Hidayatullah.com—Jika di berbagai daerah di Indonesia suara takbir menggema di mana-mana, hal ini tidak nampak Tolikara, Papua.
Hingga pukul 22.00 WIT, suasana Tolikara, Papua sepi dari kumandang gema takbir. Berdasarkan pengamatan hidayatullah.com di lapangan, yang terdengar justru suara musik disko remix oleh yang diputar pemuda dan remaja setempat.
Tak hanya ikut bernyanyi, para pemuda itu pun berjoget dan sesekali mengeluarkan suara teriakan.
Saat laporan ini dibuat, suara musik dan teriakan itu masih terdengar memekakan telinga. Ironinya, suara gaduh itu berada sekitar 30 meter dari Masjid Koramil Khairul Ummah, yang baru saja diresmikian oleh Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa, yang lokasinya berada di Komplek Markas Koramil Karubaga.
“Kebiasaan mereka memang berpesta dan biasanya dibarengi mabuk minuman keras,” terang Ketua TPF Komite Umat untuk Tolikara, Ustadz M Zaaf Fadzlan Garamatan.
Suasana berbeda dialami warga Muslim setempat. Mereka nampak sibuk mempersiapkan pelaksanaan shalat Idul Adha esok hari. Persiapan sudah dilaksanakan sejak sore hari. Beberapa panitia Idul Adha mempersiapkan pelaksanaan shalat Id yang akan dilaksanakan di lapangan Markas Koramil Karubaga. Hingga berita ini dilaporkan, hujan lebat mengguyur Tolikara.
“Semoga besok cuaca cerah, sehingga shalat bisa dilaksanakan di lapangan. Sebab, masjid tidak akan menampung jamaah shalat Idul Adha,” ujar Ali Mukhtar, tokoh Muslim Tolikara.
Alasan Ali bisa dimaklumi. Pasalnya, sejak dua hari belakangan, banyak tamu-tamu yang datang ke Tolikara. Baik pejabat pusat, ormas Islam, tentara, termasuk juga jurnalis dari berbagai media massa.
“Bahkan, ibu Mensos juga menginap malam ini di Tolikara untuk memastikan shalat Idul Adha esok hari berjalan aman,” tutur Ali Mukhtar.
Shalat Idul Adha nanti dijadwalkan yang akan menjadi khatib Ustadz Fadzlan Garamatan, sementar imam shalat Syaikh Ali Jaber.*