Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Feature

‘Satu Detik Mengerikan’ dalam Tragedi Penembakan Jamaah Masjid

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Februari 2017 22:40 10:40 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Februari 2017 22:39
Bagikan
Bercak darah masih tersisah akibat penembakan mengerikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Abdi duduk bersila di atas lantai sambil membaca al-Quran dengan temannya ketika awalnya tembakan ke arah orang banyak berkumpul di masjid di Quebec City, Kanada, Minggu lalu.

Semboyan “Allahuakbar” terdengar dari arah pintu dan mendapatkan perhatian orang yang berada di masjid itu.

Namun, pada malam itu, Abdi mengatakan, dia tahu teriakan itu bukan dari orang Islam.

Lima Orang Meninggal dalam Penembakan Jamaah Shalat di Masjid Kota Quebec

“Nadanya berbeda dari seseorang yang biasa berbicara Bahasa Arab atau membaca Al-Quran,” katanya dikutip Reuters.

“Kami semua berpaling ke arah itu dan ketika itu dia mulai menembak,” kata penuntut berusia 22 tahun itu yang menolak memberikan nama penuhnya atas faktor keamanan.

Baca Juga

10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Kisah Mualaf Big Frank, Influencer Penuh Tato asal Inggris
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam

Abdi jatuh ke lantai, menutup kepala dan telinga dengan tangan tetapi masih dapat mendengar pria di sekelilingnya berdoa sehingga ditembak.

“Semua orang jatuh ke lantai dan dua yang sedang berdiri shalat di shaf sama ditembak.

PM Kanada: Penembakan di Masjid Quebec Merupakan Serangan Teroris Terhadap Muslim

“Mereka berdoa: ‘Selamatkan kami dari neraka ini; selamatkan kami dari pembantaian ini,'” kata Abdi dari rumahnya di Montreal.

Abdi berada di Quebec City pada hari itu untuk mengunjungi teman sebelum terperangkap dalam kejadian tersebut.

Berulang kali Abdi mendengar senjata diisi ulang. Dia berdoa penyerang tidak ke lantai atas di mana wanita dan anak-anak berkumpul.

“Saya pikir saya akan mati,” katanya.

Mahasiswa Berusia 27 Tahun Didakwa Penembakan Jamaah Shalat di Masjid Quebec

Abdi yakin dia melihat dua penembak, namun polisi mengatakan, hanya ada seorang penyerang.

Abdi hanya membuka mata ketika polisi mengkonfirmasi suasana sudah aman. Dia berdiri dan melihat orang terluka dan tewas beberapa meter darinya.

“Ini satu detik yang mengerikan,” katanya.

Senin lalu, penuntut universitas warga Kanada, Alexandre Bissonnette dihadapkan ke pengadilan atas enam tuduhan pembunuhan dan lima tuduhan percobaan pembunuhan dengan senjata terbatas terkait dengan kejadian yang menewaskan enam orang dan melukai 17 lainnya.

Serangan itu juga disebut Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau sebagai “serangan teroris.”*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Alexandre BissonnetteislamophobiakanadamahasiswaMasjid QuebecMuslim di Kota QuebecPenembakan Jamaah ShalatPerdana Menteri Justin Trudeauterorisme terhadap Muslim
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perkuat Wasathiyah, MUI Gelar Pertemuan dengan Media Islam
Tulisan selanjutnya MUI: Media Islam Harus Mampu Mengklarifikasi Berita yang Tak Berimbang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Berita
16 Oktober 2026 15:36
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Feature

Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga

30 Juni 2026 16:15
Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

30 Mei 2026 17:30
Feature

Karena Politik Penjaga Sapi, Peternak Menangis Pasar Sepi

27 Mei 2026 07:57
Feature

Niat Ajak Teman Kembali Kristen, Pemuda Ini Justru Temukan Hidayah dan Masuk Islam

30 April 2026 14:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?