Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Imam Uzbekistan: Hanya Wanita, Pria Seharusnya Tidak Jadi Dokter Kandungan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 April 2017 06:37 6:37 am
Ama Farah
Dipublikasikan 7 April 2017 06:35
Bagikan
Apakah Anda benar-benar berpikir seorang ginekolog (dokter kandungan) pria pulang ke rumah di malam hari dan melupakan semua yang dilihatnya sepanjang hari?
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang imam di Uzbekistan dihujani kritik di media sosial setelah dia menyeru seharusnya dokter kandungan pria ditiadakan dan pekerjaan itu seyogyanya hanya dilakoni oleh perempuan.

“Sebuah tugas menantang lain, yang harus kita kaji ulang sekarang ini adalah ginekolog pria. Ini harus dihentikan,” kata Rakhmatulloh Saifuddinov, seorang imam di ibukota Tashkent, seperti dilansir RT Kamis (6/4/2017) dari portal berita Mehrob.Video ceramah Saifuddinov itu diunggah di laman Facebook Mehrob.

“Cukup! Kita sudah muak dengan fenomena memalukan ini di era totalitarianisme,” imbuhnya.

Menurut Saifuddinov, di masa ketika Uzbekistan menjadi bagian dari Uni Soviet, banyak nilai bangsa Uzbek “digerus.” Dia menambahkan, kala itu ginekolog pria dianggap sebagai hal biasa dan bahkan banyak perempuan berpikir bahwa dokter kandungan pria lebih baik daripada dokter kandungan wanita.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Sekarang kita sudah merdeka, bebas, dan seharusnya malu kepada diri kita sendiri. Kita perlu [segera] mencegah hal-hal demikian,” kata Saifuddinov, yang kabarnya juga menjadi pengajar di Al-Bukhari Islamic Institute di Tashkent.

Di era kekinian di mana media sosial menjadi mimbar orang bebas berteriak, pernyataan Saifuddinov itu langsung disambit kritikan bertubi-tubi.

“Apakah kita hidup di zaman batu?” tulis seorang pengguna media sosial, seperti dikutip RT.

“Ketika menyangkut kesehatan seseorang, tidak masalah apakah yang akan merawatnya seorang pria atau wanita,” kata yang lain.

“Seorang spesialis dibedakan dengan sikap profesionalnya, bukan dengan gendernya,” saut seorang lainnya.

Sejumlah orang lainnya mempertanyakan, apakah imam itu selanjutnya akan melarang dokter urologi wanita dan proktologis wanita -yang khusus menangani gangguan kesehatan di bagian rektum dan anus.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aliansi Merah Putih Peduli Suriah Kutuk Serangan Gas Beracun di Idlib
Tulisan selanjutnya Ashraf Ghani Presiden Afghanistan Apresiasi Toleransi Masyarakat Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Berita
17 Oktober 2026 10:37
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?