Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Trauma Perang Gaza, Tentara Zionis Israel Bakar Diri

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 7 Agustus 2023 13:20 1:20 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 7 Agustus 2023 12:30
Bagikan
Tentara Israel mewek
Bagikan

Hidayatullah.com – Seorang tentara Israel tewas pada Kamis usai membakar dirinya sendiri setelah permintaan status disabilitasnya ditolak Kementerian Pertahanan.

Permintaan tersebut lantaran dirinya mengalami stres pasca-trauma (PTSD) akibat berpartisipasi dalam serangan ke Gaza dari tahun 2008 dan 2011.

Tentara berusia 33 tahun bernama Bar Kalaf sempat dilarikan ke Pusat Medis pada Selasa pekan lalu, namun nyawanya tidak bisa diselamatkan. Keluarga menyalahkan kelalaian Israel yang menyebabkan tindakan bunuh diri tersebut.

Kalaf, yang bertugas di ketentaraan dari 2008 hingga 2011 dan berpartisipasi dalam serangan Operation Protective Edge di Gaza sebagai tentara cadangan, telah mencari pengakuan untuk gangguan stres pasca-trauma (PTSD) terkait dengan pengabdiannya. Namun, Kementerian Pertahanan menolak lamarannya, dengan menyatakan bahwa dia didiagnosis dengan “penyakit mental” yang tidak terkait langsung dengan tugas militernya. Kementerian menegaskan, kasus Kalaf diperiksa secara menyeluruh sebelum keputusan diambil.

Menurut keluarga Kalaf, dia merasa sangat putus asa karena permohonan bantuannya tidak dijawab. Mereka mengklaim bahwa komite medis yang bertanggung jawab untuk mengevaluasi permintaannya gagal melakukan pemeriksaan menyeluruh atas kondisinya, yang berujung pada penolakan status disabilitasnya. Mereka mengkritik proses evaluasi singkat, menyatakan bahwa tidak cukup untuk menilai kompleksitas perjuangan kesehatan mental putranya.

Baca Juga

Suriah akan Ubah Pangkalan Militer Rusia Jadi Pusat Pelatihan Bersama
Gandeng ICMI dan BRIN, Pemprov Maluku Tegaskan Pentingnya Kebijakan Berbasis Riset
Genosida ‘Israel’ Sebabkan Ribuan Muslimah Gaza Keguguran
Sita Kontainer Tujuan ‘Israel’, Malaysia Tegaskan Larangan Berhubungan dengan Zionis
Inilah Lima Poin Utama Pakta Pertahanan Mekkah antara Turki-Arab Saudi dan Pakistan

Operation Protective Edge, serangan Israel yang menurut keluarga Kalaf menyebabkan PTSD, adalah salah satu serangan militer paling brutal ke Gaza. Israel melancarkan serangan militer selama tiga minggu terhadap Jalur Gaza, menewaskan hampir 1.400 warga Palestina dan melukai ribuan lainnya.

Keluarga percaya bahwa perhatian yang tepat terhadap masalah kesehatan mental harus menjadi prioritas, terutama bagi individu muda yang menjalani tugas militer yang intens.

Kalaf adalah tentara Israel kedua yang bertugas selama Operation Protective Edge yang bunuh diri dengan membakar diri. Dua tahun lalu, veteran berusia 26 tahun, Itzik Saidian, yang didiagnosis menderita PTSD, mencoba bunuh diri.

Penyelidikan awal menunjukkan bahwa mantan prajurit itu mengeluarkan sebotol zat yang mudah terbakar, menuangkannya ke dirinya sendiri, dan membakarnya di pintu masuk sebuah gedung milik Kementerian Pertahanan.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bunuh dirigazapalestinatentara Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Museum Australia Akan Kembalikan Artefak Curian ke Kamboja
Tulisan selanjutnya Wanita Arab Saudi Ini Masuk Sekolah di Usia 110 Tahun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sepekan Tiga Kapal Tanker Uni Emirat Dihatam Misil dan Drone di Selat Hormuz

Berita
8 Agustus 2026 11:48
Mayoritas Orang Amerika Menentang Perang AS-Iran, Menurut Jajak Pendapat Reuters/Ipsos
Libanon, Israel Susun Daftar Negara Mana yang Bisa Kirim Pasukan Pantau Perlucutan Senjata Hizbullah
Inggris Selidiki Badan Amal yang Diduga Danai Permukiman Ilegal ‘Israel’ di Palestina
Dapat Kartu Pink Pengungsi Myanmar Mulai Diperbolehkan Bekerja di Thailand

Terbaru

  • Suriah akan Ubah Pangkalan Militer Rusia Jadi Pusat Pelatihan Bersama
  • Gandeng ICMI dan BRIN, Pemprov Maluku Tegaskan Pentingnya Kebijakan Berbasis Riset
  • Genosida ‘Israel’ Sebabkan Ribuan Muslimah Gaza Keguguran
  • Sita Kontainer Tujuan ‘Israel’, Malaysia Tegaskan Larangan Berhubungan dengan Zionis
  • Inilah Lima Poin Utama Pakta Pertahanan Mekkah antara Turki-Arab Saudi dan Pakistan
  • Liga Arab Sambut Pakta Pertahanan Makkah untuk Dunia Islam
  • Turki, Arab Saudi, dan Pakistan Bentuk Pakta Pertahanan Makkah: “Serang Satu, Hadapi Bertiga” 
  • Peringatan Arbain, Pro-Rezim Iran Bentrok dengan Pendukung Sadiq al-Shirazi
  • Pasukan Keamanan Nigeria Selamatkan 308 Korban Penculikan dari Taman Nasional Danau Kainji
  • Seminar Hidayatullah Bahas Isu LGSP dari Perspektif Psikologi, Keluarga dan Hukum

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Liga Arab Sambut Pakta Pertahanan Makkah untuk Dunia Islam

9 Agustus 2026 17:57
Berita

Turki, Arab Saudi, dan Pakistan Bentuk Pakta Pertahanan Makkah: “Serang Satu, Hadapi Bertiga” 

9 Agustus 2026 17:39
Berita

Peringatan Arbain, Pro-Rezim Iran Bentrok dengan Pendukung Sadiq al-Shirazi

9 Agustus 2026 14:57
Berita

Pasukan Keamanan Nigeria Selamatkan 308 Korban Penculikan dari Taman Nasional Danau Kainji

9 Agustus 2026 13:59
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?