Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Mantan Presiden Korsel jadi Tersangka Suap karena Carikan Menantu Pekerjaan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 September 2024 13:45 1:45 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 September 2024 14:00
Bagikan
Mantan Presiden Korsel Moon Jae-in
Bagikan

Hidayatullah.com–Mantan Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap, dengan tuduhan mencarikan pekerjaan menantunya di sebuah maskapai penerbangan.

Kantor Kejaksaan Jeonju memimpin penyelidikan atas kemungkinan keterlibatan Moon, sebagaimana dirinci dalam surat perintah penggeledahan tanggal 30 Agustus.

Penggerebekan itu bermula dari pengaduan yang dibuat empat tahun lalu mengenai mantan menantu Moon, yang diidentifikasi nama belakang Seo, memperoleh pekerjaan di Thai Eastar Jet.

Investigasi difokuskan pada kemungkinan hubungan antara pekerjaan Seo dan penunjukan mantan anggota parlemen Lee Sang-jik sebagai Kepala Badan UKM dan Perusahaan Rintisan Korea (KOSME).

Partai Kekuatan Rakyat (PPP) yang berkuasa dan kelompok Keadilan Sipil yang berpusat di Seoul mengajukan empat pengaduan antara September 2020 dan April 2021, dengan tuduhan adanya kemungkinan adanya hubungan timbal balik.

Baca Juga

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Pada bulan September 2020, PPP, yang saat itu merupakan partai oposisi utama, mengajukan pengaduan korupsi kepada jaksa penuntut umum terkait penyampaian Seo sebagai direktur eksekutif Eastar Jet Thailand, maskapai penerbangan berbiaya rendah yang didirikan oleh Lee, seorang anggota parlemen dua periode dari Partai Demokrat yang berkuasa saat itu dan pendiri maskapai penerbangan berbiaya rendah Korea Selatan, Eastar Jet.

Lee diangkat menjadi presiden KOSME bulan Maret 2018, beberapa bulan sebelum Seo bergabung dengan Eastar Jet di Thailand bulan Juli tahun itu. Saat itu Moon masih presiden.

Minimnya pengalaman Seo serta kondisi keuangan perusahaan yang sulit menimbulkan kecurigaan adanya keterlibatan kantor kepresidenan terkait pengangkatan Lee.

Jaksa menduga bahwa pengangkatan Lee mungkin telah diputuskan selama pertemuan informal sekretaris presiden pada akhir tahun 2017.

Pihak penuntut menuduh Moon dan istrinya telah menafkahi keluarga putri mereka selama beberapa waktu, tetapi berhenti memberikan ini setelah Seo dipekerjakan Eastar Jet.

Jika dukungan tersebut dihentikan setelah Seo bekerja, termasuk gaji dan perumahan Seo, hal ini dapat dianggap sebagai suap kepada Moon.

Jaksa memperkirakan bahwa Seo menerima total 223 juta won atau sekitar Rp2,5 miliar dalam bentuk gaji dan biaya relokasi ke Thailand antara Juli 2018 dan April 2020.

Oleh karena itu, dalam surat perintah penggeledahan, Moon diduga menerima jumlah tersebut sebagai suap dari Lee. Jaksa memperkirakan Seo menerima total 223 juta won dalam bentuk gaji dan biaya relokasi ke Thailand antara Juli 2018 dan April 2020, yang mereka anggap sebagai suap kepada Moon.

Sebelumnya, jaksa telah menahan Cho Hyun-ock, mantan sekretaris senior presiden untuk personalia urusan di bawah kendali Moon, atas tuduhan penyalahgunaan kekuasaan terkait kasus tersebut, dan memeriksa beberapa mantan pejabat kantor kepresidenan lainnya.

Khususnya, Im Jong-seok, mantan kepala staf di bawah Moon, diperiksa pada 19 Agustus. Jaksa menanyakan apakah ia berperan dalam penunjukan Lee sebagai kepala badan usaha rintisan pada tahun 2018.

Saat memasuki Kantor Kejaksaan Distrik Jeonju pada tanggal 31 Agustus, Cho menuduh penyelidikan terhadap Moon dan keluarganya bertujuan untuk mengalihkan perhatian dari kecurigaan seputar Presiden Yoon Suk-yeol dan Ibu Negara Kim Keon-hee.

Sementara itu, 37 anggota parlemen Partai Demokrat, Banyak mantan ajudan dari pemerintahan Moon, mengecam jaksa penuntut karena melabeli Moon sebagai tersangka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:korselKorupsimenantuMoon Jae-inPresiden Korea Selatansuaptersangka
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya (Video) Pemuda Turki Karungi Kepala Tentara AS yang Baru Turun dari Kapal Induk
Tulisan selanjutnya Pengampunan Bagi Warga Bangladesh yang Menggelar Aksi Protes di UEA

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?