Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Polisi Jerman Tangkap Ratusan Orang Demonstran ‘Anti-Corona’

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Agustus 2020 20:42 8:42 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Agustus 2020 20:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Polisi di Berlin menangkap 300 orang saat protes menentang kebijakan-kebijakan yang membatasi kehidupan mereka selama pandemi Covid-19.

Sekitar 38.000 orang turun ke jalan di kota itu untuk ambil bagian dalam aksi protes itu, yang sebagian besar berlangsung damai.

Sekitar 200 orang ditangkap dalam satu lokasi aksi protes di Grandenburg Tor yang rusuh, yang menurut pihak berwenang dipicu oleh agitator-agitator sayap kanan-jauh yang kata aparat melemparkan batu dan botol.

“Sayangnya, kami tidak memiliki pilihan lain,” kata Kepolisian Berlin di Twitter hari Sabtu (29/8/2020) seperti dilansir BBC. “Semua kebijakan yang diambil sejauh ini disebabkan peraturan (berunjuk rasa) tidak dipatuhi.”

Kelompok demonstran kedua yang diikuti sekitar 30.00 orang berkumpul dengan lebih damai untuk mendengarkan pidato-pidato pemimpin protes.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Termasuk yang ditangkap dalam aksi-aksi protes itu adalah penulis buku masak yang juga seorang pengusung teori konspirasi Attila Hidmann, yang menyapa kerumunan orang melalui pengeras suara di dekat Kedutaan Besar Rusia di Unter den Linden.

Sejumlah demonstran lantas menerobos penghalang di gedung Reichstag dan berusaha dibubarkan oleh polisi dengan menggunakan semprotan merica.

Situs berita Deutsche Welle melaporkan bahwa bendera-bendera dan T-shirt pendukung kelompok kanan-jauh terlihat di antara kerumunan tersebut.

Unjuk rasa di sekitar monumen Siegessäule (Pilar Kemenangan) digelar oleh gerakan Querdenken 711, organisasi yang berbasis di Stuttgart). Di media sosial Facebook kelompok itu memiliki 16.000 pengikut dan sebagian besar berkomunikasi lewat app Telegram.

Kelompok tersebut meyakini beragam regulasi berkaitan dengan Covid-19 telah melanggar hak-hak dasar dan kebebasan yang dijamin sepenuhnya oleh konstitusi Jerman, dan mereka ingin berbagai aturan yang membatasi itu agar dicabut.

Sebelumnya, pada 1 Agustus kelompok yang sama pernah menggelar aksi protes serupa di Berlin dengan tajuk “Hari Kebebasan”. Ribuan orang menyemut memprotes kebijakan pemerintah, dan di antara mereka banyak penganut teori konspirasi yang tidak percaya Covid-19 itu benar ada.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BerlinJermanKanan-jauhteori konspirasi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aktivis dan Nakes Hong Kong Ajak Boikot Tes Massal Covid-19
Tulisan selanjutnya Tengku Zulkarnain Cadar Tengku Zulkarnain Minta Jokowi Juga Ajak Pejabat Takut kepada Allah dan Api Neraka

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?