Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Fox News Digugat $1,6 Miliar Terkait Klaim Kecurangan Pilpres AS 2020

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Maret 2021 09:44 9:44 am
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Maret 2021 09:44
Bagikan
Donald Trump
Bagikan

Hidayatullah.com—Dominion Voting System mengajukan gugatan pencemaran nama baik terhadap Fox News sebesar $1,6 miliar, karena stasiun televisi berita pro-Donald Trump itu dianggap mempromosikan tuduhan tak bedasar tentang adanya kecurangan dalam pemilihan presiden Amerika Serikat November 2020 yang dimenangkan Joe Biden.

Kelompok konservatif dan pendukung Trump mengklaim bahwa Dominion mengakali mesin perhitungan suara sehingga membuat Trump kehilangan banyak suara, lansir BBC Jumat (26/3/2021). 

Tuduhan kecurangan itu yang kemudian menjadi alasan orang-orang menyerbu gedung parlemen AS di Capitol Hill pada 6 Januari 2021.

Dominion merupakan salah satu pembuat peralatan voting terbesar di Amerika Serikat. Mesinnya dipergunakan di sedikitnya 28 negara bagian dalam pemilu tahun lalu.

Tuduhan kecurangan dalam pemilu dibantah oleh berbagai pengadilan di AS yang memproses gugatan yang diajukan kubu Partai Republik dan pendukungnya. Tuduhan itu bahkan dibantah pula oleh William Barr, jaksa agung AS yang ditunjuk dan dilantik oleh Trump.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Termasuk yang mengaungkan tuduhan kecurangan pemilu 2020 adalah pengacara setia Donald Trump, Rudy Giuliani, dan pengacara Sidney Powell yang juga bekerja untuk kampanye pemenangan Trump.

Salah satu tuduhan yang diutarakan kedua pengacara itu adalah bahwa Dominion, perusahaan AS yang didirikan tahun 2020, bekerja sama dengan mendiang pemimpin Venezuela Hugo Chavez untuk menciptakan mesin yang akan “memastikan Chavez tidak pernah kalah dalam pemilu.”

Smartmatic, sebuah perusahaan teknologi voting lain, menggugat Fox Corporation dan beberapa presenter ternama $2,7 miliar pada bulan Januari berkaitan isu yang sama.

Awal pekan ini, tim pengacara pembela Sidney Powell berargumen di pengadilan bahwa penyataan wanita itu yang mengatakan “Demokrat berusaha mencuri pemilu dan membuat sebuah sistem komputer untuk mengakali hasil perhitungan suara secara elektronik” jelas-jelas merupakan pernyataan yang dilebih-lebihkan dan ujarannya tersebut merupakan ujaran politik yang dilindungi (oleh undang-undang).

“Tidak ada orang waras yang akan menyimpulkan bahwa pernyataan itu adalah pernyataan sungguhan berdasarkan fakta,” kata tim pembela Powell, menangkis gugatan terpisah Dominion terhadap kliennya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:DominionDonald TrumpFox News
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “The Power of Santri”
Tulisan selanjutnya Pemerintah Segerakan Vaksinasi Covid-19 bagi Pengasuh Pesantren

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?