Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Akhir ZamanKolom

Kendaraan Dajjal di Akhir Zaman

Mahmud
Terakhir diupdate: 25 Maret 2026 19:09 7:09 pm
Mahmud
Dipublikasikan 25 Maret 2026 20:00
Bagikan
Bagikan

Di antara tanda besar akhir zaman yang cukup menyita perhatihan adalah kedatangan dajjal. Disebut sebagai fitnah (ujian) paling besar sepanjang zaman yang diperingatkan nabi-nabi. Berbagai kitab klasik hingga buku modern sudah banyak yang membahasnya. Termasuk detail kendaraan apa yang dipakainya.

Hidayatullah.com | DALAM eskatologi Islam, kemunculan Dajjal merupakan salah satu tanda besar yang paling mencemaskan. Tidak hanya sosoknya yang digambarkan penuh tipu daya, namun segala atribut yang menyertainya dirancang untuk menciptakan fitnah (ujian) yang dahsyat bagi umat manusia.

Salah satu atribut yang sering memicu perdebatan adalah tunggangannya. Melalui tinjauan kitab-kitab hadits dan syarahnys, kita dapat membedah bagaimana rupa, kecepatan, dan makna di balik “kendaraan” sang pendusta besar ini.

Titik tolak pembahasan mengenai kendaraan Dajjal bersumber dari riwayat yang dicatat oleh Imam Al-Baihaqi. Dalam kitab  “Mirqāt al-Mafātīh Syarḥu Misykāt al-Mashābīh” (VIII/3483), Mulla Ali al-Qari menukil sebuah hadits dari Abu Hurairah RA bahwa Nabi SAW bersabda:

يَخْرُجُ الدَّجَّالُ عَلَى حِمَارٍ أَقْمَرَ، مَا بَيْنَ أُذُنَيْهِ سَبْعُونَ بَاعًا

Baca Juga

Membangun Peradaban dari Rumah: Ketahanan Keluarga sebagai Jalan Kebangkitan Umat
Iman, Ilmu, dan Amal: Tiga Pilar Kebangkitan Umat
Waspada Akhir Zaman: Merebaknya Ulama Sū’
Fenomena Salju Akhir Zaman di Jazirah Arab dan Kedatangan Imam Mahdi
Burung ‘Al-Bukht’: Pasukan yang Diutus Allah untuk Membersihkan Bangkai Ya’juj dan Ma’juj

“Dajjal akan keluar dengan menunggangi seekor keledai yang sangat putih, jarak antara kedua telinganya adalah tujuh puluh depa.”

Mulla Ali al-Qari menjelaskan istilah “aqmar” dalam syarahnya:

أَيْ: شَدِيدِ الْبَيَاضِ عَلَى مَا فِي النِّهَايَةِ، وَفِيهِ إِيمَاءٌ إِلَى أَنَّ حِمَارَهُ أَحْسَنُ مِنْ وَجْهِه

“Artinya: Sangat putih warnanya menurut kitab An-Nihayah. Di dalamnya terdapat isyarat bahwa keledainya lebih bagus (rupa dan tampilannya) daripada wajah Dajjal sendiri.”

Deskripsi ini memberikan gambaran bahwa kendaraan Dajjal sengaja dibuat mencolok dan megah secara lahiriah.

Sedangkan penggunaan kata “70 depa” menunjukkan skala yang luar biasa besar. Jika satu depa adalah bentangan tangan orang dewasa, maka kendaraan ini memiliki dimensi yang melampaui ukuran hewan normal manapun yang pernah ada di bumi.

Selain aspek fisik, hal yang paling mengerikan dari fitnah Dajjal adalah mobilitasnya. Dalam Shahih Muslim, digambarkan betapa cepatnya ia berpindah dari satu belahan bumi ke belahan bumi lainnya. Sahabat pernah bertanya:

قُلْنَا: يَا رَسُولَ اللهِ، وَمَا إِسْرَاعُهُ فِي الْأَرْضِ؟ قَالَ: كَالْغَيْثِ اسْتَدْبَرَتْهُ الرِّيحُ

“Kami bertanya: ‘Wahai Rasulullah, bagaimana kecepatan perjalanannya di muka bumi?’ Beliau menjawab: ‘Seperti hujan yang ditiup angin’.”

Dalam kitab “Fatḥ al-Munʿim Syarḥ Shahīh Muslim” (X/539) karya Musa Syahin, dijelaskan makna perumpamaan tersebut:

أَصْلُهُ كَالرِّيحِ تُثِيرُ السَّحَابَ فَتُنْزِلُهُ فِي مَكَانٍ ثُمَّ تَسْتَدْبِرُهُ إِلَى مَكَانٍ آخَرَ

“Asalnya adalah seperti angin yang menggerakkan awan, lalu menurunkan hujan di suatu tempat, kemudian angin itu membawanya pergi dengan cepat ke tempat yang lain.”

Kecepatan ini menunjukkan bahwa Dajjal tidak dibatasi oleh kendala geografis. Ia mampu melakukan ekspansi fitnah secara global dalam waktu yang sangat singkat, sebuah kemampuan yang pada zaman dahulu sulit dibayangkan tanpa bantuan kekuatan supranatural atau teknologi tingkat tinggi.

Imam Al-Qurthubi dalam kitabnya “al-Mufhim limā Ashkala min Talkhīṣ Kitāb Muslim” (VII/291) memberikan analisa rasional terhadap riwayat-riwayat ini. Beliau menyebutkan:

وَهَذَا يَقْتَضِي أَنْ يَكُونَ هَذَا الْحِمَارُ أَكْبَرُ حِمَارٍ فِي الدُّنْيَا، فَرَاكِبُهُ يَنْبَغِي أَنْ يَكُونَ أَكْبَرُ إِنْسَانٍ فِي الدُّنْيَا

“Hal ini menuntut agar keledai ini menjadi keledai terbesar di dunia, maka penunggangnya pun seharusnya menjadi manusia terbesar di dunia.”

Keterangan ini merujuk pada kesaksian sahabat Tamim ad-Dari yang pernah melihat Dajjal secara langsung dalam kondisi terbelenggu, di mana ia digambarkan sebagai sosok manusia yang paling besar dan perkasa yang pernah dilihat mata manusia.

Sebagai tambahan, dari berbagai referensi dijelaskan ciri-ciri lain dari kendaraan dajjal ini. Hal ini didasarkan pada riwayat dalam “Kanzul Ummal” yang menyebutkan: “Hampir saja akan keluar dari bendungan arus aliran api yang berjalan sebagaimana berjalannya unta tunggangan.” Sementara dalam kitab “Uqūd al-Durar” (1989: 340) disibetukan ciri-ciri lain dari keledai dajjal:

حِمَارٌ ضَخْمٌ هَائِلٌ… طَعَامُهُ الْحِجَارَةُ، لَا يُدْرَى قُبْلَهُ مِنْ دُبُرِهِ، يَتَقَدَّمُهُ جَبَلٌ مِنْ دُخَانٍ، لَهُ صَوْتٌ يَدُوِّي مَا بَيْنَ الْخَافِقَيْنِ

“Seekor keledai besar yang mengerikan… makanannya adalah batu, tidak diketahui bagian depan dari belakangnya, didahului oleh gunung asap, dan memiliki suara yang bergemuruh di antara dua ufuk.”  Selain itu, gambaran fisik dalam riwayat lain disebutkan:

 مَحْدُودِبُ الظَّهْرِ قَدْ صُوِّرَ كُلَّ السِّلَاحِ فِي يَدَيْهِ

“Punggungnya cembung dan telah tergambar segala jenis senjata di kedua tangannya.”

Ulama kontemporer sering mengaitkan deskripsi ini dengan kemajuan transportasi modern seperti pesawat jet atau teknologi supersonik yang memiliki “sayap lebar” (telinga lebar) dan mampu melesat di antara awan.

Dalam buku karya Muhammad Al-Sadat yang berjudul “ad-Dajjāl wa Ya’jūj wa Ma’jūj wa al-Dābbah Yajtāhūn al-‘Ālām” (2016: 73-75), penulis menjelaskan −sebagaimana deskripsi Riwayat tambahan di atas− bahwa istilah “Keledai Dajjal” dalam hadits merupakan metafora untuk alat transportasi modern yang digerakkan oleh tenaga api atau uap, seperti kereta api uap dan pesawat terbang.

Penulis berargumen bahwa deskripsi hadits mengenai kendaraan yang “memakan batu” (batu bara), mengeluarkan asap seperti gunung, dan bersuara menggelegar di antara dua ufuk adalah cara Nabi Muhammad SAW menggambarkan teknologi mesin masa depan kepada umat terdahulu.

Lebih spesifik lagi, ciri fisik “keledai” tersebut diidentikkan dengan pesawat terbang tempur masa kini. Deskripsi mengenai bentangan telinga yang mencapai puluhan hasta, warna putih yang bersinar, serta kemampuan melintasi jarak perjalanan berhari-hari hanya dalam hitungan jam, merujuk pada bentang sayap pesawat dan kecepatannya yang luar biasa.

Penulis menafsirkan punggungnya yang cembung (mahdub) serta kemampuannya mengeluarkan berbagai senjata dari badan sebagai analogi pesawat tempur yang membawa rudal, sementara narasi mengenai ribuan orang yang berlindung di bawah telinganya dimaknai sebagai kiasan untuk payung perlindungan udara dalam kekuatan militer modern.

Melalui data-data ini, kita memahami bahwa atribut Dajjal −termasuk kendaraannya− adalah instrumen istidrāj (tipu daya). Keledai yang putih cemerlang, ukuran yang raksasa, dan kecepatan yang melampaui logika adalah bagian dari “pertunjukan” kekuatan Dajjal untuk memaksa manusia mengakuinya sebagai tuhan.

Sebagai catatan penting, terlepas dari apakah ia berwujud hewan biologis ajaib atau teknologi canggih, pesan intinya tetap sama: Dajjal akan datang dengan kemudahan akses dan kemewahan lahiriah yang sangat memikat.

Terlebih, di antara detail-detail riwayat tersebut, secara riwayat ada yang masih diperselisihkan oleh ulama hadits terkait keshahihannya. Maka, yang perting adalah persiapan amal saleh kita untuk menghadapi berbagai fitnahnya.

Kunci keselamatan bagi kita bukanlah memiliki kendaraan yang lebih cepat, melainkan memiliki iman yang lebih kuat dan perlindungan dari Allah SWT, terutama dengan mengamalkan Surah Al-Kahfi. Wallāhu a’lam bi ash-Shawāb. (MBS)

Redaktur: Mahmud
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Akhir zamanDajjalHeadlinekendaraan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dirampas Zionis Eropa Timur pada 1891, Kota Hadera Membara Dirudal Iran
Tulisan selanjutnya AS-Israel vs Iran: Sinyal Pergeseran Kekuatan Global ?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga

Feature
30 Juni 2026 16:15
Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir
Psikolog UGM Ini Paparkan Sejarah APA “Normalisasi Homoseksual”
Hubungan Agama dan Sains
Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza

Terbaru

  • Hubungan Agama dan Sains
  • PUI Dukung Perpres 111/2025 Soal LGBT, Ketahanan Keluarga Penting bagi Pertahanan Nasional
  • Al-Qur’an, Ulama, dan Lembaga Pendidikan Islam: Kompas Peradaban di Tengah Disrupsi Zaman
  • Ratusan Ribu Orang Padati Teheran, Hadiri Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
  • Laporan: Israel Akan Bebastugaskan 10.000 Tentara Cadangan karena Krisis Anggaran
  • Amerika dan Perang Salib Baru?
  • Prosesi Pemakaman Dimulai Rakyat Iran Berkabung Meratapi Kematian Ayatullah Ali Khamenei
  • Euthanasia Mencakup Hampir 6 Persen Kematian di Belanda
  • UNESCO Mengakui Dondang Sayang hingga Silat sebagai Warisan Budaya Malaysia
  • Polemik Kajian BEM Psikologi UI Soal LGBT Berlanjut, Kampus Beri Klarifikasi

Mungkin Anda Juga Suka

Akhir ZamanKolom

70.000 Pengikut Dajjal dari Iran? Baca Hadits Berikut!

9 Maret 2026 22:00
Analisa Dunia IslamArtikel

Betulkah Gabung Board of Peace merupakan Tindakan Realistis?

4 Februari 2026 11:43
Analisa Dunia Islam

Masjid Dikepung, Ulama Dipenjara: Jejak Panjang Diskriminasi di Tajikistan

22 Juli 2025 08:30
Analisa Dunia Islam

Amerika Serikat dan Proyek Genosida di Gaza

21 Oktober 2024 10:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?