Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 2 Juli 2026 21:51 9:51 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 2 Juli 2026 21:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Kloter terakhir, UPG-43, tiba di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Rabu (1/7/2026) pukul 17.05 WITA dengan membawa 242 jamaah. Kedatangan kloter ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian operasional penyelenggaraan ibadah haji Indonesia tahun 2026.

“Alhamdulillah, seluruh jamaah haji Indonesia telah kembali ke Tanah Air dengan selamat. Atas nama Kementerian Haji dan Umrah, saya menyatakan operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi secara resmi telah berakhir,” ujar Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf di Surabaya.

Selama musim haji tahun ini, pemerintah memberangkatkan 527 kelompok terbang yang mengangkut 202.636 jamaah haji reguler dari 16 embarkasi di berbagai daerah. Sementara itu, Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) juga melayani keberangkatan 16.585 jamaah haji khusus dengan didampingi 1.016 petugas.

Penyelenggaraan haji 2026 menghadapi tantangan besar karena harus melayani jamaah dengan berbagai kondisi, di antaranya 44.247 jamaah lanjut usia, 170.700 jamaah berisiko tinggi, 370 jamaah berkebutuhan khusus, serta 275 pengguna kursi roda.

Untuk mendukung kelancaran ibadah, pemerintah menyiapkan layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, pembinaan ibadah, hingga pelayanan kesehatan secara menyeluruh agar jamaah dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.

Baca Juga

Hamas Berharap Pasukan Internasional Jadi Penghalang Pelanggaran ‘Israel’ di Gaza
Aksi-Aksi Suporter Bola Dukung Palestina di Piala Dunia 2026
Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza
Rusia Sempat Dituduh, Pipa Gas Nord Stream Ternyata Disabotase Tentara Ukraina
Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang

Selama operasional berlangsung, pemerintah mendistribusikan sekitar 24,18 juta boks makanan. Selain itu, sebanyak 15.212 bus antarkota perhajian dan 11.990 perjalanan bus shalawat dioperasikan guna menunjang mobilitas jamaah. Layanan kesehatan juga diperkuat melalui tenaga kesehatan di setiap kloter, klinik satelit, Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), hingga kerja sama dengan rumah sakit di Arab Saudi.

Di bidang tata kelola, Kementerian Haji dan Umrah menerapkan sejumlah pembaruan, seperti alokasi kuota provinsi yang lebih berkeadilan, penurunan biaya haji tanpa mengurangi kualitas pelayanan, penambahan embarkasi fast track, digitalisasi layanan, serta percepatan penyelesaian kontrak berbagai layanan di Arab Saudi.

Meski operasional haji telah resmi ditutup, pelayanan kepada jamaah masih terus berlangsung. Hingga kini masih terdapat 60 jamaah Indonesia yang menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi.

Kementerian Haji dan Umrah memastikan pendampingan akan terus diberikan hingga seluruh jamaah dinyatakan layak terbang dan dapat dipulangkan ke Indonesia. Proses penyelesaian klaim asuransi bagi jamaah yang wafat juga tetap dilakukan sesuai ketentuan.

Menurut Irfan Yusuf, berakhirnya operasional haji bukan berarti upaya peningkatan pelayanan turut berhenti. Dalam waktu dekat, kementerian akan menggelar evaluasi menyeluruh bersama seluruh pemangku kepentingan guna memperbaiki penyelenggaraan haji pada masa mendatang.

“Kami mencatat masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama terkait layanan di Mina dan penguatan implementasi istithaah kesehatan. Seluruh catatan tersebut akan menjadi fokus evaluasi agar penyelenggaraan haji ke depan semakin profesional, aman, nyaman, dan berorientasi pada kebutuhan jamaah,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Menteri Haji dan Umrah juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI, DPR RI, Pemerintah Arab Saudi, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, maskapai penerbangan, media massa, serta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada seluruh petugas haji atas dedikasi mereka dalam melayani jamaah, serta kepada jamaah haji Indonesia yang menjaga ketertiban, kesabaran, dan semangat saling membantu selama berada di Tanah Suci.

“Semoga seluruh jamaah memperoleh predikat haji yang mabrur, menjadi pribadi yang saleh secara individu maupun sosial, serta menghadirkan kemaslahatan bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” tutupnya.

Berakhirnya operasional haji 1447 H/2026 M sekaligus menjadi awal persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M. Kementerian Haji dan Umrah menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan haji yang semakin profesional, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan jamaah.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Haji 2026jamaah haji
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hamas Berharap Pasukan Internasional Jadi Penghalang Pelanggaran ‘Israel’ di Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Rusia Sempat Dituduh, Pipa Gas Nord Stream Ternyata Disabotase Tentara Ukraina

Berita
2 Juli 2026 17:16
Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir
Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris
Membangun Peradaban dari Rumah: Ketahanan Keluarga sebagai Jalan Kebangkitan Umat

Terbaru

  • Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir
  • Hamas Berharap Pasukan Internasional Jadi Penghalang Pelanggaran ‘Israel’ di Gaza
  • Aksi-Aksi Suporter Bola Dukung Palestina di Piala Dunia 2026
  • Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza
  • Rusia Sempat Dituduh, Pipa Gas Nord Stream Ternyata Disabotase Tentara Ukraina
  • Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang
  • Membangun Peradaban dari Rumah: Ketahanan Keluarga sebagai Jalan Kebangkitan Umat
  • Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
  • MUI Perjuangkan Akses Hunian Layak bagi Dai dan Guru Ngaji
  • Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

MUI Perjuangkan Akses Hunian Layak bagi Dai dan Guru Ngaji

2 Juli 2026 11:54
Berita

Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan

30 Juni 2026 19:51
Berita

Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit

30 Juni 2026 18:00
Berita

MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara

30 Juni 2026 16:06
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?