Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Majalah Husnul Khotimah Studi Banding ke Majalah Suara Hidayatullah

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 26 Juni 2020 07:29 7:29 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 19 Februari 2014 09:42
Bagikan
Kunjungan ke redaksi Majalah Suara Hidayatullah di Jakarta
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebanyak 33 orang dari Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan, Jawa Barat menyambangi kantor redaksi Kelompok Media Hidayatullah (KMH) di Polonia, Jakarta Timur, Selasa, (18/o2/2014) kemarin.

Kepala Divisi Humas dan Dakwah PP Husnul Khotimah Drs Diding Tarmidi datang didampingi Pimpinan Redaksi (Pimred) majalah Husnul Khotimah Sanwani dan  sekretaris majalah Haris Setiadi. Didampingi pula pimred sebelumnya Apriadi, serta Nono Sudana dan Ahmad Alfian Dzulfikar, keduanya staf pesantren.

Hadir pula puluhan santri yang juga kru majalah tersebut. Selain bersilaturahim, mereka melakukan studi banding tentang manajemen pengelolaan media dakwah Islam berbasis majalah dan online.

“Majalah Husnul Khotimah, majalah ini baru berusia 6 tahun, baru mulai tahun 2008. Sehingga perlu banyak studi banding, melihat majalah-majalah lain yang usianya lebih dahulu daripada kami,” ujar Sanwani dalam sambutannnya.

Rombongan ini diterima Pemimpin Redaksi (Pemred) KMH Mahladi, Pemred majalah Suara Hidayatullah Dadang Kusmayadi dan segenap jajarannya. Hadir pula staf Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah (YWASH) Mamik Hidayat.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kami yang pertama ingin belajar kepada majalah (Suara) Hidayatullah bagaimana mengelola majalah, tadinya majalah komunitas kemudian bisa berkembang menjadi majalah yang tersebar luas,” tambah Sanwani.

Di antara yang mereka pelajari mulai proses perencanaan sebuah majalah, naik cetak, sampai penyebarannya.

“Kemudian bisa sampai meyakinkan masyarakat bisa tahu membeli majalah ini gitu,” ujar Sanwani.

Mahladi mengatakan, dalam penggarapan sebuah majalah, ada proses-proses yang harus dilalui. Mulai rapat perencanaan hingga rapat evaluasi. Adapun di antara hambatan saat hendak memenuhi target deadline, adalah situasi kepepet.

“Yang harus kita bunuh kepepet itu,” ujarnya berpesan.

Majalah Suara Hidayatullah sendiri, katanya, adalah majalah yang dibuat oleh ormas Hidayatullah untuk umum.

“Jadi bukan majalah internal,” ujarnya memperkenalkan majalah tersebut kepada para tamu.

Sehingga majalah ini, lanjutnya, tidak hanya dibaca oleh orang-orang Hidayatullah. Tapi juga dibaca oleh saudara-saudara di Tarbiyah, Salafi, HTI, NU, dan sebagainya.

“Itu untuk merangkul semua kalangan tadi. Majalah ini tidak kepunyaan pribadi, jadi tidak menghidupkan untuk seseorang. Laba terbesar majalah ini untuk membesarkan organisasi,” ungkapnya.

Untuk Semua Kalangan

Seorang pengurus majalah Husnul Khotimah lantas bertanya, dalam rubrikasi, apa yang harus didobrak, mengingat majalah tersebut masih muda dan bersifat internal pesantren.

Mahladi menjawab bahwa sebaiknya sebuah majalah diterbitkan untuk umum, tak sebatas kalangan tersendiri.

“Kalau ada majalah hanya untuk kelompok dia saja, itu mempersempit. Orientasi kita kepada pasar,” jelasnya.

Meski begitu, majalah bukan berarti mengikuti pasar sepenuhnya. Harus punya koridor, tapi jangan dipersempit falsafahnya. Tidak menerima semua keinginan pembaca.

“Bisa kebablasan,” dalihnya.

Dadang Kusmayadi menjelaskan sejarah singkat majalah Suara Hidayatullah. Majalah ini telah berusia 26 tahun. Berawal dari keberadaan Pesantren Hidayatullah di Balikpapan, Kalimantan Timur, yang didirikan Allahuyarham Ustadz Abdullah Said.

“Almarhum Abdullah Said mendirikan pesantren pada tahun 1970. Baru beberapa tahun kemudian, karena dakwahnya semakin banyak, makin diminati, sehingga ada inisiatif dari pengurus Pesantren Hidayatullah untuk merangkum, mencatat hasil ceramah-ceramahnya. Kemudian dicetak dalam bentuk buletin,” tutur Dadang.

Dari buletin itu, lanjutnya, majalah Suara Hidayatullah mengalami peningkatan sedikit demi sedikit. Dalam perjalanannya, pengerjaannya pindah ke Surabaya dan kini berpusat di Jakarta.

Selain membahas majalah, Husnul Khotimah juga menanyakan soal penggarapan media online. Khususnya situs Hidayatullah.com di bawah naungan KMH.

Sanwani pun menyampaikan terima kasih atas studi banding yang berlangsung sejam lebih ini.

“Terima kasih atas ilmu telah diberikan kepada kami. (Mulai) semangat menjalankan majalah, kemudian beberapa masalah teknis di lapangan. Mudah-mudahan silaturahmi tidak sampai di sini saja,” pungkasnya.

Di akhir acara, diadakan serah terima cinderamata dari Majalah Husnul Khotimah kepada Suara Hidayatullah, dan sebaliknya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:media
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BMH Salurkan 200 Paket Pendidikan di Manado
Tulisan selanjutnya Utamakan Hewan daripada Agama, Denmark Larang Penyembelihan Halal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?