Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Analisis

Benarkah Momen Damaskus Milik Teheran? [1]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Desember 2015 10:43 10:43 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Desember 2015 10:43
Bagikan
Penasehat pemimpin tertinggi Iran, Ali Akbar Velayati bersama Bashar al Assad
Bagikan

Oleh: James Denselow

SEBUAH laporan dari lembaga penelitian AS, Institute for the Study of War, menjelaskan bahwa Iran adalah bagian dari sebuah “rencana yang besar, mahal, dan terpadu untuk mempertahankan Presiden Bashar al-Assad di kursinya.”

Akan tetapi, minggu lalu Bloomberg melaporkan bahwa menurut seorang pejabat AS, mereka melihat adanya penurunan signifikan dalam hal jumlah serta aktivitas angkatan bersenjata Iran di Suriah.

Washington menyatakan bahwa ini adalah momen dimana Iran mundur dari Suriah, setelah kini mereka berdarah-darah kehilangan pejabat militer senior – serta dana yang tidak sedikit – dalam mempertahankan rezim Assad. Akan tetapi, dalam perang di Suriah yang masih terus berlangsung, ini tidak menjadi satu-satunya alasan bagi Iran untuk merubah strateginya, dan skenario-skenario lainnya patut untuk diinvestigasi.

Ini menunjukkan bahwa Iran memiliki cukup posisi dan pengaruh untuk terlibat dalam diskusi mengenai masa depan Suriah, namun tidak memerlukan terlalu banyak keterlibatan militer di negara tersebut.

Baca Juga

Bagaimana Pakta Pertahanan Mekkah Bisa Mengubah Peta Ekonomi Timur Tengah?
Menguak Penyebab Kerusuhan Hindu dan Muslim di Nepal
Mimpi Buruk Israel: Turki Bangkit Jadi Kekuatan Baru Timur Tengah
Strategi Ibrahim Traoré: Tinggalkan Penjajah Prancis, Dekati Rusia
“Gubernur Konten”,  Antara Pencitraan, dan Polarisasi Digital

Perjanjian nuklir pada bulan Juli adalah momen signifikan bagi Iran keluar dari sarangnya dan ditambah dengan diundangnya mereka pada diskusi perdamaian di Wina pada bulan Oktober.

Teheran telah menyatakan berulang kali bahwa hal tersebut tidak terkait dengan Bashar al Assad secara pribadi dan dapat merasakan bahwa pengaruhnya diantara para aktor politik yang akan membentuk pemerintahan transisional, bahwa di masa depan dia tidak akan lebih penting dari di masa lalu.

Sebagai tambahan, kita tidak boleh lupa bahwa konflik regional yang lebih besar antara Riyadh dan Teheran telah mempengaruhi banyak rencana tersembunyi Timur Tengah selama satu dekade terakhir.

Fakta bahwa kedua negara duduk di meja yang sama mendiskusikan Suriah dan bukannya menegosiasikan tentang konflik yang terjadi di sana adalah sebuah sukses yang signifikan, dan tidak terlaporkan, di Wina.

Eskalasi dramatis keterlibatan militer Rusia di Suriah telah menggiring banyak pihak untuk menyimpulkan bahwa pemerintahan Suriah tidak lagi dibawah ancaman kekalahan, meski banyak pertanyaan mengenai bisa tidaknya Assad mengklaim kembali wilayah-wilayah yang hilang.* (BERSAMBUNG)

James Denselow adalah penulis masalah-masalah politik dan keamanan Timur Tengah dan seorang partner peneliti di Foreign Policy Centre. Tulisan dimuat di laman Al Jazeera

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:iranrusiaSerangan Rusia Di SuriahsuriahsyiahTeheran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mata-mata Jerman Bekerjasama dengan Dinas Rahasia Al-Asaad
Tulisan selanjutnya Didik Santri, Jamaluddin Noor Dianugerahi Tokoh Pendidikan di Batam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Berita
16 Oktober 2026 15:36
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Kampanye Digital Masif dari Arab Diluncurkan untuk Menjatuhkan Sinwar dan Hamas
Analisis

Kampanye Digital Masif dari Arab Diluncurkan untuk Menjatuhkan Sinwar dan Hamas

19 Oktober 2024 15:22
Analisis

NAS Daily Terima Penghargaan dari Lobi ‘Israel’

2 April 2024 21:00
Mundurnya 'Israel' dari Gaza Utara, Awal dari Perang Penghabisan?
Analisis

Mundurnya ‘Israel’ dari Gaza Utara, Awal dari Perang Penghabisan?

5 Januari 2024 07:00
Analisis

Analisa Mantan Intel AS: Hamas Memenangkan Perang di Gaza

24 November 2023 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?