Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Penduduk Tokara Jepang Diguncang Gempa >900 Kali Begadang 2 Pekan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Juli 2025 18:42 6:42 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Juli 2025 18:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Lebih dari 900 gempa mengguncang Tokara kurun dua pekan terakhir, mengakibatkan penghuni kepulauan terpencil berpenduduk jarang di bagian selatan Jepang itu khawatir dan senantiasa terjaga sepanjang malam.

Aktivitas seismik terpantau “sangat aktif” di perairan sekeliling Kepulauan Tokara sejak 21 Juni, kata pihak berwenang setelah gempa bermagnitudo 5,5 mengguncang kawasan itu pada hari Rabu (2/7/2025).

Sejauh ini belum ada laporan kerusakan dan peringatan tsunami yang diumumkan, tetapi warga setempat diminta mempersiapkan diri untuk dievakuasi bila diperlukan.

“Ngeri rasanya bahkan untuk terlelap sekejap,” kata seorang warga kepada penyiaran regional MBC. “Rasanya seperti selalu berguncang.”

Di masa lalu, Tokara pernah merasakan rentetan gempa tetapi ratusan guncangan yang beruntun seperti ini sangat tidak biasa, lapor media setempat seperti dilansir BBC.

Baca Juga

Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online

“Anda dapat mendengar suara gemuruh aneh dari laut sebelum gempa terjadi, terutama di malam hari. Mengerikan,” kata Chizuko Arikawa penduduk Pulau Akusekijima kepada Asahi Shimbun.

“Semua orang kelelahan. Kami hanya ingin ini segera berakhir,” kata seorang wanita berusia 54 tahun yang tinggal di tepi pantai dan mengelola peternakan sapi bersama suaminya.

“Setelah begitu banyak gempa, sekarang rasanya tanah selalu berguncang meskipun sebenarnya tidak,” kata Isamu Sakamoto, 60 tahun, ketua asosiasi penduduk lokal di Akusekijima.

“Gempa dimulai dengan guncangan dari bawah, kemudian rumah bergoyang. Mual mau muntah rasanya,” cerita Sakamoto.

Di desa Toshima, sudah berhari-hari tidak tidur dan lelah, kata pihak berwenang, seraya mendesak media berhenti memberondong penduduk setempat dengan berbagai pertanyaan.

“Kami mohon supaya Anda bersikap bijaksana dan tidak mengajukan pertanyaan atau wawancara yang berlebihan,” tulis pemberitahuan di situs web desa Toshima.

Penginapan-penginapan di Kepulauan Tokara sudah berhenti menerima tamu disebabkan getaran gempa yang kerap terjadi, dan kemungkinan akan dipergunakan untuk tempat mengungsi warga setempat apabila terjadi bencana, tulis pengurus desa Toshima di laman webnya.

Sekitar 700 orang tinggal di tujuh dari 12 pulau di Tokara. Di pulau-pulau yang jauh tidak terdapat klinik atau rumah sakit. Dibutuhkan sedikit 6 jam dengan kapal feri untuk mencapai rumah sakit terdekat di ibu kota wilayah prefektur, Kagoshima.

Jepang terletak di lokasi yang disebut Pacific Ring of Fire, di mana banyak lempengan tektonik bertemu sehingga rawan terjadi gempa. Setiap tahun Jepang diguncang sekitar 1.500 gempa.

Rentetan getaran di Tokara terjadi ketika penduduk Jepang dihantui gempa besar akan mengguncang negeri mereka dalam waktu dekat.

Serial manga yang ditulis Ryo Tatsuki pada tahun 1999 ikut menambah ketegangan di masyarakat. Dalam edisi terbarunya yang dirilis pada 2021, kartunis wanita itu mengklaim bahwa gempa besar selanjutnya akan mengguncang Jepang pada 5 Juli tahun ini.

Spekulasi-spekulasi itu menghantui sebagian turis, dengan sejumlah media melaporkan banyak pembatalan rencana perjalanan wisata.

Kebanyakan gempa yang mengguncang Jepang sebenarnya tergolong ringan, tetapi memang ada beberapa yang menimbulkan kerusakan sangat besar, seperti yang terjadi pada 2011 yang memicu gelombang tsunami di bagian timur laut dan menewaskan lebih dari 18.000 jiwa.

Otoritas Jepang sendiri selama puluhan tahun khawatir akan “the big one”, mega gempa yang terjadi sekali dalam seratus tahun yang peringatan bahayanya tertancap dalam di benak banyak penduduk dewasa negeri itu. Skenario terburuk memperkirakan gempa dahsyat itu akan merenggut lebih dari 300.000 nyawa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gempaJepangTokara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jerman Upayakan Kesepakatan Langsung dengan Taliban Afghanistan Perihal Deportasi
Tulisan selanjutnya Akankah Suriah Menormalisasi Hubungan dengan ‘Israel’?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia
Berita

LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia

Berita
24 September 2026 11:12
Hari Solidaritas Hijab, Muslimat Hidayatullah Jaksel Ajak Muslimah Bangga Berhijab
Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital
Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang

Terbaru

  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
  • Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran
  • Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing

27 September 2026 09:31
Berita

Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang

27 September 2026 09:26
Berita

Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti

27 September 2026 08:42
Garda Revolusi Pembajakan Pesawat
Berita

Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran

27 September 2026 07:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?