Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Zimbabwe Larang Warganya yang Belum Divaksinasi Mengikuti Kebaktian Gereja

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 September 2021 19:49 7:49 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 September 2021 19:49
Bagikan
Vaksin Zifivax
Petugas menyiapkan dosis vaksin Sinovac sebelum disuntikkan pada kegiatan Vaksinasi Massal untuk Santri di Ponpes Hidayatullah Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (31/08/2021).
Bagikan

Hidayatullah.com—Parlemen Zimbabwe hari Selasa (14/9/2021) meloloskan aturan yang melarang orang yang belum divaksinasi Covid-19 mengikuti kebaktian di gereja.

Awal bulan ini negara itu sudah mewajibkan vaksinasi bagi aparatur sipil negara dan guru.

Vaksinasi juga menjadi prasyarat bagi mereka yang berjual-beli di pasar, berolahraga di pusat kebugaran, makan di restoran dan menjalani ujian universitas.

“Sehubungan dengan gereja, kabinet memutuskan hanya jemaat yang sudah divaksinasi yang dapat menghadiri kebaktian,” kata pernyataan yang dikeluarkan setelah rapat kabinet, lansir AFP.

Hanya sekitar 2,8 juta dari 15 juta penduduk Zimbabwe sejauh ini yang telah menerima dosis vaksin pertama.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Negara itu mencatat lebih dari 126.300 infeksi coronavirus dan 4.543 lebih kematian sejak awal pandemi.

Pengadilan Tinggi Zimbabwe sebelumnya pada hari Selasa menolak permohonan oleh Zimbabwe Congress of Trade Unions yang menolak vaksinasi wajib bagi para pekerja.

Zimbabwei sejauh ini mengandalkan vaksin yang diproduksi di China, India dan Rusia, tetapi baru-baru ini menyetujui penggunaan darurat vaksin Johnson & Johnson.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19gerejavaksinZimbabwe
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya disparitas hukum Banyak Lapas Over Kapasitas, Anggota Komisi III DPR: Ada Tiga Hal yang Harus Dibenahi Sekaligus
Tulisan selanjutnya Pemerintah Baru Afghanistan Rombak Kurikulum Pendidikan Sesuai Islam, UNESCO Sewot

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Berita
17 Oktober 2026 10:07
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?