Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bela ‘Israel’, Hubungan Inggris-Palestina Mencapai ‘Titik Terendah’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 April 2021 10:21 10:21 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 April 2021 10:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Hubungan Inggris-Palestina telah mencapai “titik terendah”, Misi Palestina ke Inggris mengatakan pada Kamis (15/04/2021). Hal itu setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengumumkan bahwa Inggris menentang keputusan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk menyelidiki ‘Israel’ atas kemungkinan kejahatan perang.

Dalam sepucuk surat kepada kelompok lobi Conservative Friends of Israel di Inggris, Johnson mengatakan pemerintahnya “menghormati kemerdekaan” tetapi pengadilan menentang penyelidikan khusus ini ke ‘Israel’, lapor Anadolu Agency. “Investigasi ini memberi kesan sebagai serangan parsial dan merugikan terhadap teman dan sekutu Inggris,” tambahnya dalam surat itu.

Di Inggris, baik Labour Friends of Israel dan Conservative Friends of Israel telah menikmati hubungan dekat dengan misi Tel Aviv di London. Misi Palestina dalam sebuah pernyataan yang diunggh di situs webnya mengutuk pengumuman itu, yang digambarkannya sebagai “sangat disesalkan”.

Ini adalah kontradiksi hukum internasional dan kebijakan Inggris sebelumnya, katanya. “Jelas bahwa Inggris sekarang percaya ‘Israel’ berada di atas hukum. Tidak ada interpretasi lain dari pernyataan yang memberikan carte blanche kepada ‘Israel’,” misi tersebut menekankan.

Pengumuman tersebut menandai titik terendah dalam hubungan diplomatik dan merusak kredibilitas Inggris di panggung internasional, tambahnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

ICC meluncurkan penyelidikan resmi bulan lalu atas dugaan kekejaman di Tepi Barat yang diduduki, Baitul Maqdis, dan Jalur Gaza. Ini diharapkan mencakup perang Gaza 2014, bentrokan perbatasan Gaza 2018 dan pembangunan permukiman ilegal ‘Israel’ di Tepi Barat.

Ratusan orang ‘Israel’ ditempatkan pada risiko penuntutan karena penyelidikan tersebut, termasuk tentara dan tokoh politik senior. Johnson mengatakan dalam suratnya bahwa ICC tidak memiliki yurisdiksi untuk menyelidiki karena “‘Israel’ bukanlah pihak dalam Statuta Roma, yang mendirikan pengadilan, dan Palestina bukanlah negara berdaulat.”

“Jika Tuan Johnson membantah ini, dia mempermasalahkan keabsahan pengadilan. Selain itu, ia bertentangan dengan kebijakan Inggris, yang jelas bahwa permukiman merupakan pelanggaran hukum internasional dan oleh karena itu kejahatan perang,” ungkap pernyataan misi Palestina itu.

Pernyataan itu menambahkan bahwa jika ‘Israel’ tidak bertanggung jawab atas tindakannya, tidak ada insentif untuk mematuhi hukum internasional, dan jika “teman dan sekutu” dikecualikan dari hukum internasional, tidak ada dasar untuk tatanan global berbasis aturan.

Misi Palestina mengatakan Inggris memiliki kesempatan untuk menjadi mediator yang penting dan positif dalam upaya untuk mengamankan perdamaian abadi sejalan dengan hukum internasional, dan memiliki tanggung jawab bersejarah bagi rakyat Palestina, yang telah berperan dalam menciptakan masalah tersebut sejak awal tempat.

Inggris adalah pendukung utama penjajah ‘Israel’ di bumi Palestina. Melalui Deklarasi Balfour, yang dikeluarkan pada 2 November 1917, Kerajaan Inggris Raya mendirikan sebuah ‘negara Yahudi’ di tanah banga Palestina. *

Baca juga: 100 Tahun Kejahatan Balfour dan Dosa Inggris terhadap Palestina

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ICCinggrisisraelkejahatan perangpalestinaPengadilan Kriminal Internasional
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penjajah Mengebom Beberapa Daerah di Jalur Gaza Pesawat Tempur Penjajah Mengebom Beberapa Daerah di Jalur Gaza
Tulisan selanjutnya Tips Merawat Hati dari Imam al Ghazali

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Berita
13 Oktober 2026 16:03
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?