Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Ekstremis Yahudi Semprot Perempuan Tua Palestina dengan Merica, 79 Warga Terluka Korban ‘Pawai Bendera’

Ahmad
Terakhir diupdate: 31 Mei 2022 11:30 11:30 am
Ahmad
Dipublikasikan 31 Mei 2022 11:30
Bagikan
Esktremis Yahudi menyerang dan menyemprotkan merica kepada seorang perempuan Palestina berusia 50-an, Aida Saidawi (twitter)
Bagikan

Hidayatullah.com— Rekaman yang diposting online menunjukkan ekstremis Yahudi menyerang dan menyemprotkan merica kepada seorang perempuan Palestina berusia 50-an.  Aida Saidawi, seorang warga Kota Tua dibawa pergi untuk perawatan lebih lanjut setelah serangan itu, memicu menyebabkan bentrokan antara warga Palestina dan kelompok ultra-nasionalis ‘Israel’.

Saidawi mengatakan kepada Al Jazeera Arabic bahwa dirinya sempat meneriakkan slogan-slogan pro-Palestina sebelum beberapa pria Israel menyerangnya.  Dalam sebuah video lain menunjukkan pemukim haram menghalangi wartawan di Kota Tua dan terjadi bentrok dengan warga Palestina.

Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) juga melaporkan bahwa petugas medisnya diserang oleh polisi di sekitar Gerbang Damaskus ketika mereka berusaha menjangkau orang yang terluka. Sedikitnya 79 warga Palestina terluka di Yerusalem, termasuk 28 yang dirawat di rumah sakit, kata PRCS.

Luka yang diderita antara lain luka akibat peluru karet berlapis baja, pemukulan dan semprotan merica. 163 orang lainnya terluka di Tepi Barat, termasuk 20 orang yang terkena peluru tajam.

Ribuan kelompok ultra nasionalis dan pasukan polisi yang menyerang warga Palestina ini meneriakkan kata-kata rasis dan Islamofobia saat berpartisipasi dalam ‘Pawai Bendera’ yang kontroversial pada hari Ahad.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Dalam video lain menunjukkan seorang pria Yahudi terlihat menodongkan pistol ke kerumunan yang panik.  Seorang petugas polisi kemudian turun tangan tanpa melakukan penangkapan.  Video lain menunjukkan pemukim Yahudi memblokir wartawan di Kota Tua dan menyerang warga Palestina.

Di lingkungan Shiekh Jarrah, utara Kota Tua, rumah dan properti Palestina diserang oleh sekelompok pemukim Israel, yang kemudian menyebabkan konfrontasi dengan penduduk. Pada saat yang sama, warga Palestina berunjuk rasa di Tepi Barat dan Jalur Gaza yang diduduki dalam solidaritas dengan Batitul Maqdis (Yerusalem) dan menentang serangan ‘Israel’ terhadap Masjid al-Aqsha.

وقفت في وجه استفزازات المستوطنين بالتكبيرات فاعتدوا عليها ورشها أحدهم بغاز الفلفل.. المرابطة المقدسية عايدة الصيداوي تروي للقسطل ما حدث معها أمس تزامناً مع مسيرة الأعلام في مدينة القدس pic.twitter.com/lJS1YZRl4Z

— القسطل الإخباري (@AlQastalps) May 30, 2022

Pihak aparat penjajah menggunakan tembakan langsung, peluru baja berlapis karet dan granat untuk membubarkan kerumunan di Nablus, Hebron, al-Bireh, Jericho, Tulkarm dan kota-kota Tepi Barat lainnya.

Pada hari Ahad, ribuan ekstremis Yahudi melakukan ‘Pawai Bendera’ dengan meneriakkan “Matilah orang Arab”. Mereka berparade melalui jalan utama di Kota Tua al-Quds, dalam sebuah aksi provokasi yang berisiko memicu gelombang konfrontasi baru di kota suci yang tegang itu.

‘Pawai Bendera’ adalah parade sayap kanan yang terkait dengan kekerasan terhadap warga Palestina dan “pertunjukan hasutan, dominasi Yahudi, dan rasisme,” menurut LSM Israel Ir Amim.

Di masal lalu, mengibarkan bendera ‘Israel’ sambil menari dan bernyanyi, para pengunjuk rasa menyerang toko-toko milik Palestina di Kota Tua dan meneriakkan slogan-slogan anti-Muslim dan anti-Palestina.

Di antara perampok tahun ini yang ikut pawai adalah Itamar Ben-Gvir, pemimpin partai oposisi ekstremis dan pengikut mendiang rabi rasis, Meir Kahane. Gen-Gvir  ikut ambil bagian dalam pawai di bawah penjagaan ketat polisi.

Nabil Abu Rdeneh, juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas, mengatakan zionis “bermain api dengan tidak bertanggung jawab dan sembrono”.  Tahun lalu, pawai seperti memicu perang 11 hari.*  

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ekstremis yahudipalestinaPawai Benderayahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya penghulu kua ibadah haji 2022 Komisi VIII DPR Minta Menag Beri Penjelasan terkait Dana Haji Kurang Rp 1,5 T
Tulisan selanjutnya Dana Haji Kurang Rp 1,5 T, Anggota Komisi VIII DPR Pertanyakan Ketidakcermatan Menag  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Berita
13 Juli 2026 06:00
Pejabat Libanon Konfirmasi Keikutsertaan Negaranya dalam Pembicaraan dengan Israel di Roma
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?