Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Unicef: Kolera Membunuh 600 Warga Yaman, 130.000 Lainnya Potensial Terjangkit

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Juni 2017 11:39 11:39 am
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Juni 2017 11:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sekitar 70.000 kasus kolera telah dilaporkan ke Unicef di Yaman, termasuk hampir 600 orang yang meninggal dunia bulan lalu, sementara penyakit itu terus menyebar cepat.

Lembaga di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa itu, yang bertugas memberikan bantuan kemanusiaan dan perkembangan untuk anak dan ibu di negara-negara berkembang, hari Jumat (2/6/2017) mengatakan situasi di Yaman sudah sangat buruk dan dengan cepat dapat berubah menjadi bencana.

“Kolera tidak perlu izin untuk melintasi pos pemeriksaan atau perbatasan, tidak pula membedakan kekuatan politik mana yang menguasai suatu daerah,” kata Direktur Regional Unicef Geert Cappelaere dalam pernyataan yang dimuat di situs lembaganya menyusul kunjungannya ke Yaman, seperti dikutip Aljazeera.

Dia memperingatkan bahwa dalam dua pekan mendatang kolera diperkirakan dapat menjangkiti 130.000 orang di Yaman.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Unicef mengatakan dalam kurun 72 jam terakhir saja sedikitnya 10.000 kasus kolera telah dilaporkan.

Lebih lanjut Cappelaere mengatakan bahwa tenaga kesehatan bekerja berpacu dengan waktu untuk mencegah kolera membunuh lebih banyak anak di Yaman, meskipun mereka sudah hampir 9 bulan tidak menerima gaji.

Menurut laporan PBB, sekarang ini hanya segelintir fasilitas medis yang masih berfungsi dan dua pertiga penduduk Yaman tidak memiliki akses air layak minum.

Kolera adalah penyakit yang menyebabkan diare akut yang menyebar lewat air minum yang terkontaminasi. Kondisi penderita bisa fatal jika dalam beberapa jam tidak segera ditangani.

Wabah kolera yang terjadi akhir tahun lalu bisa ditangani, tetapi setelah itu penyakit tersebut semakin sering muncul di kalangan masyarakat.

Data WHO menunjukkan Sanaa menjadi daerah yang paling parah, disusul oleh daerah tetangganya Provinsi Amanat Al-Semah.

Kasus-kasus kolera dilaporkan juga terjadi di kota-kota besar lain seperti Hodeidah, Taiz dan Aden.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan sekitar 17 juta dari 26 juta penduduk Yaman mengalami kekuarangan makanan dan sedikitnya 3 juta anak-anak mengalami malnutrisi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bulan Ramadhan Tidak Lewat di Turkistan Timur
Tulisan selanjutnya Milisi Syiah Iraq Ingin Masuki Suriah untuk Dukung Bashar al Assad

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan

Berita
12 Oktober 2026 23:35
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?