Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kemarau, Warga Gunung Kidul Jual Hewan Ternak Demi Beli Air

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Agustus 2019 09:11 9:11 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Agustus 2019 09:11
Bagikan
Warga di Kabupaten Gunung Kidul, DIY, mengalami kesulitan air besih. Mereka pun harus berjalan hingga dua kilometer jauhnya untuk mencari air bersih.
Bagikan

Hidayatullah.com– Kemarau panjang melanda wilayah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyebabkan warga kesulitan air bersih. Dampaknya, peternak di wilayah itu mulai menjual ternaknya demi membeli air bersih.

Hal itu antara lain dilakukan oleh warga di Dusun Jerukgulung, Desa Melikan, Kecamatan Rongkop. Suginem (49), misalnya, yang mengaku menjual ternak berupa kambing untuk membeli air bersih.

“Juni kemarin baru jual satu ekor kambing. Saya belikan air bersih satu tangki isinya 6 ribu liter,” ujarnya.

Suginem menyebut, satu tangki air bersih harganya sebesar Rp 120 ribu, bisa mencukupi kebutuhan selama 3 pekan, untuk hidup bersama tiga orang anggota keluarganya yang lain, yakni suami dan dua anak.

Ia mengaku, selain membeli air bersih, uang hasil penjualan ternak tersebut juga untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Seperti makan, hingga biaya keperluan anak-anak,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Gunung Kidul, Bambang Wisnu Broto, bagi warga daerahnya, hewan ternak merupakan tabungan, sehingga saat membutuhkan uang, bisa dijual.

“Hewan ternak itu tabungan bagi masyarakat. Mereka persiapan untuk tabungan biaya sekolah hingga membeli air saat kekeringan,” sebutnya kutip Antaranews.com, Senin (12/08/2019).

Bambang mengakui, fenomena menjual hewan ternak saat kemarau merupakan hal yang biasa terjadi. Setelah dijual dan mencukupi kebutuhan, biasanya peternak kembali membeli hewan yang berukuran kecil.

“Diganti yang kecil, kemudian dibesarkan lagi. Itu luar biasa,” sebutnya.

Sedangkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunung Kidul Edy Basuki mengatakan, setidaknya sudah ada 14 kecamatan dari 18 kecamatan di Gunung Kidul telah melaporkan warganya mengalami kekurangan air bersih pada musim kemarau tahun ini.

Menurutnya, saat ini bantuan suplai air bersih terus dilakukan, baik oleh pemkab, swasta, maupun masing-masing pemkec yang mempunyai anggaran dan tangki.

Kecamatan yang terkena dampak krisis air dan sudah disuplai air bersih di Girisubo, Rongkop, Tepus, Paliyan, Panggang, Purwosari. Kemudian Ngawen, dan Nglipar. “Kecamatan tersebut sudah langganan kekeringan setiap musim kemarau,” sebutnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:air BersihDIYgunung kidulhewan ternakkemaraukrisis air
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Kaget Didatangi Relawan “Grebek Qurban”
Tulisan selanjutnya PKS Sembelih 70 Ribu Hewan Qurban

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Berita
13 Oktober 2026 16:03
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?