Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Puisi Taufik Ismail: “Yang Amoral, Yang Atheis”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 Oktober 2015 11:23 11:23 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Oktober 2015 11:21
Bagikan
Sastrawan Taufiq Ismail
Bagikan

Hidayatullah.com – Mengisahkan dua orang pemuda penggagas idealisme komunis, yakni Karl Max dan Friedrich Engels yang ditelurkan dalam buku berjudul ‘Manifesto Komunis’ pada 21 September 1848.

“Tujuan ideologinya jelas, merebut kekuasaan, menggulingkan seluruh kekuatan sosial yang ada,” tutur Taufik Ismail pada saat membacakan karya berjudul “Yang Amoral, Yang Atheis” di acara talkshow salah satu televisi swasta, Selasa malam (29/09/2015).

“Aktivis partai dilatih untuk berdusta, berdusta hingga ahli. Akhirnya, membunuh dan membantai,” lanjut Sastrawan kelahiran Bukittinggi ini.

Bagi orang komunis, kata Taufik Ismail, berdusta itu bukan dosa, mereka akan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya.

Dalam sejarah disaksikan, kata Taufik Ismail, sejak 1917 hingga tahun 1991, kaum komunis sudah membunuh, menjagal dan membantai 120 juta manusia di 76 negara. Sehingga rata-rata 4500 orang dibunuh setiap harinya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Lalu, lanjut Taifik Ismail, dimana letak moral bagi orang komunis, Vladimir Lenin mengatakan, kami menolak semua moralitas yang digali dari konsep bukan manusia dan bukan kelas. Kami tidak percaya kepada moralitas abadi.

“Artinya kaum komunis tidak percaya agama,” simpulnya.

“Tidak jadi soal tiga perempat penduduk dunia ini habis, asal yang seperempat itu adalah komunis. Untuk menjalankan Komunis kita tidak gentar berjalan di atas mayat,” ujar Taufik Ismail menirukan perkataan Lenin.

Bagaimana soal tuhan bagi orang Komunis, Taufik Ismail menjelaskan, eksistensi tuhan tidak masuk akal, konsep tuhan menjijikkan. Pendek kata, aku menaruh dendam kepada apa saja yang namanya tuhan. Sebagaimana dikatakan oleh Karl Max.

Menurut Taufik Ismail, agama bagi Komunis adalah racun narkoba bagi masyarakat, menghujat agama adalah syarat utama dari semua hujatan.

“Kata Lenin, matilah, mampuslah agama, dan hiduplah atheisme. Kita harus memperlakukan agama dengan bengis, kita harus memerangi agama.”

Di akhir puisinya, Taufik Ismail menjelaskan pembataian oleh salah satu pimpinan Komunis Rusia bernama Stalin, yang telah membantai 28 uskup, 50 ribu pendeta, 800 ribu orang Muslim. Dan Stalin menghabisi 9 ribu gereja, 25 ribu masjid, gereja musnah 90 persen, dan masjid musnah 99 persen.*/Yahya G. Nasrullah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:atheismekomunisleninismePKITaufiq Ismail
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Begini Loh, Nak!”
Tulisan selanjutnya PKS Minta Indonesia Tingkatkan Poisisi Tawar pada Arab Saudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?