Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Protes Rakyat Menentang Presiden Serbia Memasuki Pekan Kesepuluh

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Februari 2019 20:05 8:05 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Februari 2019 20:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ribuan orang kembali turun ke jalan-jalan di ibukota Beograd Sabtu malam (9/2/2019) untuk memprotes pemerintah pimpinan Presiden Aleksandar Vucic. Demonstransi itu memasuki pekan kesepuluh.

Dilansir Euronews, unjuk rasa diikuti oleh masyarakat dari berbagai kalangan, partai-partai oposisi baik sayap kanan maupun kiri, para akademisi, mahasiswa dan orang kebanyakan.

Mereka semua berkeyakinan bahwa Serbia yang dipimpin oleh Aleksandar Vucic perlahan tapi pasti menuju pemerintahan otoriter dan negara itu diliputi kekerasan politik serta iklim ketakutan.

Salah satu penyelenggara unjuk rasa, Jelena Anasonovic, menjelaskan mengapa dirinya ikut aksi protes itu. “Kami berharap situasi di Serbia ini, di mana kekerasan semakin marak disebabkan gaya pemerintahan Partai Progresif Serbia, akan berubah,” ujarnya.

Setelah dua bulan lebih menggelar unjuk rasa mingguan, orang yang turun ke jalan jumlahnya masih tetap besar dan banyak analis politik menyakini demonstrasi itu mulai menggoyang pemerintah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Rezim menjadi agak goyah sejak aksi protes dimulai,” kata analis politik Jovo Bakic kepada Euronews.

“Rezim sepertinya mulai paham bahwa mereka tidak dapat melakukan semua yang ingin mereka lakukan dan pesan jelas tersebut merupakan legasi yang paling penting dari aksi-aksi protes ini.”

Unjuk rasa pertama kali digelar hanya di ibukota Serbia, Beograd. Tetapi pada bulan Januari tahun ini 30 kota lain di seantero Serbia menggelar protes serupa dan 20 kota mengumumkan akan melakukan demonstrasi di bulan Februari.

Reporter Euronews di Serbia Jorgen Samso menjelaskan, “Presiden Vucic mengatakan bahwa dirinya ingin bertemu dan mendengar suara dari rakyat yang tidak puas dengan caranya memerintah Serbia.”

“Namun pada saat yang sama dia juga mengatakan tidak akan tunduk dengan pemerasan (tekanan) dari oposisi. Oleh karena itu terjadi kebuntuan politik dan aksi protes terus berlanjut dan bahkan meluas ke seantero negeri.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Deklarasi NU Garis Lurus Dukung Prabowo-Sandi
Tulisan selanjutnya Gadis-Gadis Suriah Diserang di Berlin

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Berita
15 Oktober 2026 14:10
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?