Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Rombongan Peziarah Hindu Diserang India Memburu Militan Kashmir

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Juni 2024 06:00 6:00 am
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Juni 2024 06:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Tentara di wilayah Kashmir yang diduduki India melakukan perburuan besar-besaran terhadap militan Kashmir, kata pemerintah hari Senin (10/6/2024), sehari setelah 9 rombongan peziarah Hindu diserang.

Sekitar satu jam sebelum politisi nasionalis Hindu Narendra Modi dilantik sebagai perdana menteri untuk periode ketiga hari Ahad (9/6/2024) malam di Delhi, kelompok bersenjata Kashmir menyergap sebuah bus yang ditumpangi rombongan warga Hindu yang baru pulang ziarah dari sebuah kuil ternama untuk merayakan kemenangan Modi.

Media India melapor bahwa para pelaku melepaskan tembakan ke arah bis tersebut, menembak mati 10 orang, dan sedikitnya satu anak termasuk di antara korban tewas, lansir AFP Senin (10/6/2024).

Bus tersebut akibatnya menyimpang dari jalan di pegunungan yang mereka lalui kemudian terjerumus ke jurang, menyebabkan puluhan orang terluka.

Menyusul kejadian itu tentara dan polisi India dikerahkan untuk memburu militan Kashmir dengan menyisir daerah Reasi di bagian selatan wilayah Kashmir yang disengketakan.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Kashmir terbagi antara India dan Pakistan sejak kemerdekaan kedua negara pada 1947, dan masing-masing mengklaim daerah yang indah, subur dan banyak kekayaan alamnya itu sebagai wilayahnya.

Kelompok pemberontak mengangkat senjata sejak 1989, menuntut kemerdekaan atau bergabung dengan Pakistan.

Konflik itu tepah merenggut nyawa puluhan ribu orang dari kalangan sipil, tentara dan kelompok pemberontak.

Pemimpin oposisi India Rahul Gandhi menyebut peristiwa itu mencerminkan kondisi nyata yang mengkhawatirkan di Jammu dan Kashmir.

Sejak kampanye pemilu dimulai pada April sampai Juni ini di daerah itu, lima militan dan seorang kopral AU India tewas

Dua terduga pemberontak juga tewas dalam baku tembak dengan tentara India pada 3 Juni.

India kerap menuding Pakistan mendukung militan-militan Kashmir, tuduhan yang dibantah Islamabad.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HinduIndiaKashmir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Islam Menjadi Agama Tercepat di Jepang Islam Menjadi Agama Tercepat di Jepang
Tulisan selanjutnya Tangis Haru Warnai Wisuda Akbar 135 Santri Penghafal Al-Quran Binaan BMH di Banten

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Berita
30 Agustus 2026 10:13
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?