Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Perang Suriah Merenggut Nyawa Lebih dari 507.000 Jiwa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Maret 2024 11:58 11:58 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Maret 2024 11:41
Bagikan
Sebuah Rumah Sakit hancur setelah Rezim Bashar al Assad melakukan serangan udara di Ghouta Timur Suriah, 21 Februari 2018
Bagikan

Hidayatullah.com– Peperangan yang pecah di Suriah sejak 2011 telah merenggut nyawa lebih dari 507.000 jiwa, kata sebuah organisasi pemantau menjelang 13 tahun konflik yang menyebabkan jutaan orang menjadi pengungsi di dalam Suriah maupun di luar negeri itu.

Tindakan brutal aparat rezim Presiden Bashar al-Assad di Damaskus pada 15 Maret 2011 terhadap aksi demonstrasi rakyat yang menentangnya menjadi pemicu bentrokan bersenjata dan perang sipil yang meluas di seluruh penjuru Suriah.

Syrian Observatory for Human Rights, sebuah organisasi pemantau konflik Suriah yang berbasis di Inggris, mengatakan lebih dari 164.000 warga sipil, termasuk lebih dari 15.000 wanita fab 25.000 anak-anak, tewas.

Lebih dari 343.000 kombatan, termasuk tentara pemerintah, petempur dari kelompok pro-Iran, pasukan pimpinan Kurdi serta petempur ISIS, juga tewas, kata Observatory yang memiliki jaringan sumber informasi di seluruh Suriah, seperti dilansir AFP Kamis (15/3/2024).

Jumlah keseluruhan naik dari sekitar 503.000 pada Maret tahun lalu, sementara di garis depan tidak banyak terjadi pertempuran di tahun-tahun belakangan.

Baca Juga

Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir
Hamas Berharap Pasukan Internasional Jadi Penghalang Pelanggaran ‘Israel’ di Gaza
Aksi-Aksi Suporter Bola Dukung Palestina di Piala Dunia 2026
Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza
Rusia Sempat Dituduh, Pipa Gas Nord Stream Ternyata Disabotase Tentara Ukraina

Rezim Suriah berhasil memguasai kembali wilayah yang lepas pada masa awal peperangan dengan bantuan sekutunya Iran dan Rusia, tetapi sebagian besar wilayah di bagian utara masih di luar kontrol pemerintah.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan bahwa sekitar 7,2 juta orang Suriah menjadi pengungsi di negerinya sendiri. Sembilan puluh persen penduduk hidup dalam kemiskinan.

PBB mengatakan bahwa tahun ini 16,7 juta orang di Suriah membutuhkan bantuan kemanusiaan atau perlindungan, jumlah terbesar sejk awal krisis pada 2011.

Upaya-upaya yang difasilitasi PBB untuk memulihkan Suriah melalui proses politik sejauh ini belum berhasil.

Utusan khusus PBB Geir Pedersen bulan lalu mengatakan bahwa Moskow dan Damaskus menolak untuk menghadiri perundingan fi Jenewa, di mana perundingan-perundingan sebelumnya digelar dengan tujuan pembentukan konstitusi baru bagi Suriah.

Tahun lalu, keanggotaan Suriah di Liga Arab dipulihkan – menandakan kembalinya Assad ke kancah regional – setelah ditangguhkan lebih dari satu dekade.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:suriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Gaza Shalat Tarawih di Reruntuhan Masjid yang Hancur Akibat Bom ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Pers Prancis Dikecam karena Menghina Warga Gaza yang Berpuasa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Kolom

Membangun Peradaban dari Rumah: Ketahanan Keluarga sebagai Jalan Kebangkitan Umat

Kolom
2 Juli 2026 13:30
MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara
Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan
Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza
Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir

Terbaru

  • Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
  • Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir
  • Hamas Berharap Pasukan Internasional Jadi Penghalang Pelanggaran ‘Israel’ di Gaza
  • Aksi-Aksi Suporter Bola Dukung Palestina di Piala Dunia 2026
  • Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza
  • Rusia Sempat Dituduh, Pipa Gas Nord Stream Ternyata Disabotase Tentara Ukraina
  • Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang
  • Membangun Peradaban dari Rumah: Ketahanan Keluarga sebagai Jalan Kebangkitan Umat
  • Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
  • MUI Perjuangkan Akses Hunian Layak bagi Dai dan Guru Ngaji

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang

2 Juli 2026 16:34
Berita

MUI Perjuangkan Akses Hunian Layak bagi Dai dan Guru Ngaji

2 Juli 2026 11:54
Berita

Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit

30 Juni 2026 18:00
Berita

Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris

30 Juni 2026 16:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?