Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kelompok Pro-Zionis Teror Media Australia dengan 40 Ribu Email Komplain

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 23 September 2026 17:08 5:08 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 23 September 2026 17:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Kelompok aktivis pro-Zionis menggunakan platform kecerdasan buatan (AI) untuk mengirimkan puluhan ribu email komplain terkait liputan Gaza dan ‘Israel’ ke ABC, sebuah media nasional Australia.

Belum jelas apakah pengiriman puluhan ribu aduan itu untuk memanipulasi media bahwa opini publik mendukung Zionis atau sebagai teror.

Investigasi Sydney Morning Herald mengungkap bahwa Pen Power Australia, kelompok pro-Zionis yang dipimpin John Grimwade, menggunakan AI bernama Activist Mailer untuk mengirimkan 40.000 email komplain ke dewan direksi, manajemen serta ombudsman ABC secara bertahap.

Menurut hasil investigasi Pen Power telah berulangkali melakukan aksinya mengirimkan aduan terkait Gaza, ‘Israel’ dan topik terkait. Jumlah aduan berkisar antara 100 hingga beberapa ribu setiap target.

Grimwade, pengelola Pen Power, mengonfirmasi kepada Herald bahwa ia menggunakan Activist Mailer. Platform ini memungkinkan pengguna mengoordinasikan pengiriman email dengan bantuan AI untuk mengubah pilihan kata, nada, format, panjang email dari templat yang ada. Sehingga setiap pesan tampak unik dan personal meskipun memiliki pengaduan yang sama.

Baca Juga

Iran Eksekusi Mati Pria Jaish al-Adl Terlibat Penyerangan Kantor Polisi
Kepala Intelijen Turki: “Tidak ada Palestina tanpa Gaza”
Apresiasi LPH Hidayatullah, Wagub Jateng Ajak Bersama Bangun Sistem Halal Indonesia
Parlemen Dukung Pakta Pertahanan Mekkah, Turki Bisa Kirim Bantuan Militer ke Saudi
Pemukim Ilegal ‘Israel’ Meneror Petani Zaitun Palestina di Seluruh Tepi Barat

Email-email tersebut dikirimkan melalui inbox para pendukung secara individu, sehingga tampak seperti korespondensi pribadi yang wajar dan bukan bagian dari aksi terkoordinasi.

Pesan WhatsApp internal yang dilihat oleh Herald menunjukkan Grimwade memberi tahu anggota kelompok pada bulan Agustus bahwa mereka telah mengirimkan lebih dari 40.000 surel hingga saat itu.

Ombudsman ABC sendiri mengidentifikasi adanya 48 “aksi” selama satu tahun yang berakhir pada 30 Juni. Ombudsman ABC menyebut 5.259 email pengaduan, sekitar 61 persen dari total pengaduan, merupakan bagian dari “aksi terkoordinasi” tersebut.

Menurut mereka, ada peningkatan tajam email pengaduan terorganisir selama setahun terakhir. Sebagian besar mereka yakini dibuat oleh AI.

Sebagaimana dilaporkan oleh Herald, pengaduan-pengaduan tersebut menyasar liputan ABC mengenai Gaza serta dokumen pedoman redaksional terkait konflik tersebut; kelompok pro-Zionis itu menilai liputan dan pedoman itu bias serta tidak akurat secara faktual.

Dalam komunikasi dengan Australian Jewish Association, Grimwade mendapat pujian atas kinerjanya dari kepala eksekutif asosiasi tersebut, Robert Gregory.

Grimwade menyatakan bahwa platform Pen Power disediakan secara gratis karena tujuan kelompok tersebut adalah membela komunitas Yahudi dan menentang antisemitisme.

Temuan ini merupakan bagian dari pola tekanan terorganisir yang lebih luas dan terdokumentasi terhadap organisasi media Australia terkait liputan mereka mengenai Gaza.

Yang paling terkenal adalah upaya terorganisir kelompok-kelompok pro-Zionis untuk menekan ABC agar memecat salah satu jurnalisnya, Antoinette Lattouf karena dianggap kritis terhadap tindakan ‘Israel’ di Gaza. Meski akhirnya lobi Zionis itu berhasil, pengadilan memutuskan bahwa pemecatan Lattouf melanggar hukum.

Apa yang dilakukan Pen Power melalui Activist Mailer merupakan bentuk industrialisasi dari tekanan tersebut; mereka menggunakan AI untuk menciptakan kesan adanya keluhan publik yang masif dan organik terhadap pemberitaan mengenai genosida di Gaza, sehingga membanjiri sistem pengaduan lembaga penyiaran publik dengan volume keluhan buatan yang dirancang agar tampak seolah-olah berasal dari kekhawatiran individu secara luas.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ABCAustraliapropaganda IsraelZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital
Tulisan selanjutnya MUI Dorong Percepatan Sertifikasi Halal Program MBG

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Umumkan akan Setop Bantuan Militer ke ‘Israel’

Berita
5 November 2026 13:29
Mudahkan Masyarakat Akses Khanazah Keilmuan, Muhammadiyah Luncurkan ChatHPT di Munas Tarjih XXXIII
Apresiasi LPH Hidayatullah, Wagub Jateng Ajak Bersama Bangun Sistem Halal Indonesia
Parlemen Dukung Pakta Pertahanan Mekkah, Turki Bisa Kirim Bantuan Militer ke Saudi
LBH Hidayatullah Kecam Penggerebekan Sewenang-Wenang Aparat di Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo

Terbaru

  • Iran Eksekusi Mati Pria Jaish al-Adl Terlibat Penyerangan Kantor Polisi
  • Kepala Intelijen Turki: “Tidak ada Palestina tanpa Gaza”
  • Apresiasi LPH Hidayatullah, Wagub Jateng Ajak Bersama Bangun Sistem Halal Indonesia
  • Parlemen Dukung Pakta Pertahanan Mekkah, Turki Bisa Kirim Bantuan Militer ke Saudi
  • Pemukim Ilegal ‘Israel’ Meneror Petani Zaitun Palestina di Seluruh Tepi Barat
  • Mudahkan Masyarakat Akses Khanazah Keilmuan, Muhammadiyah Luncurkan ChatHPT di Munas Tarjih XXXIII
  • Koalisi Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi di Wilayah Madinah
  • Abdul El-Sayed, Muslim Pertama yang Jadi Senat Amerika Serikat
  • Hakim Prancis Buka Penyelidikan Dugaan Kejahatan Perang Israel di Libanon
  • Di Singapura Memulung Botol Bekas dari Tempat Sampah Bisa Kena Denda

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Koalisi Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi di Wilayah Madinah

5 November 2026 18:14
Berita

Abdul El-Sayed, Muslim Pertama yang Jadi Senat Amerika Serikat

5 November 2026 17:54
Berita

Hakim Prancis Buka Penyelidikan Dugaan Kejahatan Perang Israel di Libanon

5 November 2026 17:30
Berita

Di Singapura Memulung Botol Bekas dari Tempat Sampah Bisa Kena Denda

5 November 2026 16:51
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?