Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Hikmah

Miskin Tapi Tidak Meminta-Minta

Ahmad
Terakhir diupdate: 11 Juni 2023 14:55 2:55 pm
Ahmad
Dipublikasikan 11 Juni 2023 15:20
Bagikan
Bagikan

Kisah gambaran kaum Muslimin zaman dulu, tidak minta-minta meski miskin. Mereka menjaga harga dirinya meski mereka membutuhkan

Hidayatullah.com | DALAM kitab Shifatush-shafwah, Imam Ibnul Jauzi menukil sebuah kisah tentang orang miskin zaman dulu. Mereka miskin, namun masih punya harga diri yang tinggi sehingga tidak meminta-minta.

Bahkan ketika ada orang yang memberinya, masih tetap mendahulukan orang lain. Padahal dia sendiri membutuhkannya.

Ada seorang lelaki dari Baghdad yang bernama Abdullah. Ketika itu dia hendak menunaikan ibadah haji.

Pamannya menitipkan uang agar kelak di Madinah diberikan kepada orang yang paling miskin. Pamannya berpesan, “Jika kamu telah sampai di kota Madinah, carilah keluarga yang paling miskin di sana, lalu berikanlah uang ini kepada mereka sebagai sedekah.”

Baca Juga

Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
Menyiapkan Kurban Terbaik tanpa Memaksa Diri di Luar Kesanggupan
Kisah Jenaka Qurban: 1 Ekor Ayam Ditebus 30 Domba
Empat Kategori Ucapan: Mana yang Layak Disampaikan?

Berangkatlah Abdullah ke kota suci itu. Sampai di Madinah, ia bertanya kepada masyarakat setempat siapa orang yang paling miskin di kota tersebut.

Seseorang menunjukkan ke sebuah rumah di pinggiran kota. Katanya itu dihuni oleh orang miskin.

Abdullah bergegas menuju rumah yang dimaksud. Ia mengetuk pintu. Keluarlah seorang perempuan.

Usai menjawab salam, perempuan itu bertanya, “Siapakah Anda?”

Jawab Abdullah, “Aku seorang yang datang dari Baghdad. Aku dititipi uang sebesar sepuluh ribu dirham untuk diberikan kepada orang yang paling miskin di Madinah. Orang-orang telah menceritakan keadaan Anda kepadaku. Maka ambillah uang ini!”

Perempuan itu menjawab, “Wahai Abdullah, orang yang menitipkan uang itu kepadamu mensyaratkan keluarga yang paling miskin yang berhak menerimanya. Keluarga yang tinggal di depan rumah kami lebih miskin daripada kami, berikanlah uang itu pada mereka!”

Abdullah pun meninggalkan rumah itu lalu mendatangi rumah keluarga di depannya. Setelah mengetuk pintu, keluar juga seorang perempuan.

Kemudian Abdullah mengatakan seperti yang dikatakan kepada perempuan miskin sebelumnya. Dengan seksama perempuan itu mendengarkan, lalu menjawab, “Wahai Abdullah, kami dan tetangga kami itu sama-sama miskin, maka bagilah uang itu untuk kami dan mereka.”

Begitulah gambaran kaum Muslimin yang miskin pada zaman dulu. Mereka tidak meminta-minta. Begitu menjaga harga dirinya dan tidak lupa dengan orang lain meski mereka membutuhkannya.*/Bahrul Ulum

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlineminta-mintamiskinPilihan Redaksi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya TNI Menangkap Anggota OPM Yusak Pakage saat Hendak Menyebrang ke PNG
Tulisan selanjutnya Bandung Miliki Angka Penyakit Sifilis Tertinggi, Masyarakat Diminta Jauhi Maksiat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Berita
13 Oktober 2026 16:03
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Hikmah

Ujian 1.000 Dinar: Antara Perut Lapar dan Integritas yang Tak Terbeli

8 April 2026 10:00
Hikmah

Hamba Allah: Antara Mengejar dan Dikejar Rezeki

4 April 2026 18:18
HikmahKajian

100 Dinar yang Berputar: Spirit Berbagi Salaf Saleh di Hari Raya

28 Maret 2026 10:00
Hikmah

Kisah Jenaka Hari Raya (6) : Adab di Atas Ilmu

26 Maret 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?