Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ajak Menentang Kewajiban Berhijab, Penyanyi Iran Ditangkap

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 29 Agustus 2023 13:59 1:59 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 29 Agustus 2023 14:00
Bagikan
Penyanyi Iran Mehdi Yarrahi
Bagikan

Hidayatullah.com – Mengajak menentang kewajiban memakai hijab, seorang penyanyi pop Mehdi Yarrahi ditangkap Kepolisian Iran pada Senin.

Sehari sebelumnya, situs web Mizan Online milik kehakiman Iran mengumumkan bahwa sebuah “kasus hukum” telah diajukan terhadap Yarrahi “setelah merilis sebuah lagu yang menentang moral dan adat istiadat masyarakat Islam.”

Penyanyi tersebut kini telah “ditangkap atas perintah jaksa Teheran,” kata Mizan Online pada hari Senin.

Penangkapan ini terjadi hampir setahun setelah kematian seorang warga Kurdi Iran, Mahsa Amini, 22 tahun, dalam tahanan pada 16 September lalu, yang memicu protes berbulan-bulan di seluruh negeri.

Amini ditahan karena diduga melanggar aturan berpakaian ketat di Republik Islam yang mewajibkan wanita untuk menutupi kepala dan lehernya.

Baca Juga

Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim

Yarrahi bersikap menantang setelah pengumuman kasus hukum tersebut.

“Jangan menangis, saya adalah mimpi buruk hakim ini,” katanya dalam sebuah pesan yang diposting di X, menambahkan: “Mari kita terus berbicara tentang peringatan pembunuhan Mahsa Amini.”

Pihak berwenang telah membantah tuduhan dari keluarga Amini bahwa dia meninggal karena dipukuli.

Pada hari Jumat, Yarrahi, 41, merilis lagu berjudul “Roosarito,” yang berarti “Jilbab Anda” dalam bahasa Farsi, yang mengekspresikan dukungan untuk gerakan protes tahun lalu.

Dalam video klip lagu yang berdurasi tiga menit itu, Yarrahi memasukkan slogan gerakan protes, “Perempuan, kehidupan, kebebasan.”

Ia menyerukan kepada para wanita untuk “melepaskan kerudung mereka,” dan video tersebut juga menyertakan klip pendek yang menampilkan beberapa wanita yang menari dengan rambut yang terbuka.

Mizan mengatakan bahwa tindakan hukum terhadap Yarrahi juga akan mencakup “lagu kontroversial” lain yang dirilisnya pada bulan Oktober. Berjudul “Soroode Zan” atau “Lagu Kebangsaan Wanita”, lagu ini menjadi ciri khas gerakan protes, terutama di universitas-universitas.

Selama berbulan-bulan protes, yang secara umum disebut pemerintah Syiah Iran sebagai “kerusuhan” yang didalangi oleh pihak asing, ribuan warga ditangkap dan ratusan lainnya tewas, termasuk puluhan petugas keamanan.

Pada bulan Juli, pengadilan Iran menjatuhkan hukuman enam tahun tiga bulan penjara kepada rapper terkemuka Toomaj Salehi, 32, yang mendukung protes, atas tuduhan “merusak bumi”, salah satu pelanggaran paling serius di Republik Islam itu.

Perempuan Iran semakin sering melanggar aturan berpakaian yang ketat sejak protes massa mulai menyerukan diakhirinya kewajiban berjilbab.

Bulan lalu, media pemerintah mengatakan bahwa polisi telah meluncurkan kembali patroli untuk menangkap mereka yang membiarkan rambut mereka terbuka di depan umum.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hijabiranjilbabpenyanyisyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jangan Senang Dihormati Berlebihan karena Jabatan
Tulisan selanjutnya Urgensi Ilmu Ushul Fikih: Inilah Mengapa Imam Syafi’i Dicaci

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS

Berita
24 Oktober 2026 14:30
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’

Terbaru

  • Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
  • Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun

24 Oktober 2026 12:58
Berita

Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat

24 Oktober 2026 10:13
Berita

Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze

23 Oktober 2026 20:50
Berita

Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi

23 Oktober 2026 20:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?