Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

TNI Menangkap Anggota OPM Yusak Pakage saat Hendak Menyebrang ke PNG

Ahmad
Terakhir diupdate: 11 Juni 2023 14:53 2:53 pm
Ahmad
Dipublikasikan 11 Juni 2023 14:58
Bagikan
Seorang mantan tahanan politik, Yusak Pakage (45) diamankan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 132/BS di jalan poros Skouw Mabo, perbatasan RI-Papua Nugini (PNG)/SP
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang mantan tahanan politik, Yusak Pakage (45) diamankan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 132/BS di jalan poros Skouw Mabo, perbatasan RI-Papua Nugini (PNG).

Yusak Pakage ditangkap saat hendak melintas ke Papua Nugini, melalui PLBN Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Yusak Pakage ditengarai akan menghadiri acara yang diselenggarakan Benny Wenda.

“Diduga Yusak Pakage berencana akan melintasi perbatasan ke PNG dalam rangka menghadiri acara ULMWP (United Liberation Movement for West Papua) merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Beny Wenda, yang didapatkan informasi sementara bahwa akan diselenggarakan pada bulan Juli 2023 di PNG,” mengutip keterangan tertulis TNI, Jumat (9/6/2023).

Yusak dicurigai merupakan anggota OPM yang masih aktif melakukan propaganda melalui media sosial. Penangkapan mantan tahanan politik ini bermula ketika Yusak Pakage membuat keributan saat berada di Pos Imigrasi PLBN Skouw karena tidak mau mengikuti prosedur untuk masuk ke Papua Nugini.

Wadansatgas Yonif 132/BS Mayor Inf Zulfikar menjelaskan, setelah tidak dapat melintas, Yusak Pakage kemudian pergi ke arah Kota Jayapura. Namun ketika berada di kawasan Kampung Skouw Mosso, anggota TNI kembali menghentikannya.

Baca Juga

Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis
Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia

“Ketika diamankan di wilayah Skouw Mabo oleh Sertu Rudi beserta 11 orang personel Satgas lainnya, Yusak Pakage melakukan perlawanan sehingga keributan kembali terjadi,” ujar Zulfikar melalui keterangan tertulis, diterima Tribun-Papua.com, Jumat (9/6/2023).

“Namun pada akhirnya yang bersangkutan berhasil diamankan dan dibawa ke Pos Muara Tami,” ujarnya. Zulfikar selanjutnya melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan status Yusak Pakage.

Yusak Pakage adalah mantan Sekjen Tapol/Napol TPN-OPM dan aktivis kemerdekaan Papua yang mengibarkan bendera Bintang Kejora.

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 132/BS menangkap mantan tahanan politik, Yusak dinilai sebagai anggota OPM aktif Namun, di bawah komando markas Victoria di Bewani, Papua Nugini.

Yusak Pakage merupakan anggota OPM yang mendeklarasikan perundingan kemerdekaan Papua kepada Presiden RI Joko Widodo melalui tayangan video yang dipublikasikan melalui salah satu media sosial pada tanggal 18 April 2023 lalu.

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 132/BS yang diwakili oleh Mayor Inf Zulfikar melakukan penyerahan Yusak Pakage kepada pihak Polsek Muara Tami untuk dilakukan proses pemeriksaan selanjutnya.

19 KNPB

Sementara itu, tim gabungan TNI-Polri di Kampung Sarwom, Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya telah menangkap sebanyak 19 anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) pada hari Jumat (9/6/2023).  

Inspektur Jenderal Daniel Silitonga Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat  hari Sabtu (10/6/2023), mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan sekitar pukul 16.00 WIT.

Mereka ditangkap karena membentuk Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Tambrauw. ”KNPB merupakan salah satu organisasi yang berafiliasi dengan gerakan Papua merdeka,” katanya. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, antara lain bendera KNPB, pakaian militer, panah, dan parang.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benny WendaHeadlineOPMTNITNI-PolriYusak Pakage
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Setiap Jumat Ada Orang Spanyol Masuk Islam di Granada
Tulisan selanjutnya Miskin Tapi Tidak Meminta-Minta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia

Berita
10 September 2026 13:13
Hari Pertama Sekolah yang Tak Kunjung Usai, Bocah Palestina Syahid Dibom ‘Israel’
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’

Terbaru

  • Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
  • Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis
  • Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
  • Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris

9 September 2026 16:00
permukiman ilegal instagram
Berita

‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat

9 September 2026 15:56
Berita

Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis

9 September 2026 15:00
Berita

Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York

9 September 2026 14:02
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?