Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Gaya Hidup Muslim

Berani Berkata dan Berani Berbuat, Ciri Beriman!

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Februari 2013 07:01 7:01 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Februari 2013 07:01
Bagikan
Bagikan

BANYAK manusia bijak yang bertebaran di muka bumi ini, tak jarang nasehat-nasehat santun dan menuntun mereka publikasikan kepada khalayak umum. Dengan penampilan yang mempesona dan meyakinkan bagaikan orator ataupun mubaligh ulung, mereka “blusukan” mendoktrin orang lain untuk melakukan kebajikan. Sayangnya, teramat banyak golongan yang demikian itu hanya mencari sensasi. Terlebih jika dikaitkan dengan urusan politik. Nasehat dan amal apapun, cenderung pamrih.

“Amal-amal politik”, kadang lebih dominan dengan gerakan meraih simpatisan dan popularitas.

Urusan pamrih inilah yang seharusnya dihindarkan orang yang mengaku ummat yang beriman kepada Allah Subhanahu Wata’ala dan Rasul-Nya.

Hikmah yang dapat diambil dari Bani Israil, kaum keturunan nabi Ya’kub as dan sekarang familiar dengan sebutan bangsa Yahudi, di mana mereka sangat terkenal sebagai kaum yang suka ingkar janji, bahkan senantiasa mengingkari perintah dan larangan Allah Subhanahu Wata’ala.

Mereka selalu ingkar atas nikmat yang telah Allah limpahkan kepada mereka, bahkan berani mengingkari dari apa yang telah mereka janjikan kepada Allah Subhanahu Wata’ala.

Baca Juga

Gaya Hidup Minimalis: Kunci Kesehatan Mental di Tengah Hidup Serba Cepat
Sya’ban Tangga Penting Sukses Ramadhan
Teladan Rasulullah untuk Para Suami
Tawakkal dalam Bekerja
Awasi Makananmu, Selamat Hidupmu!

Di antaranya, janji Bani Israil kepada Allah dan mengingkarinyaadalah ketika mereka bernaji menyembah Allah Subhanahu Wata’ala dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Mereka berjanjia beriman kepada Rasul-rasul Allah di antaranya nabi Muhammad sebagaimana yang tersebut di dalam Taurat. Tapi pada kenyataannya, hingga detik ini kaumYahudi masih tidak mengakui ke-Esa-an Allah Subhanahu Wata’ala, bahkan mereka memusuhi ummat Islam yang beriman dan bertakwa kepada Allah dan Rasul-Nya.

Karena itulah, Yahudi adalah salah satu kaum yang mendapat peringatan dari Allah Subhanahu Wata’ala terkait perbuatannya yang tidak sesuai dengan perkataannya.
Sebagaimana dijelaskan dalam al-Qur’an surat al-Baqarah [2] ayat 44, Allah Subhanahu Wata’ala berfirman;

أَتَأْمُرُونَ النَّاسَ بِالْبِرِّ وَتَنسَوْنَ أَنفُسَكُمْ وَأَنتُمْ تَتْلُونَ الْكِتَابَ أَفَلاَ تَعْقِلُونَ

“Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebajikan, sedang kamu melupakan diri (kewajiban) mu sendiri. Padahal kamu membaca al-Kitab (Taurat)? Maka tidaklah kamu berpikir?”

Diriwayatkan oleh al-Wahidi dan ats-Tsa’labi dari al-Kalbi, dari Abi Shaleh yang bersumber dari Ibnu Abbas, bahwa turunnya ayat tersebut dikaitkan dengan kaum Yahudi Madinah yang pada waktu itu berkata kepada mantunya, kaum kerabatnya dan saudara sesusunya yang telah masuk agama Islam.

Mereka berkata: “Tetaplah kamu pada agama yang kamu anut (Islam) dan apa-apa yang diperintahkan oleh Muhammad, karena perintahnya benar.” Ironinya, mereka menyuruh orang lain berbuat baik, tapi dirinya sendiri tidak mengerjakannya. Hal inilah yang menjadi asbabun nuzul turunnya peringatan Allah swt dalam al-Qur’an surat al-Baqarah ayat 44 tersebut.
Tentu peringatan Allah swt tidak berhenti pada kaum Yahudi saja, segala bentuk teguran-Nya berlaku secara umum dan menyeluruh hingga akhir zaman. Dan kini, orang-orang yang sedang hidup di zaman globalisasi sangat rentan mengatakan sesuatu yang mereka tidak mampu bahkan tidak ingin untuk melakukannya. Terbius dengan gemerlapnya dunia dan status jabatan yang tinggi, menyebabkan banyak orang berani melakukan sesuatu yang bertentangan dengan ucapan.

Betapa banyak orang-orang yang mengaku beragama dan beriman, mereka memiliki kesempatan membuat kebijakan atau aturan, namun mereka sendiri tidak melaksanakan kebijakan dan aturan itu, bahkan sering melanggar aturan-aturan yang telah dibuatnya dengan anggaran biaya yang “selangit” tersebut. Tidak sedikit mereka yang pandai menyeru kebaikan ketika di atas mimbar atau podium, tetapi tutur katanya itu sendiri tidak pernah menjadi cermin dalam perilaku sesungguhnya.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassalam lebih tegas mengingatkan orang-orang beriman akan siksa yang pedih bagi kaum yang suka mengajak kebaikan, namun ia tidak melakukan kebaikan itu, atau kaum yang gemar melarang berbuat dzalim, sementara ia selalu berbuat kemunkaran.

Dari Abu Zaid, Usamah bin Zaid bin Haritsah ra., Rasulullah bersabda, “Pada hari Kiamat, ada seorang laki-laki didatangkan lalu dilemparkan ke dalam neraka. Ususnya keluar. Ia berputar-putar seperti keledai yang berputar mengelilingi penggilingan.”

Penduduk neraka mengerumuninya dan bertanya, “Hai Fulan, bukankah kamu yang menyuruh mengerjakan kebaikan dan melarang kemunkaran?” Dia menjawab, “Ya. Dulu, aku menyuruh mengerjakan kebaikan, tetapi aku tidak melakukan kebaikan itu. Aku juga melarang adanya kemunkaran, tapi aku sendiri melakukan kemunkaran itu.” (Riwayat Bukhari & Muslim).

Sebagian di antara kita memiliki sifat demikian. Suka berkata dan mengajak orang lain dalam kebaikan, namun dirinya sendiri enggan atau tidak melakukan apa yang ia perintahkan.
Tak sedikit di antara kita suka melarang sebuah kemunkaran, namun diri sendiri masih melanggarnya. Padahal, sikap seorang Muslim yang baik adalah yang menjadi pelopor dalam kebaikan dan yang terdepan dalam menjauhi kemungkaran sebelum mengajak atau mendakwahi lainnya.

Karena itulah Allah Subhanahu Wata’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ (2) كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ (3)

“Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.” (QS: Ash Shaff: 2-3).

Sungguh, beruntungnya kita ummat Islam sebagai ummat akhir zaman. Tugas mulia sebagai khalifah di muka bumi menuntut kita agar mampu memberi teladanamal ma’ruf nahi munkar yang tidak sebatas lisan. Kearifan berpikir, kejujuran bertutur dan kesantunan berperilaku harus berjalan seimbang, karena itu bagian dari teladan yang pernah dicontohkan Rasulullah saw, Nabi akhir zaman. Di rumah, di kantor, di masyarakat, apa yang ada dalam perbuatan kita haruslah sama dengan apa yang sering kita ucapkan dalam lisan kita. Itulah tanda-tanda keimanan.*/Zainal Arifin, Batam

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dakwah Tak Sepele di Wasile
Tulisan selanjutnya Arrahmah Tampilkan Wajah dan Logo Baru

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Berita
17 Oktober 2026 10:37
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Terbaru

  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Mungkin Anda Juga Suka

Gaya Hidup Muslim

Hati-Hati dalam Timbangan dan Takaran

16 November 2022 11:58
Gaya Hidup Muslim

Beginilah Islam Memuliakan Pembantu

7 November 2022 13:30
Gaya Hidup Muslim

Sibuk Mengoreksi Diri Sendiri

18 Oktober 2022 09:00
Gaya Hidup Muslim

Berapa Kali Kita Mengkhatamkan Al-Quran?

9 Oktober 2022 08:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?