Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Analis Ungkapkan Bagaimana Hamas Masih Kuat Hingga Kini

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 30 Mei 2024 09:32 9:32 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 30 Mei 2024 09:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Delapan bulan setelah perang Gaza, kemampuan militer Hamas masih tetap utuh karena kelompok perlawanan Palestina ini terus meluncurkan roket-roket ke Tel Aviv dan melakukan penyergapan-penyergapan terhadap militer ‘Israel’.

Daftar isi
  • Strategi Hamas
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Selama akhir pekan, Abu Ubaidah, juru bicara Brigade Al Qassam, sayap militer Hamas, mengklaim bahwa para pejuangnya telah membunuh dan menangkap tentara Israel, menyoroti ketangguhan kelompok tersebut di medan perang.

“Terlepas dari perang genosida dan pemusnahan acak, para pejuang kami telah dan masih terus mencari mereka (tentara Israel) dan telah melakukan banyak operasi terhadap tentaranya selama dua minggu, di Jabalia dan Rafah dan Beit Hanoun, di semua poros serbuan,” ujar juru bicara tersebut pada hari Minggu.

“Operasi terakhir dari operasi ini adalah operasi kompleks yang dilakukan oleh para pejuang pada Sabtu sore ini di Jalur Gaza utara, di mana para pejuang memikat pasukan Zionis ke dalam penyergapan di dalam terowongan di kamp Jabalia dan menjebaknya dalam penyergapan di dalam terowongan ini dan di pintu masuknya,” tambah juru bicara itu.

Jebakan itu berhasil, mengakibatkan “tentara Israel tewas, terluka, dan tertangkap”, kata juru bicara Hamas. Pihak penjajah ‘Israel’ membantah tentaranya ditangkap oleh Hamas.

Baca Juga

Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’

“Ketika Hamas mengatakan bahwa mereka masih membunuh beberapa tentara Israel, itu benar. Mereka telah mempublikasikan video selama satu atau dua minggu terakhir yang menunjukkan penembak jitu secara langsung membunuh tentara Israel atau setidaknya mengenai mereka. Itu mungkin saja terjadi,” kata Jerome Drevon, seorang analis senior tentang kelompok-kelompok bersenjata di International Crisis Group, sebuah think tank dari Amerika.

Namun mengenai klaim Hamas yang menyandera tentara ‘Israel’, Drevon mengatakan bahwa ia akan “lebih ragu-ragu untuk mengkonfirmasi klaim tersebut” karena di entitas kecil seperti ‘Israel’, berita seperti itu dengan cepat muncul ketika anggota keluarga para tentara yang ditawan menekan pemerintah.

“Akan sulit bagi Israel untuk menyembunyikannya.”

Jika Hamas menangkap tentara, kelompok itu akan membagikan foto atau videonya. Kemudian, dapat dipastikan bahwa kelompok itu memang menangkap tentara Israel, kata analis itu kepada TRT World.

Edward Erickson, mantan perwira militer Amerika dan pensiunan profesor sejarah militer di Departemen Studi Perang di Universitas Korps Marinir, juga melihat adanya kemungkinan bahwa “Hamas masih mampu menyergap atau menangkap satu atau dua tentara Israel” karena perang Gaza merupakan sebuah pertempuran yang panjang di mana tentara Israel dapat menjadi “lelah dan lalai”.

Strategi Hamas

Jika Hamas berhasil menangkap tentara ‘Israel’ hampir delapan bulan setelah perang Gaza, itu berarti kelompok ini masih memiliki banyak kemampuan militer untuk melakukan perlawanan.

Pada akhir pekan lalu, Hamas menembakkan roket jarak jauh yang menargetkan Tel Aviv “dalam sebuah demonstrasi kemampuan yang masih dimilikinya”, lapor Financial Times.

Meskipun ‘Israel’ membombardir dengan serangan udara dan darat, Zionis ‘Israel’ gagal membebaskan para sandera yang ditahan oleh Hamas sejak tanggal 7 Oktober.

Strategi Hamas adalah untuk menghindari konfrontasi berskala besar dengan tentara ‘Israel’ dan sebaliknya mengandalkan serangan hit & run cepat, yang menghasilkan korban lebih sedikit sambil tetap menekan militer Israel, kata Drevon.

Dengan menembakkan roket ke Tel Aviv, Hamas ingin menunjukkan bahwa mereka masih bisa melancarkan serangan jarak jauh meski mengalami “kemunduran militer”, kata Drevon.

Klaim ‘Israel’ bahwa mereka telah menghancurkan sebagian besar brigade Hamas tidak berarti banyak, kata Drevon. Ia menyebut kekuatan militer Hamas bertumpu pada unit-unit kecil yang dapat melakukan serangan hit & run. Para analis memperkirakan bahwa Brigade Al Qassam memiliki antara 30.000 dan 50.000 anggota.

Menurut penilaian intelijen AS baru-baru ini, setelah hampir delapan bulan pertempuran sengit, Israel hanya mampu membunuh 30 hingga 35 persen pejuang Hamas karena 65 persen terowongan Hamas di Gaza masih utuh.

Hamas tidak membutuhkan brigade besar, mereka membutuhkan unit-unit berskala kecil terdiri dari dua orang dengan persenjataan ringan untuk menyerang tank-tank ‘Israel’ dan juga menggunakan penembak jitu untuk menyerang target-target ‘Israel’, ujar Drevon.

“Hamas sangat beradaptasi dengan serangan Israel yang sedang berlangsung, jadi sekarang Hamas lebih banyak beroperasi dalam konfigurasi berbasis sel dan sebagai hasilnya, sebagian besar anggota Hamas selamat,” kata Drevon.

Pada saat yang sama, “apa yang tampaknya terjadi” adalah bahwa kepemimpinan Hamas memungkinkan sebuah rencana di mana unit-unit kecil pejuang tersebut dapat aktif di berbagai daerah di Gaza untuk melaksanakan dua tujuan yang berbeda, kata analis itu.

Menurut rencana ini, para pejuang Hamas dapat melancarkan “serangan yang ditargetkan” terhadap tentara ‘Israel’ untuk memberikan tekanan dan menimbulkan korban pada mereka atau kembali ke daerah-daerah di mana tentara ‘Israel’ menarik diri untuk membangun kembali kendali kelompok Palestina, tambah analis tersebut.

Meskipun ‘Israel’ mengklaim telah menjatuhkan banyak korban pada Hamas, kelompok ini juga mampu merekrut ribuan pejuang, menurut Drevon. Ini juga berarti bahwa fokus pada jumlah pejuang Hamas bukanlah ukuran untuk memperkirakan kekuatan kelompok itu, tambah Drevon.

“Saya rasa Hamas tidak ingin terus-menerus berperang. Saya pikir sebagian besar tujuannya adalah untuk mempertahankan para pejuangnya di terowongan-terowongan sembari menghindari konfrontasi berskala besar,” katanya.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Brigade Al-QassamHAMASHeadlineisraelpejuang palestinaPerang Palestina-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintahnya Tak Akui Kejahatan ‘Israel’, Pejabat Tinggi AS Mengundurkan Diri
Tulisan selanjutnya Menteri ‘Israel’: Kelompok Palestina Tepi Barat Harus Diperangi Seperti di Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Berita
17 Oktober 2026 10:37
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel

Terbaru

  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’

20 Oktober 2026 13:24
Yahudi Haredi Wajib Militer
Berita

Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

20 Oktober 2026 13:10
Berita

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

19 Oktober 2026 21:48
Berita

Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

19 Oktober 2026 12:57
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?