Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
OpiniTekno

Kematian Internet Explorer

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Juni 2022 22:06 10:06 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Juni 2022 21:45
Bagikan
Bagikan

Kematian Internet Explorer (IE) bukanlah sebuah kejutan, apa yang ada di bumi dan di jagad raya ini pasti akan ada akhirnya

Oleh: Asih Subagyo│

Hidayatullah.com | RAKSASA teknologi Microsoft telah “menghentikan” browser web Internet Explorer (IE)-nya pada hari Rabu 15/6/2022 kemarin . “E” biru dan putih di mana-mana, terkadang menampilkan pita emas, akan menghilang dari komputer di seluruh dunia, dan internet — setidaknya beberapa di antaranya — sedang berkabung. 

Browser yang dulunya dominan yang disukai oleh banyak peselancar web setelah berusia 27 tahun ini dimatikan. Kemudian bergabung mengikuti pendahulunya seperti: Netscape Navigator, BlackBerry, modem dial-up, dan Palm Pilots dll, menjadi sampah sejarah teknologi.

Banyak pengguna internet banyak yang bernostalgia tentang browser web legendaris ini, yang diluncurkan pada tahun 1995 dan dominan selama bertahun-tahun, di mana masa-masa itu akses internet masih dilakukan dengan dial-up.  Sehingga, kematian IE bukanlah kejutan.

Baca Juga

Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?
Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai

Setahun yang lalu, Microsoft mengatakan bahwa mereka mengakhiri Internet Explorer pada 15 Juni 2022. Sebagai gantinya adalah Microsoft Edge, browser yang diluncurkan pada tahun 2015, yang dikatakannya sebagai “pengalaman menjelajah yang lebih cepat, lebih aman, dan lebih modern daripada Internet Explorer.”

Mungkin merupakan kenyamanan bagi sebagian orang bahwa “Microsoft Edge memiliki mode Internet Explorer (‘mode IE’) bawaan, sehingga Anda dapat mengakses situs web dan aplikasi berbasis Internet Explorer warisan tersebut langsung dari Microsoft Edge.

Sebagaimana dijelaskan di atas, Microsoft merilis versi pertama Internet Explorer pada tahun 1995, era antediluvian web surfing yang didominasi oleh browser pertama yang sangat populer, Netscape Navigator. Peluncurannya menandakan awal dari akhir Navigator: Microsoft kemudian mengikat IE dan sistem operasi Windows di mana-mana bersama-sama dengan sangat erat sehingga banyak orang hanya menggunakannya secara default alih-alih Navigator. 

Departemen Kehakiman Amerika pada tahun 1997 menggugat Microsoft, dengan tuduhan modus seperti itu melanggar keputusan persetujuan sebelumnya dengan mengharuskan pembuat komputer untuk menggunakan browser-nya sebagai syarat menggunakan Windows.

Ia akhirnya setuju untuk menyelesaikan pertarungan antimonopoli pada tahun 2002 atas penggunaan monopoli Windows-nya untuk menekan pesaing. Hal yang sama juga berselisih dengan regulator Eropa yang mengatakan bahwa mengikat Internet Explorer ke Windows memberinya keuntungan yang tidak adil atas saingan seperti Mozilla Firefox, Opera dan Google Chrome.

Pada saat yang sama pengguna, juga mengeluh bahwa IE lambat, rentan terhadap crash dan rentan terhadap peretasan. Pangsa pasar IE, yang pada awal 2000-an lebih dari 90 persen, mulai memudar karena pengguna menemukan alternatif browser yang lebih menarik. 

Saat ini, browser Chrome mendominasi dengan sekitar 65 persen pangsa pasar browser di seluruh dunia, diikuti oleh Safari Apple dengan 19 persen, menurut perusahaan analitik internet Statcounter. Pewaris IE, Edge, tertinggal sekitar 4 persen, tepat di depan Firefox.

Apa yang dialami oleh IE itu tidak terlepas dari siklus hidup teknologi. Di mana secara umum, siklus hidup teknologi atau Life Cycle of Technology merupakan fenomena yang ada di industri teknologi tinggi. Dia memiliki 6 (enam) fase,  yaitu : (1) fase perancangan teknologi, (2) fase  penerapan teknologi, (3) fase pengembangan penerapan, (4) fase kedewasaan teknologi, (5) fase penyulihan/penurunan teknologi,  dan (6) fase keusangan/kematian teknologi.

Begitukah siklus hidup teknologi berlangsung. Di mana setiap produk dan karya manusia tidak akan pernah kekal dan abadi.

Sehingga kematian IE adalah sebuah keniscayaan, ketika tidak mampu lagi menghadapi perubahan dan persaingan. Karena sejatinya dalam produk dan teknologi yang kekal adalah perubahan itu sendiri.

Dia akan mengikuti hukumnya sendiri. Bertarung dalam kompetisi produk teknologi, yang semakin cepat dan ganas. Jargonnya jelas, inovasi (berubah) atau mati.

Dengan demikian maka, apa yang ada di bumi dan di jagad raya ini pasti akan ada akhirnya, dan pada akhirnya yang kekal hanyalah Allah, sebagaimana dalam Surat Ghofir ayat 60 :

هُوَ ٱلْحَىُّ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ فَٱدْعُوهُ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ ۗ ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ

“Dialah Yang hidup kekal, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia; maka sembahlah Dia dengan memurnikan ibadat kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.” Wallahu a’lam.*

Sekjen Muslim Information Tehnology Association

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BrowserIEInternet ExplorerMicrosoft
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bachtiar Nasir Terpilih sebagai Ketua Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia
Tulisan selanjutnya Akar Masalah Umat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Berita
31 Agustus 2026 22:46
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Opini

Mendudukkan Kasus Kejahatan Seksual di FHUI

24 April 2026 20:20
Opini

Flotilla Indonesia to Gaza 2.0: Peluang, Tantangan, Transparansi

13 April 2026 18:00
ArtikelOpini

Menyikapi Fenomena ‘Cocoklogi’: Mengaitkan Peristiwa Kontemporer dengan Nubuat Akhir Zaman

18 Maret 2026 09:00
Opini

Board of Peace dan International Stabilization Forces: 5 Tanda Bahaya bagi Diplomasi Indonesia

20 Februari 2026 16:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?