Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Israel dan AS Negara Paling Berbahaya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Januari 2005 10:51 10:51 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Januari 2005 10:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Warga Inggris menilai pemerintah Israel sebagai rezim yang paling dibenci dan AS sebagai negara yang paling berbahaya di dunia.

Kantor berita AFP melaporkan, berdasarkan jajak pendapat yang dilakukan oleh koran Inggris, Daily Telegraph, 23 persen warga Inggris membenci rezim Zionis dan 37 persen lainnya menyebut AS sebagai negara yang paling berbahaya di dunia.

Sementara itu, 41 persen responden menyatakan bahwa Israel adalah pilihan terakhir di antara sekian banyak tempat di dunia yang dapat dikunjungi.

37 persen para peserta jajak pendapat tersebut menyatakan tidak ingin tinggal di Palestina pendudukan.

Adapun mengenai peringkat negara-negara paling berbahaya di dunia, AS menduduki posisi teratas dengan 37 persen suara, disusul oleh Israel dengan 33 persen, Afrika Selatan 21 persen, Mesir 21 persen, dan Rusia dengan 19 persen suara.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kandidat Presiden Palestina

Meski pupularitas Israel semakin hari semakin buruh di dunia internasional, toh pengalaman ini tak membuat bangsa Yahudi itu mengevaluasi diri.

Salah seorang kandidat Presiden Palestina ditangkap oleh pihak kepolisian Israel hanya dua hari menjelang pemilihan presiden Palestina minggu ini, demikian kutip , Jum’at (7/1) kemarin.

Mustafa Barghouti tengah melakukan kampanye di wilayah Yerusalem Timur, tempat dimana warga Palestina berencana mendirikan ibu kota bagi negara Palestina merdeka.

Mustafa Barghouti berusaha memasuki masjid Al-Aqsa untuk melakukan shalat Jum’at bersama. Saksi mata menyebutkan Barghouti ditahan oleh pihak kepolisian Israel saat tengah memasuki masjid.

Ia digiring menuju sebuah mobil dan kemudian mobil tersebut melesat pergi. Ia ditahan minggu lalu dan dilarang melakukan kampanye di Yerusalem Timur. (irib/bbc/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Korban di Lamno Sudah Mulai Dievakuasi
Tulisan selanjutnya Bantuan Tsunami Capai 5 Milyar USD

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar

Berita
29 September 2026 19:17
Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran
Hujan Deras Merendam Bangkok
Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri

Terbaru

  • Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
  • Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
  • MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
  • LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
  • Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
  • Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?