Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Jumlah Mualaf Eropa Meningkat 400% sejak Genosida ‘Israel’ ke Gaza

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 Oktober 2024 09:27 9:27 am
Ahmad
Dipublikasikan 12 Oktober 2024 10:20
Bagikan
Farid bersama anak dan istrinya yang mempraktikkan ajalan Islam
Bagikan

Hidayatullah.com—Di tengah serangan diskriminasi dan gelombang islamophobia melanda dunia, kabar baru menunjukkan, jumlah warga Eropa yang memeluk Islam dan menjadi mualaf makin bertambah.

Menurut Globe Eye News, jumlah orang masuk Islam di Eropa telah meningkat hingga 400% sejak dimulainya serangan dan genosida penjajah ‘Israel’ di Jalur Gaza.

Sejumlah video telah beredar di platform media sosial sejak dimulainya serangan, menampilkan orang-orang Barat yang mengungkapkan minat mereka untuk membaca Al-Quran guna memahami rahasia di balik ketahanan dan ketabahan warga Gaza dan bangsa Palestina.

Proyeksi menunjukkan bahwa pada pertengahan abad ini, umat Islam akan menjadi seperlima dari populasi Uni Eropa, demikian dikutip Marocco World News.

Prediksi ini diperkuat oleh sebuah studi yang dilakukan oleh Pew Research Center, yang memperkirakan bahwa pada tahun 2050, proporsi umat Islam akan mencapai 20% di Jerman, 18% di Prancis, dan 17% di Inggris.

Baca Juga

MUI Ajak Penulis Dunia Ikut ISSA-Palestine 2026, Jadikan Sastra sebagai Suara Kemanusiaan
APCQP Perkuat Kolaborasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik untuk Palestina
Iran Eksekusi Pria yang Didakwa Membantu Amerika dan Israel Semasa Protes Anti Rezim
MBS akan Mengunjungi Prancis Melihat Peluang Investasi
Tifatul Sembiring Paparkan Pemenuhan Hak Dasar Warga Negara dan Payung Hukum Isu LGBT

Peneliti Pierre Rostan dan Alexandra Rostan, dalam studi mereka tahun 2019 yang berjudul “Kapan populasi Muslim Eropa akan menjadi mayoritas dan di negara mana?” menyatakan  menurut skenario yang paling mungkin, umat Islam akan menjadi mayoritas di Swedia, Prancis, dan Yunani dalam waktu sekitar 100 tahun.

Di Belgia dan Bulgaria, hal ini diperkirakan akan terjadi setelah sekitar 115 tahun, sementara perubahannya diperkirakan akan memakan waktu sekitar 150 tahun di Italia, Luksemburg, dan Inggris.

Hans-Georg Maaßen, mantan kepala Kantor Federal Jerman untuk Perlindungan Konstitusi, menyuarakan proyeksi ini dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Austria Express.

Maaßen menyatakan bahwa pada tahun 2200, mayoritas penduduk Eropa akan beragama Islam, memperingatkan adanya invasi oleh budaya yang berbeda yang secara bertahap akan menghancurkan budaya Eropa.

Prancis diperkirakan memiliki proporsi Muslim tertinggi di antara negara-negara besar Eropa.

Menurut sebuah studi pada bulan Juni 2023 oleh Institut Statistik dan Studi Ekonomi Prancis, 10% orang Prancis menyatakan diri sebagai Muslim, sementara perkiraan lain menunjukkan angkanya bisa mencapai 15%.**

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Eropagazagenosida Israelmasuk islammualafmualaf EropapalestinaSerangan Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BPJPH: Saat Ini Sudah 269 Lembaga Pemeriksa Halal Tersebar di Indonesia
Tulisan selanjutnya Setahun Genosida ‘Israel’ di Gaza: PBNU ajak Qunut Nazilah untuk Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Bidik Aset AS di Eropa Jika Trump Perluas Konflik

Berita
20 Agustus 2026 19:37
Cuaca Panas, Singapura Pangkas Khutbah Jumat
1.300 Dapur MBG Ditutup, DPR Tegaskan Keselamatan Anak Jangan Pernah Jadi Kompromi
BMIWI Gelar Seminar Kemerdekaan, Angkat Isu Ketahanan Keluarga dan Solidaritas Palestina-Sudan
Gaza Kembali Puncaki Daftar Wilayah Paling Mematikan bagi Pekerja Kemanusiaan

Terbaru

  • Maulid Nabi dan Kritik Agus Salim: Mengapa Kita Tertinggal dari Barat?
  • MUI Ajak Penulis Dunia Ikut ISSA-Palestine 2026, Jadikan Sastra sebagai Suara Kemanusiaan
  • APCQP Perkuat Kolaborasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik untuk Palestina
  • Iran Eksekusi Pria yang Didakwa Membantu Amerika dan Israel Semasa Protes Anti Rezim
  • MBS akan Mengunjungi Prancis Melihat Peluang Investasi
  • Tifatul Sembiring Paparkan Pemenuhan Hak Dasar Warga Negara dan Payung Hukum Isu LGBT
  • Puluhan Orang Diculik Saat Shalat Jumat di Nigeria
  • Bus Aparat Keamanan Suriah Meledak Dekat Damaskus
  • Iran Desak Qatar Pindahkan Pilotnya ke Rumah Sakit di Darat
  • Cuaca Panas, Singapura Pangkas Khutbah Jumat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Puluhan Orang Diculik Saat Shalat Jumat di Nigeria

23 Agustus 2026 10:27
Berita

Bus Aparat Keamanan Suriah Meledak Dekat Damaskus

23 Agustus 2026 09:50
Berita

Iran Desak Qatar Pindahkan Pilotnya ke Rumah Sakit di Darat

23 Agustus 2026 09:24
Berita

Iran Izinkan Sejumlah Kapal Tanker Iraq Melewati Selat Hormuz

22 Agustus 2026 16:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?