Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Lensa

“The Power of Santri”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Maret 2021 22:03 10:03 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Maret 2021 08:00
Bagikan
Santri mendorong mobil angkot yang mogok di Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (02/03/2021).
Bagikan

Hidayatullah.com | PAK Jarwo mungkin tak mengira dengan apa yang terjadi pada siang bolong itu. Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Pepatah ini mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan apa yang dialaminya.

Hari itu, selepas zuhur, cuaca tampak cerah, langit membiru di atas sebuah permukiman di Gunung Tembak, Kelurahan Teritip, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Dua orang pria berboncengan menyusuri jalan di pinggir sebuah danau.

Jalanan ini masih tanah berbatu, sebagian dalam proses pemadatan sehingga kontur tanah masih labil. Masih ada sedikit kubangan yang bisa menjebak. Dan Pak Jarwo tidak tahu menahu tentang itu.

Siapa Jarwo? Pria ini adalah supir taksi -sebutan untuk angkutan kota (angkot) di Balikpapan- nomor 7 yang biasa dipanggil warga untuk penjemputan dan pengantaran. Angkot ini dipanggil tanpa aplikasi khusus, cukup via telepon atau pesan WhatsApp. Biasanya begitu, karena sebagian warga setempat memang sudah berlangganan.

Jarwo mengemudikan taksinya melewati jalan tanah di pinggir empang. Qadarallah, mobilnya amblas pada salah satu ruas jalan yang berkubang. Melihat itu, dua orang pria yang berboncengan sepeda motor tadi segera berhenti dan turun untuk membantu pak supir.

Baca Juga

[Berita Foto] Lesunya Pasar Tradisional, Dorong UMKM Optimalkan Penjualan Online melalui Shopee
[Foto] Selalu Terdepan Wujudkan Rumah Impian
Melihat dari Dekat Pembangkit Listrik Biogas Gamping
Layanan TIKI Jangkau hingga Pelosok Negeri
Pengusaha Reptil Sukses Bersama TIKI

“Saya tadi lihat kering jalan itu, ternyata basah (dalamnya),” tutur Jarwo yang sedang sendirian. “Sudah setahun saya enda lewat sini,” katanya juga.

Ooohhh!

Baca juga: Menjaga Warung, “Menjaga Agama”

Setelah dianalisa secara singkat, mobil Pak Jarwo harus didorong atau ditarik. Namun bisa dipastikan bahwa tenaga yang ada belum cukup kuat. Suasana di sekitar lagi sepi. Selasa (02/03/2021) itu para warga sedang pada sibuk dengan kegiatan rutin masing-masing; para santri sekolah, para warga bekerja baik di kantor maupun di lapangan tugas. Cukup jauh dari titik kejadian yang menimpa Pak Jarwo.

Sebenarnya mobil taksi ini tergolong “ringan”. Ditaksir, cuma butuh tambahan 2-3 tenaga manusia sudah cukup untuk mendorongnya. Sehingga, tak perlu rasanya menerjunkan satu “kompi” warga untuk menuntaskan masalah ini.

Problemnya, nyaris tak terlihat satu-dua warga dan santri yang sedang melintas di dekat TKP di kompleks Pondok Pesantren Hidayatullah Ummul Qura itu. Mereka berharap Allah segera mendatangkan bantuan-Nya.

Tepat! Tak beberapa lama, berjarak hampir 100 meter, melintas salah seorang warga yang tampaknya baru pulang dari masjid. Tapi dia terus saja. Eh, setelah menengok ke arah taksi tadi, bapak warga itu memutar balik dan melajukan roda duanya ke arah lokasi kejadian. Ternyata dia adalah Pak Ali Genda, demikian dikenal.

Tanpa basa basi, Ali Genda langsung memberikan bantuan ide dan tenaga. Cuma, belum membuahkan hasil. Mobil tadi tak kunjung berhasil dievakuasi dari kubangan yang sebenarnya tidak begitu dalam itu.

Sementara Pak Jarwo masih tak tinggal diam. Wajahnya tampak tenang. Tak terlihat ada kecemasan. Mungkin dia sudah berpengalaman menghadapi situasi seperti ini. “Dibantu atau tidak dibantu, saya harus tetap berusaha agar mobil ini segera keluar dari jebakan lubang berlumpur ini!” Begitu mungkin dalam benaknya.

Yah, demikian salah satu spirit yang bisa ditangkap darinya. Di balik kemudi taksinya itu, ada harapan besar baginya untuk mendapatkan lembar demi lembar nafkah, demi menghidupi keluarganya.

Berbagai upaya pun dia lakukan. Mulai dari menumpuk kayu di balik ban-ban mobil yang amblas, sampai mendongkrak mobil dengan alat pendongkrak.

Warga tentu tak ridha membiarkannya berjibaku sendirian. Meskipun secara pribadi mungkin tak mengenalnya lebih jauh, tapi kewajiban warga pesantren itu untuk membantunya. Dicobalah sekali lagi, Bismillah, Allahu Akbar!
Didorong dari depan, dari samping, dari belakang, masih tak berhasil.

Ali Genda memutar otak. “Coba saya cari mobil dulu untuk narik,” ujarnya seraya pergi entah ke mana.

Tak lama kemudian, dia kembali dengan membonceng dua orang santri putra. “Ini ada bantuan tapi cuma dua,” ujarnya. Endak apa-apa, insya Allah sudah cukup.

Tanpa perlu dianalisa lagi, aksi selanjutnya bisa ditebak. Pak Jarwo segera duduk di balik setir, menyalakan mesin, memasang perseneling untuk mundur, lalu sejumlah warga dan santri tadi pun bersiap di depan mobil.

Setelah saling memberi komando, Bismillah! Allahu Akbar! Mereka mendorong dengan full power. “Brum, brumm, bruummm!” Akhirnya angkot ini pun berhasil “dipukul” mundur keluar dari kubangan lumpur yang menjebaknya. Alhamdulillah!

Semua pun senang, termasuk sejumlah warga calon penumpang taksi dari asrama putri yang sedari tadi menunggu. “Kita bantu dengan doa,” ujar Muslimah berjilbab yang tampaknya pemesan angkot hijau putih tersebut. Doanya makbul, Bu!.

Pak Jarwo pun berangkat mengantarkan para penumpangnya setelah menyampaikan apresiasinya terhadap warga Hidayatullah Ummul Qura yang bersedia membantunya siang itu. “Terima kasih, Ustadz,” ujarnya dengan suara yang terdengar penuh ketulusan. “Sama-sama, Pak! Hati-hati di jalan!”.

Malang dapat ditolak, untung dapat diraih (insya Allah) mungkin plesetan yang tepat dari pepatah di atas.* (Foto dan Teks: Muh. Abdus Syakur/hidayatullah.com)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BalikpapanGunung TembakHidayatullah BalikpapanPondok Pesantrensantri
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menjaga Perempuan seperti Menjaga ‘Gentong’
Tulisan selanjutnya Fox News Digugat $1,6 Miliar Terkait Klaim Kecurangan Pilpres AS 2020

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaLensa

[Foto] Cepat dan Hemat Pakai Kuota Edukasi Indosat

6 November 2023 18:24
BeritaLensa

Semangat Guru Tunanetra Mengajar

31 Oktober 2023 17:47
BeritaLensa

Program Dekarbonisasi PTBA Tanjung Enim

20 Oktober 2023 20:49
BeritaLensa

Museum Batu Bara, Nilai Tambah untuk Indonesia

20 Oktober 2023 12:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?