عن أبي ذرٍّ رضي اللَّه عنه عن النبى صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : « ثلاثةٌ لا يُكَلِّمُهُمُ اللَّهُ يَوْمَ القِيَامةِ ، ولا يَنْظُرُ إِلَيْهم ، وَلا يُزَكِّيهِمْ ، وَلهُمْ عَذَابٌ أَليمٌ » قال : فقَرأَها رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ثلاث مِرَارٍ . قال أَبو ذَرٍّ : خابُوا وخسِرُوا مَنْ هُمْ يا رسول اللَّه ؟ قال : « المُسبِلُ ، والمنَّانُ وَالمُنْفِقُ سِلْعَتَهُ بِالحَلفِ الكاذِبِ » رواه مسلم
Dari Abu Zar dari Rosulullah bersabda yang maksudnya; “Ada tiga macam orang yang tidak diajak bicara oleh Allah – dengan pembicaraan keredhaan, tetapi dibicarai dengan nada kemarahan – pada hari kiamat dan tidak pula dilihat olehNya – dengan pandangan keredhaan dan kerahmatan, serta tidak pula disucikan olehNya -yakni dosa-dosanya tidak diampuni – dan mereka itu akan mendapatkan siksa yang menyakitkan sekali.” Katanya: Rasulullah membacakan kalimat di atas itu sampai tiga kali banyaknya.
Abu Zar kemudian berkata: “Mereka itu merugi serta menyesal sekali. Siapakah mereka itu, ya Rasulullah?” Rasulullah bersabda: ” yaitu orang yang melemberehkan – pakaiannya sampai menyentuh tanah, orang yang mengundat-undat – yakni sehabis memberikan sesuatu seperti sedekah dan Iain-Iain lalu menyebut-nyebutkan kebaikannya pada orang yang diberi itu dengan maksud mengejek orang tadi – serta orang yang melakukan barangnya -maksudnya membuat barang dagangan menjadi laku atau terjual -dengan jalan bersumpah dusta – seperti mengatakan bahawa barangnya itu amat baik sekali atau tidak ada duanya lagi.” (Riwayat Muslim)