Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Juni 2023 16:31 4:31 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Juni 2023 16:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Ini peringatan bagi Anda semua calon jamaah Umroh atau Haji. Jika tidak ingin kehadiran ibadah Anda terganggu oleh oleh yang lain, maka jangan banyak ngobrol baik di telpon atau terlalu sering mengambil gambar.

Adalah kewajiban seorang muslim untuk menghormati nilai Islam dan berperilaku tanpa merusak suasana khidmat di tempat-tempat yang suci. Sayangnya sebagian orang lupa bahwa mereka sedang berada di tempat yang paling suci di bumi, terutama ketika mereka thawaf mengelilingi Ka’bah.

Mereka bercakap-cakap di telepon genggam membicarakan masalah duniawi, bercanda dan tertawa dengan suara yang sangat keras, sementara sebagian besar orang lainnya khusyuk berdoa. Jelas ini merupakan tindakan yang mengotori kesucian Masjidil Haram.

Ahmad Alya, seorang jama’ah, mengatakan kepada Arab News bahwa para petugas di Masjidil Haram seharusnya mengambil tindakan untuk menghentikan siapa saja yang melakukan perbuatan yang melanggar kesucian dan ketenangan di tempat suci itu. “Suatu hari saya melihat seorang pria, berbicara di ponselnya dengan suara yang keras dan tertawa-tawa sambil melakukan thawaf. Perbuatan semacam itu seharusnya tidak ditoleransi, ” katanya.

Bara Salah, jama’ah lain, berkata, “Pihak berwenang harus mengambil tindakan untuk menghentikan orang yang berbicara keras atau melakukan tindakan lain yang mengotori kesucian Masjidil Haram. Saya mendengar orang yang berada dekat dengan saya membahas harga real estat di ponselnya. Saya menyuruhnya untuk berhenti dan fokus melakukan ibadah sehingga ia tidak mengganggu para jama’ah lain. Sebagai jawabannya, ia malah menatap saya sambil terus berbicara di telepon. ”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab
Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

Namun, Salah merasa lebih marah lagi ketika ia melihat seseorang yang berdiri di bawah bayang-bayang Ka’bah, berbicara di telepon genggamnya. Orang itu memberitahukan rekannya bahwa ia sekarang sedang di Makkah dan akan menemuinya setelah kembali di Jeddah. Bagi orang itu menyampaikan pesan ke temannya lebih penting, daripada berdoa menyelesaikan thawafnya untuk memohon ampunan.

Sepertinya menggunakan ponsel secara keliru di tempat suci tidak cukup, ada orang yang sengaja bertujuan untuk merekam kegiatan thawaf mereka, dan bukannya melakukan perjalanan ibadah. Ada orang yang bergerak mengelilingi Ka’bah sementara orang lain merekammya dengan kamera. Ada juga orang yang sengaja sepakat untuk bertemu di sekitar Ka’bah, lalu bercakap-cakap terus sampai mereka selesai melakukan thawaf.

Kepala Komisi Promosi Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan, Syaikh Ahmad Al-Ghamdi, mengatakan bahwa setiap orang harus bersikp hormat dan tidak meninggikan suara merupakan bagian penting dari sopan santun.

“Seorang Muslim seharus sibuk dengan ibadah dan berdoa serta menjauhkan diri dari hal-hal yang bisa mengganggu atau mengalihkan perhatiannya,” katanya, seraya menambahkan, “Ketika berdoa seseorang itu seharusnya tidak membuka ponselnya untuk melihat siapa yang meneleponnya, melihat jam, atau apapun yang bisa mengalihkan perhatiannya ketika ibadah. Sama halnya ketika thawaf dan sa’i. Hal yang boleh dilakukan ketika itu hanyalah mengucapkan nama Allah dan berdoa. Berbicara dengan teman atau keluarga hanya akan menodai kehormatan tempat-tempat peribadatan.” Beberapa tahun sebelum ini, jamaah ibadah Haji Indonesia juga sempat dikagetkan dengan dering ringtones lagu ‘goyang dombret’ dari jamaah lain
saat berlangsungnya tawaf.Perilaku ini tak hanya memalukan bangsa kita, tetapi juga mengganggu jamaah lain yang sedang khusuk beribadah. [di/an/hid/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hajiHaji 2023Headlineka'bahold migrateselfie
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PBB Mengutuk Penjajah ‘Israel’ atas Pembunuhan Bocah Palestina Berusia 2 Tahun
Tulisan selanjutnya Siswi SMP Berjilbab Dipolisikan Usai Kritik Walkot Jambi, Mahfud MD: Lindungi Dia!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Eks Menag Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar dalam Kasus Kuota Haji

Berita
12 Agustus 2026 13:37
Otoritas Amerika Selidiki Insiden Helikopter Marine One Trump Nyaris Tabrakan dengan Pesawat Sipil
LPPOM Raih Indonesia Public Relations Awards 2026 Kategori Corporate Reputation
Ratusan Pemukim ‘Israel’ Nodai Masjidil Aqsha, Lakukan Ritual Yahudi
Turki, Arab Saudi, dan Pakistan Bentuk Pakta Pertahanan Makkah: “Serang Satu, Hadapi Bertiga” 

Terbaru

  • Prancis Desak Israel Tangkap Pemukim Yahudi yang Memblokade Rumah Warga Palestina di Qusra
  • PDRM Buru Sindikat Narkoba Terkait Pilot Malaysia yang Ditangkap di Bandara Soetta
  • Mahkamah Konstitusi Prancis Tidak Meloloskan Larangan Media Sosial Bagi Anak
  • Kibarkan Bendera Palestina, Ratusan Warga Yunani Hadang Kapal Pesiar Wisatawan ‘Israel’
  • 70 Ribu Warga Palestina Hadiri Shalat Jumat di Masjidil Aqsha, Ribuan Datang Sejak Subuh
  • Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
  • Ratusan Pemukim ‘Israel’ Nodai Masjidil Aqsha, Lakukan Ritual Yahudi
  • ‘Israel’ Kembali Langgar Gencatan Senjata, Bunuh Kepala Polisi Gaza
  • Lima Strategi PBNU untuk Wujudkan Pesantren Aman
  • RMI PBNU: Jangan Tutup-tutupi Kekerasan di Pesantren

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Internasional

Richard Rufus Dulu Bintang Sepakbola Sekarang Tukang Tipu £15 Juta

12 Januari 2023 19:27
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?