Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

DPR RI – WFD Dukung Keterbukaan Parlemen di Level Global

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 16 November 2018 22:58 10:58 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 16 November 2018 22:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Bertempat di KBRI London, 16 November 2018 waktu setempat, DPR RI dan Westminster Foundation for Democracy (WFD) sepakat berkolaborasi mendukung inisiatif Keterbukaan Parlemen.

Kesepakatan tersebut dihasilkan dalam pertemuan antara Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, dengan CEO WFD Anthony Smith. Dalam pertemuan tersebut, Wakil Ketua DPR Fadli Zon didampingi oleh Robert Jopy Kardinal (Komisi IV), Mahfudz Abdurrahman (Komisi V), Wilgo Zainar (Komsi XI), Faisal Muharram (Komisi III), dan Jon Erizal (Komisi XI).

“DPR RI telah menjalin banyak kerja sama dengan Westminster Foundation for Democracy (WFD). Mulai dari Promoting human rights through legislative practice, Improving the House of Representatives’ legislative, budget and oversight function, dan yang terakhir adalah kerja sama dengan GOPAC (Global of Organization of Parliamentarians Against Corruption) dan WFD dalam penyusunan Handbook for Parliamentary Members on SDGs,” ujar Fadli dalam rilisnya diterima hidayatullah.com, Jumat (16/11/2018).

Dalam kesempatan tersebut, CEO WFD Anthony Smith mengungkapkan dukungannya terhadap perkembangan parlemen Indonesia. Salah satunya, ditandai oleh deklarasi DPR RI bergabung ke dalam Open Parliament.

Upaya ini, menurut Smith, adalah sebuah langkah maju. Selain akan membuka ruang yang lebih luas bagi publik, Open Parliament juga akan meningkatkan engagement masyarakat dengan segala proses di DPR.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kita ingin proses legislasi, anggaran, pengawasan, dan diplomasi DPR RI semakin berkualitas. Itu sebabnya, pada HUT DPR ke-73 lalu, DPR RI bersama beberapa stakeholders lainnya seperti GOPAC dan IPC (Indonesian Parliamentary Centre) melakukan deklarasi Open Parliament.

Dengan deklarasi ini, disertai penyusunan dokumen National Action Plan kepada Open Government Partnership, kinerja DPR RI sudah menyesuaikan dengan prinsip-prinsip keterbukaan global,” ujarnya.

Meski Indonesia adalah salah satu inisiator Open Government Partnership (OGP) pada 2011, namun komitmen resmi DPR untuk bergabung Open Parliament, baru di 2018 ini. Sehingga, langkah ini dinilai terobosan penting bagi pengembangan institusi DPR, untuk membentuk suatu pemerintahan yang tak hanya transparan dan bersih, namun juga responsif terhadap berbagai permasalahan.

“Saya mencatat, saat ini telah ada beberapa negara yang mendeklarasikan keterbukaan parlemen. Seperti Parlemen Kanada pada 2012, Parlemen Perancis pada 2015, dan Parlemen Indonesia di 2018. Namun, inisiatif positif ini masih perlu dukungan yang lebih luas,” ujarnya.

Fadli Zon yang saat ini juga duduk sebagai Presiden GOPAC, menyampaikan peran aktif GOPAC dalam menyebarluaskan prinsip-prinsip Keterbukaan Parlemen di berbagai forum internasional. Seperti pada forum Inter Parliamentary Union (IPU), IACC (International Anti-Corruption Conference), dan forum G20.

“Atas latar belakang tersebut, DPR RI bersama GOPAC dan WFD sepakat mendorong inisiatif Open Parliament. WFD melihat melalui infrastruktur yang dimiliki GOPAC, dengan 62 national chapter, akan mempercepat bergabungnya parlemen negara-negara di dunia ke dalam Open Parliament,” jelasnya.

Pembicaraan lanjutan Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan CEO WFD Anthony Smith, mengenai teknis kesepakatan tersebut, rencananya akan dilakukan bulan Desember, bertepatan dengan kegiatan Bali Democracy Forum 2018.

Dalam pertemuan tersebut, Fadli Zon juga memaparkan pemilu serentak pertama di Indonesia, yang akan diselenggarakan 2019 mendatang. Pemilu 2019 akan menjadi pemilu serentak terbesar di dunia. WFD menyampaikan harapannya, agar proses Pemilu 2019 terselenggara dengan lancar dan demokratis. Kata dia best practices di Indonesia, akan menjadi contoh bagi negara-negara lain.

Selain itu, pembicaraan dengan WFD juga bicara tentang peran parlemen dalam soal pengungsi Rohingya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anthony SmithDPR RIFadli ZonKeterbukaan Parlemenparlemen duniaWestminster Foundation for DemocracyWFD
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sejarawan: Toleransi Karakter Menonjol pada Peradaban Islam
Tulisan selanjutnya Menderita MS Tariq Ramadan Diizinkan Keluar Tahanan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Masjid Ibrahimi di bawah kewenangan Israel
Berita

Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina

Berita
21 September 2026 19:47
Mantan Bos Tabung Haji Malaysia Terdakwa Korupsi, Keluarganya Diminta Serahkan Daftar Aset
Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
Pelatih Irlandia Menyebut Timnya Jengkel Harus Melawan ‘Israel’
Dorong Tinggalkan Kebiasaan Scrolling, Singapura Beri Imbalan Warganya yang Baca Buku

Terbaru

  • Kompleks Makam Imam Al-Bukhari Kembali Dibuka Usai Renovasi Besar-Besaran
  • LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia
  • LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional
  • Wajib Halal Oktober 2026, Pemerintah Kedepankan Pembinaan
  • MUI Dorong Percepatan Sertifikasi Halal Program MBG
  • Kelompok Pro-Zionis Teror Media Australia dengan 40 Ribu Email Komplain
  • Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital
  • Pelatih Irlandia Menyebut Timnya Jengkel Harus Melawan ‘Israel’
  • Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara
  • Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?