Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ambulans di Los Angeles Diperintahkan Tidak Membawa Pasien Sekarat ke Rumah Sakit

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Januari 2021 16:14 4:14 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Januari 2021 08:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Petugas ambulans di Los Angeles County, California, sudah diberitahu agar tidak membawa ke rumah sakit pasien-pasien yang kemungkinan bertahan hidupnya sangat rendah atau sekarat.

Dilansir BBC Selasa (5/1/2021), arahan tersebut muncul ketika aparat berwenang mengatakan wilayah itu segera akan mengalami lebih dari 1.000 kematian Covid-19 per hari, dan rumah sakit akan kewalahan menangani pasien.

Tidak hanya itu, petugas kedaruratan diminta memangkas penggunaan oksigen, yang persediaannya menipis dikarenakan pandemi coronavirus.

Tempat tidur di berbagai rumah sakit di LA semakin sedikit dan aparat terkait khawatir akan lonjakan pasien usai masa liburan panjang Natal dan tahun baru.

LA County Department of Public Health hari Senin melaporkan 9.142 kasus baru Covid-19 dan tambahan 77 kematian. Daerah itu, yang merupakan wilayah di Amerika Serikat paling parah terdampak coronavirus, sejak awal pandemi sudah mencatat 818.000 infeksi dan lebih dari 10.700 kematian Covid-19.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Rumah sakit di California, yang sudah mencapai kapasitas maksimumnya, mengerahkan petugas untuk memeriksa pasien di sejumlah toko, tempat parkir dan tenda-tenda. Mobil ambulans tampak berbaris antre di banyak rumah sakit menunggu giliran menurunkan pasien di unit gawat darurat.

Dr Marianne Gausche-Hill, direktur medis LA County’s Emergency Services Agency yang mengeluarkan arah tersebut, kepada CBS News mengatakan bahwa petugas ambulans masih tetap bekerja menyelamatkan nyawa pasien di tempat.

Hanya saja, kata dokter itu, kali ini situasi agak berbeda di mana pasien yang tidak berhasil diselamatkan dengan resusitasi di tempat tidak perlu dilarikan ke rumah sakit karena peluang hidupnya rendah.

“Kami sudah memahaminya dan kami hanya tidak ingin hal itu berdampak pada rumah sakit kita,” ujarnya.

Merawat pasien serangan jantung dan stroke ditempat dapat meningkatkan peluang bertahan hidup, imbuhnya.

New York City pernah mengeluarkan arahan serupa kepada petugas ambulans pada April 2020, ketika kota megapolitan paling padat penduduknya di Amerika Serikat itu mengalami puncak pandemi Covid-19. NYC melarang petugas membawa ke rumah sakit pasien yang tidak berhasil diresusitasi di tempat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ambulansAmerika Serikatcalifornialos angeles
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Israel’ Menambahkan Dua Saluran Berita yang Tayang di UEA
Tulisan selanjutnya Kemuliaan di Balik Cacian

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Berita
16 Oktober 2026 15:36
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?