Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menlu Prancis Terbang ke Iraq, Bicarakan Pengadilan Tawanan ISIS

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Oktober 2019 11:41 11:41 am
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Oktober 2019 11:41
Bagikan
Istri dan anak anggota ISIS ditahan di Iraq.
Bagikan

Hidayatullah.com—Menteri Luar Negeri Prancis berangkat ke Iraq hari Kamis (17/10/2019) guna membicarakan proses hukum para tersangka anggota ISIS yang ditahan di Suriah.

Negara-negara Eropa berusaha memproses cepat pemindahan ribuan militan asing dari kamp-kamp penjara di Suriah dan menempatkan mereka di Iraq untuk diadili.

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Ives Le Drian memimpin perundingan-perundingan dengan pemerintah Iraq dan berusaha membuat kerangka kerja hukum guna mengawasi jalannya proses peradilan para militan asing tersebut.

Pemerintah Iraq berusaha mendapatkan kompensasi finansial jutaan dolar dari Uni Eropa untuk kesediaan mereka menampung tahanan militan asing asal Eropa.

“Pokok bahasan dengan pihak berwenang Iraq adalah mencari sistem peradilan yang dapat mengadili semua pelaga asing ini, termasuk mereka yang berasal dari Prancis,” kata Le Drian kepada BFM TV menjelang keberangkatannya seperti dilansir Euronews.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Iraq mengalami sejumlah pertempuran paling mematikan dengan ISIS dan pihak berwenang di negara itu sudah mengadili sejumlah tersangka pemberontak.

Le Drian mengatakan sembilan wanita Prancis melarikan diri hari Ahad (13/10/2019) dari kamp Ain Issa yang dikontrol pasukan Kurdi di timur laut Suriah. Para pejabat Kurdi mengatakan hampir 800 orang tawanan melarikan diri dari kamp itu menyusul serangan militer Turki yang sedang berusaha membuat zona aman di bagian utara Suriah dan mengusir pasukan Kurdi dari kawasan itu.

Le Drian mengatakan para wanita yang bergabung dengan ISIS juga harus diadili di kawasan itu, meskipun pemerintah Paris akan membawa anak-anak mereka kembali ke Prancis.

“Para wanita yang pergi ke kawasan (konflik) itu pada 2015 menyadari apa yang mereka lakukan. Mereka bukan turis. Mereka bertarung melawan Prancis dan harus diadili (di Iraq) apabila memungkinkan,” kata Menlu Prancis itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:iraqISISPrancissuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya kuasa hukum farid okbah Komnas HAM: Kerusuhan Wamena Tak Terkait SARA
Tulisan selanjutnya Para Takmir Masjid di Lereng Merapi Senang Diberi Al-Qur’an

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Yahudi Haredi Wajib Militer
Berita

Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Berita
20 Oktober 2026 13:10
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?