Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ilahiyah Finance

Hidup Di Antara Dua ‘Tetapi’…

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Mei 2012 08:02 8:02 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Mei 2012 08:02
Bagikan
Bagikan

Oleh: Muhaimin Iqbal

TETAPI adalah satu kata yang luar biasa, Anda bisa menulis beribu kata untuk mengungkapkan sesuatu yang indah – namun begitu Anda tutup tulisan tersebut dengan kata ‘Tetapi’ – maka artinyapun berubah, keindahan-pun bisa sirna karenanya. Sebaliknya juga terjadi, Anda bisa mengungkapkan seribu kata keburukan, kesedihan dan sejenisnya – namun bila Anda tutup dengan kata ‘Tetapi’, keburukan atau kesedihan tersebut akan berubah menjadi tidak seburuk sebelumnya. Nah, kemampuan untuk menghilangkan kata ‘Tetapi’ yang seharusnya tidak ada atau menghadirkan kata ‘Tetapi’ yang memang seharusnya ada – ternyata akan ikut menentukan kwalitas hidup Anda, maka melatihnya menjadi penting.

Perhatikan contoh aplikasinya di dua kasus berikut.

‘Tetapi’ yang Seharusnya Tidak Ada…

Masyarakat sekarang rata-rata memiliki penghasilan yang semakin tinggi, tetapi kebanyakan merasa semakin tidak cukup.

Baca Juga

Indonesia Masuk Peringkat Dunia dalam Keuangan Syariah, Perlu Pembenahan Kurikulum Lebih Baik
Cashback yang di Tawarkan Go-pay dan OVO, Haramkah?
Industri Pertanian Zaman Nabi
Makanan Yang Membuat Tidak Miskin
Industry 0.0

Mereka memiliki rumah-rumah yang besar, tetapi mereka merasa hidupnya semakin sempit.

Jalan-jalan semakin panjang dibuat, tetapi macet di mana-mana.

Segala jenis makanan dapat mereka beli, tetapi mereka memiliki begitu banyak pantangan untuk memakannya.

Mereka bekerja keras untuk keluarganya, tetapi mereka tidak memiliki waktu untuk memberikan perhatiannya.

Ilmu mereka tinggi, tetapi tidak membuatnya semakin bijak.

Jaringan pertemanan mereka luas, tetapi mereka kehilangan empati.

Nama-nama mereka terkenal, tetapi mereka tidak memiliki jati diri.

Mereka menyekolahkan anaknya tinggi-tinggi, tetapi mereka gagal mempersiapkannya untuk menjadi orang yang beriman dan mandiri.

Mereka berebut menguasai dunia, tetapi mereka tidak berusaha memakmurkannya.
Mereka…………………………………., tetapi…………………………………………(Anda dapat melengkapinya sampai seribu kata bila perlu…)

‘Tetapi’ Yang Seharusnya Ada…

Bumi semakin sempit dengan jumlah penduduk yang terus bertambah, tetapi selalu ada tempat yang cukup untuk semuanya.

Kerusakan nampak semakin nyata di mana-mana, tetapi masih ada peluang untuk memperbaikinya.

Keamanan dunia terancam oleh arogansi para penguasa, tetapi selalu ada kekuatan penyeimbang yang akan menghentikan langkahnya.

Kapitalisme global mencengkeram ekonomi dunia untuk kepentingannya, tetapi semua ada masanya – cepat atau lambat ketidak adilan akan berakhir.

Masalah demi masalah datang silih berganti, tetapi selalu ada solusi untuk mengatasinya.
Lapangan pekerjaan semakin susah dicari, tetapi selalu ada pekerjaan bagi yang mau bekerja.

Kebutuhan semakin tinggi sedangkan penghasilan tidak naik, tetapi tetap akan cukup bila Anda pandai mengelolanya.

Sekolah untuk anak-anak-pun semakin mahal padahal kualitas lulusannya semakin tidak bisa diandalkan, tetapi siapa bilang hanya jalur sekolah yang bisa membuat anak kita bisa berprestasi?

Penyakit semakin beragam ditengah obat yang semakin mahal dan tidak mempan, tetapi seluruh penyakit tetap ada obatnya – kecuali penyakit mati.

Dan kita semua akan mati, tetapi selagi nyawa dikandung badan – kita masih bisa beramal maksimal untuk bekal nanti.

Nah sekarang Anda lihat, bahkan hal yang bisa memutus segala kebahagiaanpun – yaitu kematian, bila Anda ungkapkan dengan kata ‘Tetapi’ – dia malah bisa menjadi kebaikan, yaitu menjadi nasihat yang paling efektif untuk kita bisa beramal maksimal selagi sempat.

Jadi pilihan kata ‘Tetapi’ itu ada di kita, kita bisa gunakan untuk menghapus segala kebaikan, kegembiraan dan sejenisnya. Atau kita bisa gunakan untuk menghibur kesedihan kita, mengurangi keburukan kita atau mempersiapkan diri kita untuk kehidupan yang abadai kelak – dimana kata ‘Tetapi’ tidak lagi relevan. Wa Allahu A’lam.*

Penulis ada Direktur Gerai Dinar, kolumnis hidayatullah.com

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Musim Panas Musim Nikah Masal di Saudi
Tulisan selanjutnya Generasi Muda Diharapkan Menjadi Jurnalis Pejuang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Berita
17 Oktober 2026 10:07
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Terbaru

  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

Mungkin Anda Juga Suka

Ilahiyah Finance

Probiotic Food dan Prophetic Food

17 Juni 2020 08:00
Ilahiyah Finance

Syirkah “Orang-Orang Miskin”

11 Februari 2019 20:49
Hamas bitcoin
Ilahiyah Finance

Halal Haram Uang Kripto

11 Desember 2018 08:15
Ilahiyah Finance

Golden Balance: Financing the Needy

15 Agustus 2018 13:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?