Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Lensa

Mantan Pimpinan KPK ‘Tertangkap Basah’ di KRL…

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 16 Mei 2017 22:16 10:16 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 16 Mei 2017 22:16
Bagikan
Bambang Widjojanto, mantan Wakil Ketua KPK, bergelantungan di gerbong KRL jurusan Depok-Jakarta, Selasa (16/05/2017) pagi.
Bagikan

BAMBANG Widjojanto, mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), “tertangkap basah”….

Kenapa? Bambang kedapatan oleh awak hidayatullah.com sedang menumpang kereta rangkaian listrik dalam perjalanannya dari Depok, Jawa Barat, menuju Jakarta Selatan, DKI Jakarta.

Pantauan media ini sekitar pukul 10.54 WIB, Selasa pagi, 16 Mei 2017, Bambang tampak menumpang KRL sambil berdiri bersama sebagian penumpang lainnya.

Ia mengenakan kemeja biru muda, bercelana gelap, dan membawa sebuah tas ransel di punggungnya. Sambil berdiri di dekat pintu dengan kedua tangan bergelantungan pada pegangan KRL, ia berbincang tampak serius dengan seorang pria.

Saat didatangi hidayatullah.com yang tidak sengaja satu gerbong dengannya, Bambang tampaknya agak kaget melihat kehadiran wartawan. Suasana gerbong saat itu cukup lengang meskipun kursi-kursi pada terisi penuh.

Baca Juga

[Berita Foto] Lesunya Pasar Tradisional, Dorong UMKM Optimalkan Penjualan Online melalui Shopee
[Foto] Selalu Terdepan Wujudkan Rumah Impian
Melihat dari Dekat Pembangkit Listrik Biogas Gamping
Layanan TIKI Jangkau hingga Pelosok Negeri
Pengusaha Reptil Sukses Bersama TIKI

Bambang tampak berbincang dengan seseorang di KRL. [Foto: Syakur]
Memang, sejak lama Bambang sudah terbiasa naik transportasi ekonomis itu.

“Saya rakyat kok,” jawabnya ringan dengan ketegasan khas pria yang pernah ditangkap kepolisian selepas shalat subuh di dekat rumahnya di Depok, Jumat, 23 Januari 2015 lalu, terkait tuduhan keterangan palsu ini.

(Mantan) Komisioner KPK yang cukup vokal dalam kasus dugaan korupsi terhadap calon Kapolri Jenderal Budi Gunawan pada masa-masa ia ditangkap itu ini menilai, KRL adalah moda transportasi rakyat.

“Ini, kan, kendaraan rakyat,” ujarnya dalam perbincangan santai itu.

Saat diminta untuk dipotret khusus, pria yang juga Tim Sukses Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu ini tampak enggan, bahkan berkali-kali menghindar.

Bambang hendak turun dari KRL. Ia tampak berkali-kali memalingkan wajah saat hendak dijepret. [Foto: Syakur]
Ia sempat bercanda, “Kalau menolak wawancara boleh enggak?” Setelah dibujuk, ia tampak berkenan namun berseloroh, “Malunya itu loh.”

Di dalam gerbong KRL itu, berdasarkan pantauan hidayatullah.com, kehadiran Bambang awalnya memang tidak begitu menyita perhatian. Namun jadi perhatian khusus sebagian penumpang begitu disambangi wartawan.

Bambang mengaku, sejak sebelum menjabat sebagai Pimpinan KPK, ia sudah terbiasa memanfaatkan moda transportasi massal itu.

“Kan, saya rakyat, mempunyai hak untuk menggunakan seluruh fasilitas publik,” ujar pria berkacamata ini.

Tapi ada alasan yang lebih dari itu. “Saya memanfaatkan ini supaya saya bisa merasakan detak-detiknya kehidupan sosial masyarakat,” ungkapnya mantap.

Dengan begitu, imbuhnya, ia bisa menjaga rasa sensitivitasnya terhadap kehidupan rakyat secara langsung.

Seturunnya Bambang dari KRL. Ia berjalan sendirian tanpa pengawalan. [Foto: Syakur]
Jangan-jangan sebelum menjadi Pimpinan KPK sudah biasa naik KRL?

“Loh, sebelumnya, kan, saya memang ‘roker’, rombongan kereta,” ungkapnya.

Memang, saat masih menjabat sebagai pejabat publik, ia mengaku tetap terbiasa naik KRL. “Tapi tidak boleh sering-sering karena alasan sekuriti,” ungkap advokat kelahiran Jakarta, 18 Oktober 1959 ini.

Omong-omong, pasca pemilihan gubernur DKI, kegiatannya apa saja sekarang, Pak Bambang?

“Banyak, ladang amal terlalu banyak, ladang amal semakin banyak,” jawab pria yang dikenal religius ini diplomatis saat KRL hendak berhenti di Stasiun Duren Kalibata.

Tidak begitu lama perbincangan itu berlangsung. Setelah pamit dengan kawan bicaranya tadi –yang meminta foto wajahnya tidak ditampilkan, Bambang segera turun dari KRL di Stasiun Tebet.

Warga menyalami Bambang di Stasiun Tebet, Jakarta Selatan. [Foto: Syakur]
Begitu hendak keluar stasiun, sejumlah warga baik pria maupun wanita tampak antusias melihat kehadirannya. Sebagian menyalaminya. “Setelah ini saya biasa naik taksi,” ujarnya sebelum berpisah dengan hidayatullah.com.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bambang Widjojantokereta rangkaian listrikKPKKRLmantan Wakil Ketua KPKpejabatpejabat merakyatPimpinan KPKtransportasi Jakartatransportasi massal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anies Gubernur Terpilih, Perhimpunan Al-Irsyad Berharap Jakarta Lebih Baik
Tulisan selanjutnya Soal Reklamasi, Amien Rais Tantang Luhut Adu Data dan Fakta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Berita
13 Juli 2026 06:00
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaLensa

[Foto] Cepat dan Hemat Pakai Kuota Edukasi Indosat

6 November 2023 18:24
BeritaLensa

Semangat Guru Tunanetra Mengajar

31 Oktober 2023 17:47
BeritaLensa

Program Dekarbonisasi PTBA Tanjung Enim

20 Oktober 2023 20:49
BeritaLensa

Museum Batu Bara, Nilai Tambah untuk Indonesia

20 Oktober 2023 12:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?