Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dokter Staf Senior WHO Dipecat Terkait 3 Kasus Pelecehan Seksual

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 April 2023 13:49 1:49 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 April 2023 13:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), hari Senin (24/4/2/23), mengatakan telah memecat seorang dokter staf seniornya yang terkait sedikitnya 3 kasus pelanggaran seksual.

Dokter asal Fiji bernama Temo Waqanivalu telah diberhentikan dari WHO menyusul temuan pelanggaran seksual berkaitan dengannya dan proses disipliner terkait,” kata Marcia Poole kepada AFP melalui email.

Dalam emailnya, Poole menekankan bahwa “pelanggaran seksual dalam bentuk apa pun oleh siapa pun yang bekerja untuk WHO – baik itu sebagai staf, konsultan, mitra – tidak dapat diterima.”

“Kami mendorong semua orang yang mungkin terdampak oleh pelanggaran seksual untuk melapor melalui mekanisme pelaporan rahasia kami,” imbuhnya.

Laporan Associated Press pada bulan Januari menyebut nama Temo Waqanivalu sebagai tersangka pelaku pelecehan seksual yang terjadi saat penyelenggaraan World Health Summit di Berlin pada Oktober 2022.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Seorang dokter muda asal Inggris, Rosie James, berkicau di Twitter bahwa dirinya menjadi korban serangan seksual oleh seorang staf WHO dalam pertemuan tersebut, menyinggung janji WHO sebelumnya untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus-kasus seksual yang melibatkan stafnya.

Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus sendiri menanggapi cuitannya, mengatakan dia “ngeri” dengan tuduhan itu dan menawarkan bantuan pribadi, menekankan bahwa badan yang dipimpinnya “tidak mentoleransi pelanggaran seksual.”

Laporan Associated Press tersebut juga mengatakan bahwa Waqanivalu sebelumnya pernah dituduh melakukan pelanggaran seksual serupa pada 2018, tetapi tidak ada konsekuensi terhadap karirnya.

Pada awal bulan ini, Financial Times mengatakan sudah mengungkap tuduhan ketiga terhadap pejabat tinggi di divisi penyakit tidak menular WHO itu, kasus yang terjadi pada 2017.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dokterHeadlinePelanggaran seksualTemu WaqanivaluWHO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PBB: Jumlah Penduduk India akan Melampaui China Akhir Pekan Ini
Tulisan selanjutnya Partai Demokrat Janji Legalisasi Sex Toy

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?