Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Opini

Jadilah “Cebong” dan “Kampret” yang Adil

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Januari 2023 08:24 8:24 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Januari 2023 10:30
Bagikan
ilustrasi: politik.com
Bagikan

Bicara “Cebong” dan “Kampret” harus adil, tidak merendahkan orang yang berbeda pilihan politik dengannya

Oleh: Mahladi Murni

Hidayatullah.com | PESTA demokrasi selalu diwarnai oleh pembelahan masyarakat. Pada pilpres tahun 2019, misalnya, masyarakat terbelah menjadi dua kubu besar berdasarkan dua paslon yang sedang bertarung. Ada kubu yang disebut “cebong”, ada pula kubu yang disebut “kampret”.

Lalu bagaimana sikap kita terhadap fenomena pembelahan masyarakat seperti ini? Menarik penjelasan Wakil Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), Habib Nabil al-Muﷺwa, saat memberikan materi al-wasathiyah pada acara Standardisasi Dai MUI Angkatan ke-18, Senin, 28 November 2022, di Wisma Mandiri, Jakarta.

Menurut Habib Nabil, kita tak bisa memaksa masyarakat untuk punya pilihan politik yang sama. Negara justru menjamin kebebasan masyarakat untuk memilih pasangan calonnya sendiri-sendiri.  

Baca Juga

Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?
Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai

Karena itu, kata Habib Nabil, fenomena terbelahnya masyarakat berdasarkan pilihannya seperti “cebong” dan “kampret” sebetulnya wajar-wajar saja. Yang menjadi masalah adalah ketika keberpihakan tersebut menjadikan seseorang berperilaku ekstrim dan jauh dari sikap adil.

“Seharusnya, kalau mau jadi cebong, jadilah cebong yang adil. Begitu juga kalau mau jadi kampret, jadilah kampret yang adil,” tutur Habib Nabil. Adil inilah gambaran dari sikap al-wasathiyah.

Istilah wasathiyah, bila dirunut dari bahasa aslinya, yaitu wasatha, mempunyai beberapa arti. Satu di antaranya adalah adil.

Orang yang adil adalah orang yang menempatkan segala sesuatu sesuai dengan tempatnya. Majikan yang adil, misalnya, akan membayarkan upah karyawannya sesuai dengan kesepakatan di antara keduanya, baik jumlah maupun waktu.

Begitu pula seorang hakim yang adil, akan membuat keputusan yang obyektif sesuai dengan fakta hukum yang sebenarnya. Kebalikan dari adil adalah zalim.

Orang yang zalim biasanya akan berbuat sekehendaknya. Ia tak peduli dengan aturan agama. Ia akan melanggar kesepakatan yang telah dia buat. Sikap seperti ini sudah pasti akan menyakiti dan merugikan orang lain.

Selain itu, kata wasathiyah juga bermakna pertengahan. Artinya, tidak terlalu ke kiri, tidak juga terlalu ke kanan. Singkatnya, wasathiyah bermakna tidak berlebih-lebihan.

Dengan demikian, kembali kepada pernyataan Habib Nabil, “cebong” yang adil atau “kampret” yang adil tak akan mungkin menebar hoaks, apalagi fitnah, menghina dan merendahkan, terlebih lagi membuat makar.

“Cebong” dan “kampret” yang adil sudah pasti berbicara sesuai fakta, tidak berlebihan dalam menilai sesuatu, dan tidak pula merendahkan orang yang berbeda pilihan politik dengannya.

Nah, jika semua anak bangsa sudah mampu berbuat adil, termasuk kontestan pemilu dan penyelenggara pemilu, maka tak akan ada lagi kekhawatiran pesta demokrasi kelak akan berakhir ricuh. Wallahu a’lam. *

Penulis anggota pengurus MUI Pusat

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:cebongKampret
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pegunungan Makkah Menghijau, Tanda Kiamat?
Tulisan selanjutnya Menteri Keamanan Nasional ‘Israel’ Perintahkan Penurunan Bendera Palestina di Tempat Umum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Berita
17 Oktober 2026 09:35
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Opini

Mendudukkan Kasus Kejahatan Seksual di FHUI

24 April 2026 20:20
Opini

Flotilla Indonesia to Gaza 2.0: Peluang, Tantangan, Transparansi

13 April 2026 18:00
ArtikelOpini

Menyikapi Fenomena ‘Cocoklogi’: Mengaitkan Peristiwa Kontemporer dengan Nubuat Akhir Zaman

18 Maret 2026 09:00
Opini

Board of Peace dan International Stabilization Forces: 5 Tanda Bahaya bagi Diplomasi Indonesia

20 Februari 2026 16:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?