Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pers Prancis Dikecam karena Menghina Warga Gaza yang Berpuasa

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 Maret 2024 13:02 1:02 pm
Ahmad
Dipublikasikan 15 Maret 2024 13:02
Bagikan
Warga Gaza yang kelaparan antri makanan
Bagikan

Hidayatullah.com—Surat kabar harian Prancis, menerima kritik keras dari netizen karena menerbitkan kartun satir yang mengejek warga Palestina di ambang kelaparan saat agresi ‘Israel’ memasuki bulan Ramadhan, Middle East Eye melaporkan.

Sebuah kartun baru-baru ini yang diterbitkan di surat kabar harian Prancis Liberation telah memicu kritik di media sosial. Karikatur tersebut menggambarkan keadaan sulit yang dihadapi warga Palestina di Gaza selama bulan suci Ramadhan.

Kartun Corinnr Rey alias Coco ini dibagikan di platform X hari Senin, dengan judul ‘Ramadhan di Gaza’, mengacu pada bulan suci umat Islam sedunia yang sedang berpuasa.

Karikatur kontroversial diterbitkan pada 11 Maret di surat kabar Libération.

Dengan latar belakang kota yang hancur, kartun tersebut menampilkan tangan yang muncul dari reruntuhan dan seorang pria yang terengah-engah mengejar tikus dan serangga di jalanan.

Baca Juga

Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis
Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia

Duduk bersama seorang anak laki-laki kurus, seorang wanita dengan tegas memberi tahu pria tersebut, “Jangan sebelum matahari terbenam” (maksudnya menunggu waktu berbuka, red).

Namun, pengguna media sosial mengecam ilustrasi tersebut sebagai rasis, tidak manusiawi dan memuakkan karena ratusan ribu warga Palestina menghadapi kelaparan karena bantuan makanan ‘Israel’ diblokir.

“Contoh utama bagaimana media Barat dan Prancis secara tidak manusiawi mengabaikan genosida dan pembersihan etnis Palestina di Jalur Gaza,” kata salah satu pengguna media sosial.

Pengguna internet yang marah mengecam gambar tersebut dengan menyebutnya      Rasis, tidak sensitif, dan sama sekali tidak pantas.

Blogger Prancis Al-Kanz juga memprotes: “Moralitas melarang saya untuk secara tegas memberi tahu Anda semua rasa jijik yang Anda timbulkan. Malu pada tim editorial yang menerbitkan gambar kotor rasis dan tidak manusiawi di surat kabar dan juga men-tweetnya”.

Kritikus lain terhadap kartun tersebut menulis bahwa surat kabar sayap kiri tersebut menyindir kelaparan yang paling cepat dan paling dahsyat serta dengan sengaja mengejek warga Gaza yang kelaparan di bawah pemboman ‘Israel’ yang didukung oleh Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Inggris.

Penjajah ‘‘Israel’’ saat ini memutus semua pasokan bahan bakar, makanan, air dan bantuan ke Gaza.

Pengeboman yang tiada henti terhadap toko roti, supermarket, apotek, rumah sakit di daerah yang terkepung telah menyebabkan runtuhnya sektor medis, memaksa masyarakat mencari sisa makanan untuk bertahan hidup.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan beberapa lembaga bantuan telah berulang kali memperingatkan bahwa Gaza berada di ambang kelaparan dan mendesak ‘Israel’ untuk segera mengizinkan bantuan ke Palestina.

Sementara itu, Rey melalui X membela karyanya dan menegaskan bahwa lukisannya dimaksudkan untuk menjelaskan semangat keputusasaan yang dialami warga Palestina saat ‘mengakui kelaparan di Gaza’.

Rey, adalah mantan kartunis Charlie Hebdo, yang sekarang bekerja di staf editorial Libération. Media ini pernah menerbitan karikatur Nabi Muhammad yang memicu kecaman dari banyak negara, terutama Pakistan, Turki, Iran dan Indonesia dan pernah diserang kelompok bersenjata pada Januari 2015.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlinekartun satirLibérationmedia PrancisnetizenpalestinaRamadhanRamadhan 2024
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perang Suriah Merenggut Nyawa Lebih dari 507.000 Jiwa
Tulisan selanjutnya Impor Senjata Negara Eropa Melonjak Kurun 2019-2023 AS dan Prancis Mendominasi Ekspor

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals

Berita
6 September 2026 14:34
Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
Erupsi Anak Krakatau, MUI Ajak Masyarakat Ikhtiar Patuhi Petunjuk Keselamatan

Terbaru

  • Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
  • Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis
  • Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
  • Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’

10 September 2026 05:00
Berita

Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris

9 September 2026 16:00
Berita

Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis

9 September 2026 15:00
Berita

Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York

9 September 2026 14:02
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?