasrama yang memiliki kurang dari 1.000 santri atau siswa diarahkan memanfaatkan layanan dari SPPG terdekat agar pelaksanaan program tetap efisien.

Sebelumnya pemerintah mengatakan terus melakukan percepatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mencapai target 82,9 juta penerima hingga akhir tahun 2026, termasuk untuk siswa di pesantren yang hingga saat ini tercatat masih 10 persen.

“Kalau yang sekolah umum sudah hampir 80 persen, sedangkan pondok ini kira-kira baru 10 persen. Jadi, ini soal pendataan, padahal pondok ini kita sudah 2-3 kali rapat (terkait MBG), karena memang kami concern (perhatian) betul. Pondok ini perlu kita perhatikan, karena mereka paling memerlukan, santri-santri di situ perlu makanan yang bergizi,” jelas Zulhas.

Dia menyatakan pemerintah terus melakukan percepatan distribusi MBG ke pesantren dan memberikan jalur khusus bagi pesantren maupun sekolah-sekolah yang berada di bawah Kementerian Agama (Kemenag) langsung ke Badan Gizi Nasional (BGN).*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dapur Pondok PesantrenMBGSPPG
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Investigasi Drop Site: Ada Pejabat PBB Jadi Informan ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Serangan Houthi Lukai 11 Orang, Koalisi Saudi: Sengaja Targetkan Sipil

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Kasus di Ponpes Hamalatul Qur’an

Berita
2 November 2026 13:17
Parlemen Dukung Pakta Pertahanan Mekkah, Turki Bisa Kirim Bantuan Militer ke Saudi
Roti Semakin Langka dan Mahal Banyak Orang Sudan Kurang Makan
Iran Eksekusi Mati Pria Jaish al-Adl Terlibat Penyerangan Kantor Polisi
Mudahkan Masyarakat Akses Khanazah Keilmuan, Muhammadiyah Luncurkan ChatHPT di Munas Tarjih XXXIII

Terbaru

  • Iran Eksekusi Mati Pria Jaish al-Adl Terlibat Penyerangan Kantor Polisi
  • Kepala Intelijen Turki: “Tidak ada Palestina tanpa Gaza”
  • Apresiasi LPH Hidayatullah, Wagub Jateng Ajak Bersama Bangun Sistem Halal Indonesia
  • Parlemen Dukung Pakta Pertahanan Mekkah, Turki Bisa Kirim Bantuan Militer ke Saudi
  • Pemukim Ilegal ‘Israel’ Meneror Petani Zaitun Palestina di Seluruh Tepi Barat
  • Mudahkan Masyarakat Akses Khanazah Keilmuan, Muhammadiyah Luncurkan ChatHPT di Munas Tarjih XXXIII
  • Koalisi Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi di Wilayah Madinah
  • Abdul El-Sayed, Muslim Pertama yang Jadi Senat Amerika Serikat
  • Hakim Prancis Buka Penyelidikan Dugaan Kejahatan Perang Israel di Libanon
  • Di Singapura Memulung Botol Bekas dari Tempat Sampah Bisa Kena Denda

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Koalisi Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi di Wilayah Madinah

5 November 2026 18:14
Berita

Abdul El-Sayed, Muslim Pertama yang Jadi Senat Amerika Serikat

5 November 2026 17:54
Berita

Hakim Prancis Buka Penyelidikan Dugaan Kejahatan Perang Israel di Libanon

5 November 2026 17:30
Berita

Di Singapura Memulung Botol Bekas dari Tempat Sampah Bisa Kena Denda

5 November 2026 16:51
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?