ALI BIN HUSSAIN BIN ABI THALLIB radhiyallahu anhum suatu saat melaksanakan shalat, namun di saat itu rumah beliau terbakar. Orang-orang yang diluar pun menyeru, “Wahai putra Rasulullah, api!” berkali-kali.
Ali bin Hussain pun tetap melaksanakan shalat, hingga api padam. Kemudian ada yang bertanya,”Apa yang menyebabkan engkau salamat dari api kebakaran?” Beliau pun menjawab,”Yang membuat mambuat api itu mati adalah api yang lain (neraka)”. (Shifat Ash Shafwah, 2/67)
Artinya, neraka yang membuat Ali bin Hussain tetap khusyuk. Dan kekhusyukkan itulah yang menyebabkan Allah memberikan karamah dan pertolongannya.