Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Petugas Medis Dikejar Orang Bersenjata, 600 Penderita Ebola Meninggal

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Juli 2014 09:52 9:52 am
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Juli 2014 09:51
Bagikan
Pasien Ebola di Uganda sedang dirawat petugas medis.
Bagikan

Hidayatullah.com—Wabah Ebola di Afrika Barat sejak bulan Februari 2014telah merenggut nyawa 603 orang, dengan sedikitnya 68 kematian dari tiga negara saja pekan lalu, lapor lembaga kesehatan dunia WHO.

Hari Selasa (15/7/2014) WHO mengatakan ada 85 kasus baru antara 8 hingga 12 Juli. Hal itu menunjukkan tingginya angka penularan penyakit mematikan tersebut.

Tenaga-tenaga medis internasional maupun lokal kesulitan untuk mengakses komunitas-komunitas masyarakat, karena penduduk takut jika orang luar justru akan semakin menularkan pernyakit itu dan bukannya memberantasnya.

“Sulit bagi kami untuk bisa masuk ke masyarakat di mana ada perlawanan terhadap orang luar,” kata jurubicara WHO Dan Epstein saat bertemu pers di Jenewa.

“Kami masih harus menghadapi kabar burung, kecurigaan dan sikap permusuhan. Orang-orang itu terisolasi, mereka resah, mereka ketakutan.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di Sierra Leone dan Guinea para pakar menduga sejumlah penderita sengaja disembunyikan oleh keluarga dan teman-temannya karena mereka percaya bahwa jika dirawat di rumah sakit itu berarti “vonis mati”.

Di Liberia perlawanan masyarakat bahkan lebih keras lagi, petugas kesehatan  dikejar-kejar oleh kelompok bersenjata yang berusaha mengusir mereka.

Sierra Leone mencatat angka kematian terbanyak yaitu 52, termasuk kasus Ebola yang sudah dikonfirmasi, kemungkinan dan dicurigai, lapor Reuters dikutip Aljazeera.

Di Liberia ada 13 kasus dan Guinea 3 kasus, menurut data WHO.

Epstein mengatakan fokus utama di tiga negara itu adalah melacak orang-orang yang pernah berhubungan dengan orang-orang pengidap virus Ebola dan memantau kondisi mereka selama masa inkubasi 21 hari untuk memastikan apakah mereka tertular atau tidak.

“Mungkin butuh waktu berbulan-bulan sebelum kita bisa menangani epidemi ini,” imbuh Epstein.

Wabah Ebola berawal di wilayah pedalaman tenggara Guinea, kemudian menyebar ke daerah-daerah perbatasan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ini Klarifikasi Quraish Shihab tentang “Nabi Tak Masuk Surga” di Tayangan Tafsir al-Mishbah
Tulisan selanjutnya Di Swiss 1 dari 13 Orang Hidup dalam Kemiskinan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

Berita
19 Oktober 2026 16:57
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan

Terbaru

  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?