Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Akhir Zaman

Akhir Zaman Ditandai Kehancuran Institusi Ekonomi Kapitalis Ribawiyah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Februari 2018 11:03 11:03 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Februari 2018 11:03
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

KONDISI pada saat keluarnya Al-Mahdi adalah fase dimulainya kehancuran ekonomi Barat yang bercorak kapitalis, di mana sistem ekonomi ribawiyah merupakan salah satu pilar penting bagi tegaknya sistem ekonomi ini.

Dalam era globalisasi, sistem ekonomi ribawiyah di segenap negara-negara dunia telah membentuk suatu jaringan yang saling bergantung secara sempurna. Masyarakat dunia melakukan transaksi dengan bank-bank ribawiyah; sistem perbankan ribawiyah di setiap negara melakukan transaksi dengan bank sentral negara tersebut maupun dengan institusi-institusi ribawiyah di luar negeri.

Bank sentral negara tersebut melakukan pinjam-meminjam dengan institusi-institusi ribawiyah internasional, semacam Bank Dunia, Dana Moneter Internasional, maupun pinjaman antar-negara secara ribawiyah.

Di antara bentuk saling ketergantungan yang sangat intensif terlihat dari beroperasi bank-bank asing di suatu negara hingga ke sejumlah provinsi di negara tersebut, baik berupa bank dengan seratus persen modal asing maupun bank dalam bentuk usaha patungan dengan pengusaha lokal.

Di dalam keragaman bentuk saling ketergantungan ini terlihat dari bank-bank suatu negara melakukan bisnis reksadana dengan portofolio berupa saham, obligasi, dan berbagai mata dagangan lainnya dari negara-negara lainnya. Misalnya, sebuah bank di Italia menjual surat berharga pemerintah Argentina, sebuah bank di ibu kota provinsi di Indonesia menjual saham perusahaan-perusahaan yang terdaftar di bursa saham New York, dan lain sebagainya.

Baca Juga

Waspada Akhir Zaman: Merebaknya Ulama Sū’
Fenomena Salju Akhir Zaman di Jazirah Arab dan Kedatangan Imam Mahdi
Burung ‘Al-Bukht’: Pasukan yang Diutus Allah untuk Membersihkan Bangkai Ya’juj dan Ma’juj
Kendaraan Dajjal di Akhir Zaman
70.000 Pengikut Dajjal dari Iran? Baca Hadits Berikut!

Tampak bahwa hal itu semakin menyempurnakan saling ketergantungan dalam sistem ekonomi ribawiyah, sedang posisi Amerika dalam hal ini adalah sebagai penggerak sistem perekonomian dunia. Praktis pertumbuhan perekonomian dunia bergerak sesuai dengan kebijakan yang diambil Gubernur Bank Sentral Amerika.

Maka, ketika gempa moneter raksasa benar-benar terjadi dan meruntuhkan Amerika sebagai pilar penyangga jejaring sistem ekonomi ribawiyah-spekulatif global, segenap bentuk kekayaan yang tersangkut pada jejaring tersebut hingga ke pelosok bumi yang paling terpencil pun secara teknis akan ikut hancur tersapu gelombang tsunami moneter dengan suatu kehancuran yang sempurna! Hasil akhirnya adalah kemelaratan dan kehebohan luar biasa yang menghampiri segenap negeri di dunia tanpa terkecuali.

Orang-orang yang paling beruntung ketika itu adalah mereka yang terbebas dari sistem ekonomi ribawiyah-spekulatif, atau mereka yang tidak memiliki apa-apa; tidak ada kegelisahan, tidak ada kesedihan.

Hubungan dengan kemunculan Al-Mahdi adalah bahwa fase kehancuran ekonomi kapitalis ribawiyah ini akan mengawali kehancuran dunia secara umum. Dapat kita bayangkan jika akhirnya masyarakat seluruh dunia harus kesulitan untuk mendapatkan kebutuhan pokok karena tidak beroperasinya pabrik-pabrik yang memproduksi seluruh kebutuhan mereka (disebabkan runtuhnya fondasi ekonomi mereka), maka jalan menuju kemiskinan dan kehancuran total telah terbentang di depan mata.

Ketika pabrik-pabrik industri, mesin-mesin produksi, teknologi transportasi, termasuk mal-mal dan pusat perbelanjaan yang harus berhenti beroperasi karena berhentinya kuncuran kredit disebabkan kehancuran pusat ekonomi dunia, maka secara otomatis akan berhenti pula roda perekonomian rakyat.

Manusia tidak lagi mendapatkan apa yang menjadi kebutuhan mereka. Sebab, mereka selama ini telah terkondisi untuk mengonsumsi sesuatu yang bersifat instan, dan mereka harus kembali lagi ke cara-cara tradisional dan manual untuk memenuhi kebutuhan mereka. Padahal lingkungan mereka sudah tidak mendukung untuk tersedianya beragam kebutuhan itu.

Begitulah masa-masa sulit yang akan dihadapi oleh manusia sebelum kemunculan Dajjal.*/Sudirman STAIL

Disarikan dari buku: Nubuwat Perang Akhir Zaman. Penulis: Abu Fatiah Al-Adnani.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Akhir zamanbank duniaDana Moneter Internasionalekonomi ribawiyahhancurnya ekonomi ribawiyahKemunculan Al-Mahdi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya DPD: Murid Pukul Guru sampai Meninggal Jadi PR Besar Bangsa
Tulisan selanjutnya Mesir Lanjutkan Penghancurkan Terowongan Gaza, Israel Cemas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Berita
13 Oktober 2026 05:30
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Akhir Zaman

Tanda Akhir Zaman: Ketika Wanita Ikut Membantu Suaminya Bekerja

29 September 2022 10:00
Akhir Zaman

Cara Uzlah di Akhir Zaman

22 September 2021 08:00
Akhir Zaman

Akhir Zaman: Ketika Parameter Menilai Kebenaran Telah Berubah

17 September 2021 06:33
Akhir Zaman

Suriah, Dajjal dan Turunnya Nabi Isa

12 September 2021 18:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?