Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Gaya Hidup Muslim

Banyak Fitnah dan Makar, Ikatkan dengan Berjamaah [2]

Ahmad
Terakhir diupdate: 20 Januari 2016 12:40 12:40 pm
Ahmad
Dipublikasikan 20 Januari 2016 12:40
Bagikan
Islam
Ilustrasi: Halaqah peserta Munas IV Hidayatullah di Balikpapan 2015
Bagikan

Sambungan artikel PERTAMA

 

Syarat Membangun Jamaah

Untuk mewujudkan jamaah umat Islam secara utuh memang perlu waktu dan tidak semudah membangun gedung atau mengelola lahan. Tetapi, syariat Islam sendiri telah menuntun kita untuk bisa memulainya dari masing-masing individu kaum Muslimin.

Pertama menguatkan silaturrahim. Jika silaturrahim antar umat Islam, antar organisasi Islam, antar pemuda Islam berjalan dengan baik, lambat laun jiwa persaudaraan (ukhuwah) akan menguat dengan sendirinya.

Baca Juga

Gaya Hidup Minimalis: Kunci Kesehatan Mental di Tengah Hidup Serba Cepat
Sya’ban Tangga Penting Sukses Ramadhan
Teladan Rasulullah untuk Para Suami
Tawakkal dalam Bekerja
Awasi Makananmu, Selamat Hidupmu!

Dalam silaturrahim kerja sama bisa dibangun, sehingga bisa membuka segala kemungkinan baru dalam hidup ini. Kemudian akan terbiasa untuk saling mendengarkan, belajar dan tumbuh bersama, sehingga akan sangat mungkin ketika terjadi komunikasi untuk mengatasi suatu masalah yang terjadi di tengah-tengah umat, penyelesainnya bisa berjalan cepat dan efektif.

Misalnya, dalam kasus terompet dengan bahan cover Al-Quran, jika silaturrahim antar tokoh umat telah berjalan dengan baik, maka pihak umat Islam tidak perlu terlalu riuh di media, cukup dengan mendorong kepolisian untuk menindak kasus tersebut sesuai hukum yang berlaku dan meminta polisi untuk mengumumkan hasil temuannya ke tengah-tengah publik.

Dalam silaturrahim nantinya juga akan memungkinkan terbukanya kran-kran pemikiran kreatif dan inovatif, sehingga umat Islam mampu tampil menyelesaikan masalah internalnya. Karena tidak mungkin permasalahan yang dihadapi umat ini akan dibantu apalagi diselesaikan oleh umat lain, mustahil.

Kedua, menjauhi perselisihan. Silaturrahim mungkin saja berjalan, tetapi tanpa hati yang lapang (legowo) dalam menyikapi perbedaan, semua akan nampak baik di permukaan. Namun tidak mendorong kekuatan apapun dalam kenyataan. Menarik apa yang dilakukan oleh Ibn Mas’ud Radhiyallahu anhu.

Kala Abdullah bin Mas’ud berhaji bersama Amirul Mukminin Utsman bin Affan. Utsman mengerjakan shalat empat raka’at di Mina dengan disempurnakan, sementara Sunnahnya cukup diqashar.

Utsman menyempurnakan shalatnya berdasar ta’wil syar’i tertentu, sementara Ibnu Mas’ud berkata, “Sunnah Rasulullah adalah mengerjakan sholat di Mina dua raka’at untuk shalat yang empat raka’at.”

Namun anehnya, Ibnu Mas’ud tetap bermakmum di belakang Utsman dan tidak memisahkan diri. Orang-orang keheranan dan bertanya, “Wahai Ibnu Mas’ud, engkau mengatakan seperti itu tetapi tetap shalat bersama Utsman empat raka’at. Mengapa!?”

Beliau menjawab, “Berselisih itu lebih buruk!  Berselisih itu lebih buruk! Berselisih itu lebih buruk!” (HR. Abu Dawud).

Apabila dua langkah utama yang bisa disebut sebagai syarat terbangunnya jamaah kaum Muslimin bisa dijalankan penuh komitmen, insya Allah umat Islam tidak akan dipandang remeh oleh umat lain. Sebaliknya, umat Islam akan terdepan, berpengaruh dan menginspirasi dunia karena kekuatan jamaahnya. Karena umat Islam saat itu telah mewujud dalam jamaah sebagaimana masa Rasulullah Shallallahu alayhi wasallam.

Hidup di zaman fitnah dan rekayasa (makar) diperlukan kesabaran dan kecerdasan, terutama membaca tanda-tanda zaman. Bukan dengan banyaknya membaca informasi di media dan koran, tetapi kembali pada al-Quran dan mengikatkan hati dan diri dengan berjamaah dan saling mencintai karena Allah. Wallahu a’lam.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Akhir zamanberjamaahfitnahjamaahmakar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ustadz Amin Mahmud: Diuji di Usia Senja [1]
Tulisan selanjutnya Anggota DPR Tolak Penjara Khusus Pelaku Teror

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Gaya Hidup Muslim

Hati-Hati dalam Timbangan dan Takaran

16 November 2022 11:58
Gaya Hidup Muslim

Beginilah Islam Memuliakan Pembantu

7 November 2022 13:30
Gaya Hidup Muslim

Sibuk Mengoreksi Diri Sendiri

18 Oktober 2022 09:00
Gaya Hidup Muslim

Berapa Kali Kita Mengkhatamkan Al-Quran?

9 Oktober 2022 08:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?